GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Perlu 'Disuntik'

Tim Nasional (timnas) sepak bola kita  lolos ke babak ketiga Pra Piala Dunia 2026. Itu membuat rasa bahagia kita melambung. Tak cuma penggemar, dan squad timnas, juga pengurus PSSI, hingga Presiden dan ibu Jokowi.
Selasa, 18 Juni 2024 - 13:41 WIB
Timnas Indonesia berhasil lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Tim Nasional (timnas) sepak bola kita lolos ke babak ketiga Pra Piala Dunia 2026. Itu membuat rasa bahagia kita melambung. Tak cuma penggemar, dan squad timnas, juga pengurus PSSI, hingga Presiden dan ibu Jokowi. Prestasi itu 'diprasasti' sebagai sejarah baru. 

Lihat saja, usai timnas  menang dari Filipina 2-0. penonton tidak bergerak, mereka memberi salam kemenangan. Semua bernyanyi lagu 'Indonesia Pusaka,' sambil menghidupkan lampu telepon genggam, diselingi  pekik heroik kegembiraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di lapangan para pemain sujud syukur, lalu berpelukan dengan sanak keluarga. Kemudian, para official tertawa berangkulan. Coach Shin Tae-yong pun dibopong,  dilempar ke udara. Itulah momen selebrasi yang biasanya kita lihat pada tim peraih gelar juara. Apakah hal itu berlebihan? Tidak juga.

Namun begitulah marwah kemenangan. Tak terbatas skala, tingkat maupun kepatutan. Bila menang, euforia pasti meledak. Bila menang, berbuat apa saja asyiikk. Apalagi menang yang sangat diharapkan. Itu umpama mendapat hujan di kemarau panjang. 

Reva Deddy Utama, jurnalis pemerhati sepak bola, Dalam euforia itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengingatkan. Keberhasilan patut disyukuri  dan dirayakan. Tapi jangan merasa puas, hingga kebablasan. Sebab selanjutnya  timnas  akan 'melaut' ke samudra yang lebih ganas ombak dan badainya. 

Pada babak ketiga, timnas akan bertemu 'raksasa', tim-tim kelas satu dan kelas dua di kancah sepak bola Asia. Di level satu ada Korea Selatan, Jepang, Iran, Irak, Australia, Arab Saudi, dan Qatar. Semua sudah pernah merasakan pentas Piala Dunia. 

tvonenews

Sementara di level dua, Uzbekistan, China, Bahrain, Palestina, UAE, Oman, Kyrgistan, Kuwait, Yordania, Korea Utara.  Lalu timnas kita di posisi mana? Bukan maksud merendahkan, timnas kita masuk level kelas dua, tapi pada kasta paling bawah. 

Pada tanggal 27 Juni, tim 18 negara itu akan dibagi dalam tiga grup. Berarti setiap tim akan main 10 laga dalam sistem home and away. Di grup mana pun, timnas berada, sudah pasti akan sulit meraih posisi satu, dua, tiga bahkan empat. 

Artinya timnas tidak akan mendapat tiket Piala Dunia. Ini perlu diingatkan dari sekarang, agar ekspetasi kita proporsional, tidak ketinggian. Asa  selalu ada. Asal kita tingkatkan kemampuan timnas. Caranya, 'suntik' dengan  pemain lebih berkualitas. 

Setidak timnas butuh lima pemain lagi. Pertama penjaga gawang. Mesti kiper tangguh yang sudah teruji di kompetisi Eropa. Kiper yang membuat barisan belakang tenang, dan tidak membuat penonton jantungan, akibat sering buat blunder. 

Pemain kedua, wingback kanan yang kuat dan cerdas bertahan, serta kreatif dan agresif menyerang. Asnawi dan Sandy Walsh masih kurang. Kita perlu  pemain yang  kualitasnya di atas atau setidaknya setara dengan Calvin Verdonk, wingback kiri baru timnas. 

Lalu pemain ketiga, gelandang bertahan, nomor 6. Punya tenaga kuda, petarung di lapangan tengah. Bola di kakinya lawan terancam. Dia play maker yang mengubah pertahanan ke penyerangan. Dia ibarat Rodri di Manchester City/Timnas Spanyol. Ivar Jenner dan Nathan Tjoe A On belum cukup. 

Kemudian pemain keempat, gelandang menyerang, yang juga lihai sebagai winger. Pemain ini cepat, gesit,  sulit dijaga. Umpan tusuk dan silangnya berbahaya. Dia juga ahli memanfaatkan peluang guna mencetak gol. Marselino belum waktunya memikul tugas ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir, pemain ke lima  striker bomber nomor  9,  dijuluki  mesin gol yang membuat lawan 'panas-dingin' sebelum bertanding. Pemain ini sangat dibutuhkan, belum ada di squad timnas. Suka atau tidak, Raffael Struick masih mentah untuk level senior Asia. 

Tentu saja pembaca bertanya, dapat dari mana ke lima pemain itu? Saya pun bertanya seperti Anda pembaca. Nah... mungkin Erick Thohir, atau para Komite Eksekutif PSSI atau Shin Tae Yong  bisa menjawabnya. Bravo timnas...... 
(chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polrestabes Makassar Kejar WNA Malaysia dan WNI Berinisial PA

Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polrestabes Makassar Kejar WNA Malaysia dan WNI Berinisial PA

Satuan Narkoba Polrestabes Makassar tengah melakukan pengejaran besar-besaran terhadap gembong narkotika jaringan internasional menyusul keberhasilan pengungkapan penyelundupan sabu seberat 7,45 kilogram. 
Juara Bekasi Junior, SF Barret Siap Tampil di Liga Jawa Barat U-13

Juara Bekasi Junior, SF Barret Siap Tampil di Liga Jawa Barat U-13

Sekolah Futsal Barret (SF Barret) mendapat gelar juara dalam ajang Bekasi Junior Liga.
Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Seorang wanita berinisial AAA (25) ditemukan tewas tergeletak di jalan kawasan Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.
Keluarga Korban Laka di Tol Pasuruan Dapat Pendampingan Jasa Raharja

Keluarga Korban Laka di Tol Pasuruan Dapat Pendampingan Jasa Raharja

Kecelakaan maut antara satu unit minibus dengan dump truk terjadi di Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo pada Sabtu (23/5/2026).
Komplotan Pencuri Spesialis Masjid di Pacitan Ditangkap, Polisi Amankan Dua Pemuda dan Satu Pelaku Anak

Komplotan Pencuri Spesialis Masjid di Pacitan Ditangkap, Polisi Amankan Dua Pemuda dan Satu Pelaku Anak

Pelarian komplotan pencuri yang kerap menyasar masjid-masjid di Kabupaten Pacitan berakhir di tangan Satuan Reserse Kriminal Polres Pacitan. 

Trending

Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Sebanyak 456 warga di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, terdampak banjir besar setelah Kali Cijayanti meluap pada Minggu (24/5) sore. 
Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, baru-baru ini dikejutkan oleh sosok menyerupai pocong yang berdiri di pinggir jalan. 
Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Seorang wanita berinisial AAA (25) ditemukan tewas tergeletak di jalan kawasan Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.
Dampak Cuaca Ekstrem di Bogor: 90 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang

Dampak Cuaca Ekstrem di Bogor: 90 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang

Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Minggu (24/5) siang. 
Patroli Malam Akhir Pekan: Polres Jakbar Amankan Empat Pemuda Kedapatan Bawa Obat Keras

Patroli Malam Akhir Pekan: Polres Jakbar Amankan Empat Pemuda Kedapatan Bawa Obat Keras

Upaya menciptakan situasi kondusif di wilayah Jakarta Barat terus digencarkan melalui patroli skala besar yang melibatkan 131 personel gabungan dari unsur tiga pilar. 
Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polrestabes Makassar Kejar WNA Malaysia dan WNI Berinisial PA

Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polrestabes Makassar Kejar WNA Malaysia dan WNI Berinisial PA

Satuan Narkoba Polrestabes Makassar tengah melakukan pengejaran besar-besaran terhadap gembong narkotika jaringan internasional menyusul keberhasilan pengungkapan penyelundupan sabu seberat 7,45 kilogram. 
Selengkapnya

Viral