News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pentingnya Transformasi Gerakan Buruh

Beberapa waktu yang lalu, dalam sebuah pertemuan bersama para aktivis, salah satu narasumber mengungkapkan pentingnya transformasi.
Rabu, 16 Juli 2025 - 09:57 WIB
Demo Buruh di Patung Kuda
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Beberapa waktu yang lalu, dalam sebuah pertemuan bersama para aktivis, salah satu narasumber mengungkapkan pentingnya transformasi.

Konteksnya memang dalam rangka memotivasi para mahasiswa yang menekankan agar proses transformasi ini bisa berjalan dengan baik, maka pendidikan menjadi salah satu kata kunci yang harus dimiliki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konteks gerakan buruh, momentum acara International Labour Conference (ILC) ke-113 yang rutin dilaksanakan oleh International Labour Organization (ILO) satu tahun sekali pada bulan Juni bisa dijadikan ajang untuk melakukan terobosan-terobosan termasuk dalam hal ini terobosan dalam memperjuangkan hak-hak buruh di dunia.

Beberapa kesimpulan yang muncul dari perdebatan panjang saat ILC tersebut diantaranya: Seluruh dunia akhirnya sepakat perlu ada konvensi dan rekomendasi ILO.

Karena defisit kerja layak (perbudakan modern) banyak terjadi akibat status kemitraan. Kemudian menyangkut status pekerja platform, jenis pekerjanya yang akan dibagi dua; pekerja tetap dalam hubungan kerja (jika pekerja platform sebagai pekerjaan utama); pekerja mandiri (bila kerja sampingan).

Selanjutnya terkait hak-hak dasar pekerja (berserikat, berunding, berpenghasilan, jaminan sosial, K3, pendampingan di PHI, termasuk tidak terbatas pada hak mendapatkan informasi sistem algoritma yang dipakai aplikator).

Terakhir, ada rekomendasi untuk ILC tahun 2026, ILO akan menetapkan konvensi dan rekomendasi dalam bentuk pasal per pasal.

Indonesia, sebagai salah satu negara yang terlibat, tentu tidak mesti menunggu selesai atau penetapan pasal-pasal tersebut, namun bisa segera memulai dengan melakukan dialog sosial minimal dialog tripartit untuk merumuskan hal-hal tersebut di atas.

Perlunya keterlibatan tripartit tersebut untuk melihat sejauh mana kesiapan khususnya dari pihak aplikator untuk menerima hal tersebut dan dampaknya terhadap kondisi para pengendara ojol saat ini, termasuk apakah perlu ada aturan khusus menyangkut ekosistem online ini yang memberikan kesejahteraan kepada semua pihak.

Transisi Industri

Seperti diketahui bersama, era digital ini telah memaksa sebagian besar industri, baik besar maupun kecil beralih dalam proses pengelolaan bisnisnya.

Lebih tepatnya, era industri dimana kebanyakan proses-proses bisnis dijalankan oleh manusia, akan dan sedang berproses beralih dijalankan oleh mesin.

Hal ini akan berdampak terhadap pengurangan penggunaan jasa manusia disaat jumlah manusia semakin hari semakin tinggi dan yang lebih perlu mendapatkan perhatian para aktivis buruh adalah dalam konteks hubungan industrial, seperti disampaikan oleh para pakar dimana lebih dari 60% termasuk didalamnya pekerjaan yang sifatnya rutin akan digantikan oleh mesin digital.

Jauh sebelum peristiwa Covid-19 yang telah mempercepat proses digitalisasi di dunia ini, Alec Ross dalam bukunya The Industries of the Future telah memprediksikan kejadian-kejadian yang akan terjadi di masa depan.

Bahkan, ia mengurainya sampai pada negara-negara yang secara spesifik mengambil peran-peran khusus terkait dengan digitalisasi ini. Hal tersebut meniscayakan adanya transisi industri dari pola lama ke pola baru.

Ulasan-ulasan terkait digitalisasi ini begitu banyak, baik ulasan yang melihat dari sisi positif maupun ulasan yang dampaknya negatif, yang meniscayakan lahirnya regulasi-regulasi baru untuk memberikan keseimbangan antara cepatnya perkembangan teknologi dengan kebutuhan dasar manusia sebagaimana Ibnu Khaldun dalam buku Mukaddimahnya, "bahwa manusia membutuhkan sesuatu untuk memberinya makan dan persediaan dalam semua kondisi dan tahapan hidupnya dari sejak lahir, dewasa, dan masa tuanya bahkan hingga kematiannya”.

Transformasi Gerakan Buruh

Terhadap perkembangan yang sedang terjadi tersebut, sebagai autokritik terhadap model gerakan buruh saat ini, para aktivis buruh harus segera bertransformasi.

Transformasi ini penting dilihat dari dua sisi; pertama dari kepentingan para buruh dan kedua dari kepentingan para pemberi kerja atau pengusaha.

Dari sisi kepentingan buruh, gerakan ini harus terus eksis dalam menyuarakan kepentingan para buruh, baik terhadap pemenuhan kebutuhan primernya maupun kebutuhan diluar itu.

Idealisme itu terus perlu dipupuk semata dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada para buruh yang dampaknya tentu terhadap stabilitas kemasyarakatan, baik dalam ruang lingkup lingkungan terkecil maupun ruang lingkup yang lebih besar seperti stabilitas nasional dan global.

Dari sisi kepentingan pemberi kerja atau para pengusaha, persaingan yang terus ketat dalam menjalankan bisnis akan memaksa dan ikut dalam dinamika global termasuk penggunaan platform-platform yang memungkinkan perusahaan melakukan efisiensi semaksimal mungkin.

Munculnya teknologi digital yang tidak bisa dibendung akan menyeret semua pelaku usaha beralih, berinovasi, dan berimprovisasi dengan menggunakan teknologi yang sedang berkembang tersebut.

Dampak dari dua sisi ini, gerakan buruh tidak bisa lagi sebatas berada di panggung-panggung jalanan, namun harus masuk ke panggung-panggung diplomasi.

Panggung diplomasi dipastikan akan memaksa para aktivis buruh untuk meningkatkan literasi ketenagakerjaan tidak sebatas hak-hak kaum buruh secara sepihak, namun juga memperhatikan keberlanjutan perusahaan yang dimana para buruh menggantungkan hidupnya di sana.

Apa yang dilakukan salah satu Konfederasi Buruh/Pekerja, misalnya di samping melakukan aksi jalanan juga melakukan diplomasi a la buruh terhadap elit-elit pengambil kebijakan terkait penanganan impor ilegal yang cukup mengganggu kinerja perusahaan tekstil dalam negeri dan mengakibatkan banyaknya perusahaan tekstil gulung tikar secara tidak langsung di samping sedang “membela” dirinya sendiri para buruh agar tetap bisa bekerja, namun juga sedang “membela” para pengusaha yang bergerak didalamnya.

Simbiosis mutualisme antara para buruh dan pengusaha menjadi mutlak sebagaimana Ibnu Khaldun ungkapkan diatas.

Sebab itu, sebagai outokritik, transformasi atas gerakan-gerakan buruh saat ini menjadi keniscayaan dengan minimal melakukan beberapa hal; pertama gerakan buruh tidak hanya terbatas pada gerakan-gerakan jalanan, namun yang perlu diperbanyak adalah diplomasi dari meja ke meja.

Kedua, sebagai aktivis buruh, perlu meningkatkan literasi bukan hanya pada persoalan hak-hak buruh, namun juga pada perkembangan-perkembangan yang terjadi baik di lingkungan nasional maupun global.

Ketiga, menyatukan dan memperkuat ikatan solidaritas dan soliditas di aktifis buruh dengan selalu menyamakan visi dan frekuensi isu sehingga menjadi kekuatan yang solid ketika disuarakan.

Keempat, terus terhubung dengan organisasi-organisasi internasional dengan meningkatkan frekuensi dialogis untuk melihat dan memprediksikan arah perkembangan dunia ketenagakerjaan kedepan.

Wallohua`lam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penulis: Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Yayat Syariful Hidayat

Disclaimer: Artikel ini telah melalui proses editing yang dipandang perlu sesuai kebijakan redaksi tvOnenews.com. Namun demikian, seluruh isi dan materi artikel opini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dugaan Korupsi Replanting PT PSU Dilaporkan ke Polda Sumut, Soroti Potensi Pendapatan Rp73,8 Miliar

Dugaan Korupsi Replanting PT PSU Dilaporkan ke Polda Sumut, Soroti Potensi Pendapatan Rp73,8 Miliar

Komisaris PT PSU Muhammad Syarif Lubis mengatakan, pihaknya melakukan audit internal dan menemukan dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oknum pegawai.
GAMKI DIY Gagas "Memilih Dari Mana Saja" atau Vote Anywhere Diusulkan dalam Diskursus RUU Pemilu 2026

GAMKI DIY Gagas "Memilih Dari Mana Saja" atau Vote Anywhere Diusulkan dalam Diskursus RUU Pemilu 2026

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang tengah bergulir dinilai tidak boleh hanya sekadar berkutat pada persoalan sistem pemilu, pencalonan, atau daerah pemilihan saja.
Kapolri: Sinergi Ulama dan Umara Jadi Kekuatan dalam Membangun Bangsa

Kapolri: Sinergi Ulama dan Umara Jadi Kekuatan dalam Membangun Bangsa

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam membangun bangsa.
Bukan Mbappe, Harry Kane Dijagokan Menang Ballon d'Or 2026, Legenda Ungkap Prediksi AI

Bukan Mbappe, Harry Kane Dijagokan Menang Ballon d'Or 2026, Legenda Ungkap Prediksi AI

Persaingan Ballon d'Or 2026 semakin memanas menjelang malam penghargaan. Legenda Bayern Munich Karl-Heinz Rummenigge menjagokan Harry Kane, bahkan menyebut.
Kuasa Hukum Ferdy Sambo Beri Klarifikasi soal Hebohnya Temuan Ombudsman "Fasilitas Mewah" di Lapas Cibinong

Kuasa Hukum Ferdy Sambo Beri Klarifikasi soal Hebohnya Temuan Ombudsman "Fasilitas Mewah" di Lapas Cibinong

Di tengah ramainya kabar Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong. Muncul satu nama, Ferdy Sambo yang diduga merasakan "fasilitas mewah".
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Usai Kalahkan Singapura, Meski Menang namun Ranking Garuda di FIFA Malah Turun Gara-gara Ini

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Usai Kalahkan Singapura, Meski Menang namun Ranking Garuda di FIFA Malah Turun Gara-gara Ini

Timnas Indonesia mendapat tambahan poin setelah menang atas Singapura. Namun, posisi Garuda di ranking FIFA justru turun satu tingkat.

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Korprapot) 50 Perwira Tinggi (Pati) dan 4 PNS Polri.
Selengkapnya

Viral