GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanpa Perubahan, Pembangunan Ende Jalan

Kabar bahwa Pemerintah Kabupaten Ende tidak menggelar sidang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 sontak memantik diskusi publik
Senin, 6 Oktober 2025 - 12:28 WIB
Sylvester Keda, Praktisi Media
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kabar bahwa Pemerintah Kabupaten Ende tidak menggelar sidang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 sontak memantik diskusi publik. Ada yang menilai ini kelalaian serius, ada pula yang menyebutnya bentuk efisiensi. Perdebatan ini tidak bisa dipandang remeh, karena APBD bukan sekadar dokumen administratif, melainkan kontrak sosial antara pemerintah dan rakyat.

Dalam praktik tata kelola keuangan daerah, sidang perubahan APBD biasanya diperlukan untuk menyesuaikan kondisi fiskal yang berbeda dari rencana awal: pendapatan tidak tercapai, belanja perlu dialihkan, atau kebijakan nasional berubah. Regulasi pun mengatur hal itu: UU 23/2014, PP 58/2005, hingga Permendagri 77/2020. Tujuannya jelas, agar APBD tetap relevan dengan situasi lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, realitas Ende tahun ini berbeda. Data menunjukkan pendapatan asli daerah (PAD) jauh dari target, sementara beban belanja wajib menumpuk. Jika dalam kondisi seperti ini perubahan APBD dilakukan tanpa perhitungan matang, risiko yang muncul justru lebih besar: hutang baru, program pokok terbengkalai, dan belanja tidak produktif yang hanya menyenangkan segelintir kepentingan.

Pemerintah Kabupaten Ende memilih jalan efisiensi dengan tidak menggelar sidang perubahan APBD. Argumennya sederhana: dalam keadaan defisit dan PAD seret, perubahan anggaran tidak memberi manfaat, bahkan bisa memperburuk keadaan. Yang lebih krusial, alokasi hasil efisiensi dinilai sudah cukup untuk menggerakkan program prioritas yang selaras dengan agenda nasional—ketahanan pangan, kesehatan gratis, Bumdes, energi, hingga rumah layak huni. Dengan kata lain, pembangunan tetap bisa jalan tanpa perubahan APBD, asalkan eksekusi efisiensi dilakukan konsisten dan transparan.

Pengalaman Ende tahun 2024 memberi pelajaran pahit. Meski dalam kondisi defisit, perubahan APBD tetap dilakukan. Alih-alih menyehatkan fiskal, justru melahirkan utang daerah hingga Rp49 miliar lebih. Ironisnya, sebagian dana dialokasikan bukan untuk membayar kewajiban kepada pihak ketiga, melainkan tersedot untuk belanja yang tidak produktif. Situasi itu yang kini ingin dihindari. Maka, keputusan “jalan tanpa perubahan” bisa dibaca sebagai koreksi atas praktik tata kelola yang keliru di masa lalu.

tvonenews

Meski demikian, catatan penting tetap harus ditegaskan. Pertama, efisiensi anggaran tidak boleh dimaknai sebagai “penghematan paksa” yang mengorbankan pelayanan publik. Efisiensi harus hadir sebagai strategi pengalihan pos, dari yang kurang prioritas ke yang betul-betul menyentuh kebutuhan rakyat. Kedua, komunikasi politik antara eksekutif dan legislatif mesti diperkuat. Ketiadaan sidang perubahan jangan sampai ditafsirkan sebagai disharmoni atau penyingkiran fungsi pengawasan DPRD. Justru, DPRD tetap perlu dilibatkan dalam proses evaluasi dan pengawasan atas laporan realisasi anggaran (LRA).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gelar Aksi Unjuk Rasa di Makassar, Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Evaluasi Kinerja Mendiktisaintek

Gelar Aksi Unjuk Rasa di Makassar, Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Evaluasi Kinerja Mendiktisaintek

Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus dan organisasi kemahasiswaan yang terhimpun dalam Aliansi Mahasiswa Makassar menggelar aksi unjuk rasa di Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (11/2/2026).
Shalat Isya Mepet Waktu Subuh, Apakah Sah? 

Shalat Isya Mepet Waktu Subuh, Apakah Sah? 

Shalat Isya mepet dengan waktu Subuh atau satu jam sebelum adzan Subuh apakah masih sah? Simak penjelasan Syaikh Sa’ad bin Turki Al-Khotslan berikut ini.
Geger! Aturan Baru AFA Bisa Coret Lionel Messi dari Timnas Argentina

Geger! Aturan Baru AFA Bisa Coret Lionel Messi dari Timnas Argentina

Kebijakan baru yang dirilis Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) memicu gelombang kontroversi besar dan berpotensi mengguncang fondasi tim nasional Argentina.
Jelang Imlek-Ramadan, Pemprov DKI Sebut Kebutuhan Daging, Telur hingga Cabai Rawit Meningkat

Jelang Imlek-Ramadan, Pemprov DKI Sebut Kebutuhan Daging, Telur hingga Cabai Rawit Meningkat

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, mengungkapkan terjadi peningkatan kebutuhan pangan menjelang Imlek, Ramadan, serta Idulfitri 2026.
Istri Sedang Haid, Begini Cara Memuaskan Suami yang Halal

Istri Sedang Haid, Begini Cara Memuaskan Suami yang Halal

Istri sedang haid, bagaimana cara memuaskan suami secara halal? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.
ASI Tetap Berlimpah meski Puasa Ramadhan, Ternyata Cukup Konsumsi yang Disarankan dr Zaidul Akbar

ASI Tetap Berlimpah meski Puasa Ramadhan, Ternyata Cukup Konsumsi yang Disarankan dr Zaidul Akbar

Bagi ibu menyusui ikut puasa memang tidak diwajibkan. Berikut tips ibu menyusui bisa puasa ramadhan dengan ASI berlimpah

Trending

Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Satgas Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi penembakan pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Penyesalan Bojan Hodak! Akui Persib Bandung Kalah Duel Lini Tengah saat Hadapi Ratchaburi

Penyesalan Bojan Hodak! Akui Persib Bandung Kalah Duel Lini Tengah saat Hadapi Ratchaburi

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak buka suara seusai kekalahan dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026.
Calon Bintang Besar Berdarah Jakarta Ini Bikin Geger Eropa, Eligible Bela Timnas Indonesia

Calon Bintang Besar Berdarah Jakarta Ini Bikin Geger Eropa, Eligible Bela Timnas Indonesia

Demiane Agustien tampil gemilang bersama Arsenal U-21 dan membuka peluang dinaturalisasi Timnas Indonesia. Hattrick di Premier League 2 jadi bukti kualitasnya.
Jangan Langsung Berdiri Setelah Shalat, Baca Doa Pelunas Utang ini kalau Mau Rezeki Semakin Lancar

Jangan Langsung Berdiri Setelah Shalat, Baca Doa Pelunas Utang ini kalau Mau Rezeki Semakin Lancar

Sayang untuk melewatkan doa pelunas utang ini. Ustaz Adi Hidayat anjurkan baca setelah shalat
Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku Penembakan Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air di Papua

Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku Penembakan Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air di Papua

Satgas Damai Cartenz 2026 langsung terjun ke lokasi usai Pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan ditembaki.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026, Begini Penjelasan Resmi PSSI

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026, Begini Penjelasan Resmi PSSI

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menegaskan hingga saat ini federasi belum menerima surat resmi terkait pembatalan keikutsertaan Indonesia pada Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT