GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pangan Lokal Demi Ketahanan Pangan dan Kurangi Pemborosan

Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, krisis pangan, dan masalah sampah, kita sering kali lupa bahwa solusi sederhana bisa dimulai diri sendiri.
Minggu, 23 Februari 2025 - 17:06 WIB
Ilustrasi Pangan.
Sumber :
  • Freepik

 
Langkah Nyata yang Bisa Dilakukan Menjelang Ramadhan
Menjelang bulan Ramadhan, kita dapat melakukan beberapa langkah nyata untuk meningkatkan konsumsi pangan lokal dan mengurangi sampah makanan, yaitu:
1.    Di Tingkat Individu:
o    Mulai mengonsumsi lebih banyak pangan lokal seperti umbi-umbian, jagung, dan sagu sebagai alternatif dari beras dan gandum.
o    Membeli bahan pangan langsung dari petani lokal atau pasar tradisional untuk mengurangi sampah kemasan dan memastikan kesegaran produk.
o    Mengurangi konsumsi makanan instan yang berbahan dasar impor dan cenderung menghasilkan lebih banyak sampah.
o    Memasak makanan secukupnya dan menghindari pemborosan, terutama saat berbuka puasa.
o    Memanfaatkan sisa makanan dengan baik, misalnya dengan mengolahnya menjadi makanan lain atau menjadi kompos.
2.    Di Tingkat Keluarga:
o    Mengenalkan pangan lokal kepada anak-anak dan anggota keluarga lainnya sebagai bagian dari pola makan sehari-hari, terutama selama bulan Ramadhan.
o    Membuat kebun keluarga untuk menanam sayuran atau tanaman pangan lokal, sehingga dapat mengonsumsi pangan yang lebih segar dan sehat.
o    Mengadakan hari pangan lokal di mana seluruh anggota keluarga hanya mengonsumsi makanan berbahan lokal, misalnya setiap akhir pekan selama bulan Ramadhan.
o    Mengajarkan anak-anak untuk menghargai makanan dan menghindari pemborosan.
3.    Di Tingkat Komunitas:
o    Membentuk kelompok atau komunitas pangan lokal untuk berbagi informasi, resep, dan pengalaman tentang pangan lokal.
o    Mengadakan pasar atau festival pangan lokal untuk mempromosikan produk lokal dan memberikan akses kepada masyarakat untuk membeli pangan lokal secara langsung dari petani.
o    Membangun lumbung pangan komunitas untuk menyimpan dan mendistribusikan pangan lokal, sehingga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama selama bulan Ramadhan.
o    Mengadakan kegiatan sosialisasi tentang pentingnya mengonsumsi pangan lokal dan mengurangi sampah makanan, terutama menjelang bulan Ramadhan.
o    Bekerja sama dengan masjid atau lembaga keagamaan lainnya untuk menyebarkan informasi tentang manfaat pangan lokal dan pentingnya menghindari pemborosan makanan dalam konteks Islam.

Mengonsumsi pangan lokal bukan hanya tentang memilih makanan yang lebih sehat, tetapi juga tentang membuat pilihan yang bijak untuk lingkungan, ketahanan pangan, dan spiritualitas kita, terutama menjelang bulan Ramadhan. Dengan mengurangi sampah organik, meningkatkan ketahanan pangan, dan menjalankan nilai-nilai Islam, kita bisa menciptakan sistem pangan yang lebih berkelanjutan, tangguh, dan sejalan dengan ajaran agama.

Halaman Selanjutnya :

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

700 Personel Polisi Amankan Kirab Budaya

700 Personel Polisi Amankan Kirab Budaya

Sebanyak 700 personel polisi disiapkan untuk mengamankan kegiatan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang akan digelar di Kota Bandung pada Sabtu (16/5) malam.
Maarten Paes Terancam Jadi 'Camat', Ajax Berniat Cari Kiper Top Eropa Musim Depan

Maarten Paes Terancam Jadi 'Camat', Ajax Berniat Cari Kiper Top Eropa Musim Depan

Maarten Paes cadangan mati (camat) di Ajax setelah Jordi Cruijff dikabarkan mencari sosok kiper baru, dengan Ter Stegen hingga Mark Flekken masuk radar klub.
Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Kongres XV HIMPSI 2026

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Kongres XV HIMPSI 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi terpilih menjadi tuan rumah perhelatan akbar Kongres XV Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) yang akan digelar pada 16–18 Oktober 2026.
Wargi Jabar Harus Tahu, Maksud di Balik Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih oleh KDM

Wargi Jabar Harus Tahu, Maksud di Balik Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih oleh KDM

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) akan memimpin langsung puncak perhelatan akbar bertajuk Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih. Parade budaya -
Bayi Berusia 18 Hari Ditemukan Menangis di Pinggir Jalan Kota Madiun

Bayi Berusia 18 Hari Ditemukan Menangis di Pinggir Jalan Kota Madiun

Bayi itu merupakan anak pertama pasangan B-S (36) dan N-A (35) warga Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.
Performa Yamaha Perlahan Mulai Membaik, Fabio Quartararo Berharap Bisa Raih Hasil Positif di MotoGP Catalunya 2026

Performa Yamaha Perlahan Mulai Membaik, Fabio Quartararo Berharap Bisa Raih Hasil Positif di MotoGP Catalunya 2026

Performa Yamaha kini mulai menunjukkan sinyal positif jelang MotoGP Catalunya 2026 setelah akhir pekan kompetitif di Le Mans.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral