News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satgas Pemulihan Bencana DPR dan Kepemimpinan di Masa Krisis

Di saat bencana alam menyisakan duka mendalam sekaligus tantangan besar bagi masyarakat, kehadiran negara sering kali diuji bukan oleh pidato atau pernyataan resmi, melainkan oleh keputusan konkret yang berdampak langsung.
Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:38 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Oleh: Dr. Anthony Leong

Direktur PoliEco Digital Insights Institute (PEDAS), Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Bidang Sinergitas Danantara 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di saat bencana alam menyisakan duka mendalam sekaligus tantangan besar bagi masyarakat, kehadiran negara sering kali diuji bukan oleh pidato atau pernyataan resmi, melainkan oleh keputusan konkret yang berdampak langsung. Dalam konteks inilah peran Ketua Satgas Pemulihan Bencana DPR RI, Prof Sufmi Dasco Ahmad, layak mendapatkan apresiasi.

Bencana tidak hanya merusak infrastruktur fisik, tetapi juga mengguncang sendi-sendi ekonomi dan sosial masyarakat. Proses pemulihan pascabencana membutuhkan kerja panjang, konsistensi kebijakan, serta dukungan anggaran yang memadai. Tanpa itu semua, upaya rehabilitasi hanya akan menjadi wacana. Prof Dasco memahami betul realitas tersebut, dan pemahamannya tercermin dalam langkah-langkah yang ia ambil selama menjalankan tugas sebagai Ketua Satgas Pemulihan Bencana DPR RI.

Salah satu momen penting yang patut dicatat adalah ketika muncul rencana pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Aceh. Di atas kertas, kebijakan fiskal semacam itu mungkin tampak administratif. Namun dalam konteks daerah yang sedang bangkit dari bencana, pemotongan anggaran justru berpotensi memperlambat pemulihan, memperbesar beban pemerintah daerah, dan pada akhirnya berdampak langsung pada masyarakat.

Dalam situasi tersebut, Prof Dasco tidak memilih jalan aman dengan menunggu proses birokrasi berjalan. Ia justru mengambil langkah cepat dan strategis dengan berkomunikasi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. Telepon yang dilakukan Prof Dasco bukan sekadar formalitas, melainkan upaya menyampaikan kondisi nyata di lapangan bahwa Aceh membutuhkan kepastian anggaran agar proses pemulihan tidak terhambat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah itu terbukti efektif. Pemerintah akhirnya memastikan bahwa TKD Aceh tidak jadi dipotong dan tetap dialokasikan penuh seperti tahun sebelumnya. Bagi Aceh, keputusan ini bukan hanya menyelamatkan angka dalam APBD, tetapi juga menjaga keberlangsungan program pemulihan infrastruktur, layanan dasar, dan penguatan ekonomi masyarakat pascabencana.

Keputusan tersebut menunjukkan satu hal penting: kebijakan yang berpihak pada rakyat sering kali lahir dari komunikasi yang jujur, cepat, dan tepat sasaran. Dalam hal ini, Prof Dasco memainkan perannya sebagai penghubung antara kebutuhan daerah dan pengambil keputusan tertinggi di negara. Inilah bentuk kehadiran wakil rakyat yang sesungguhnya hadir ketika dibutuhkan, bukan setelah semuanya terlambat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bima Arya Tegaskan Tantangan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tapi Lemah Implementasi di Daerah

Bima Arya Tegaskan Tantangan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tapi Lemah Implementasi di Daerah

Wamendagri menyampaikan bahwa hambatan menghadapi perubahan iklim bukan pada regulasi, tetapi justru terletak pada pelaksanaan atau implementasi di lapangan.
Ribuan Bobotoh Siap Kepung GBLA Jelang Persija Jakarta Vs Persib Bandung, Dukungan Gila-gilaan Ini Bisa Jadi Suntikan Motivasi untuk Juara

Ribuan Bobotoh Siap Kepung GBLA Jelang Persija Jakarta Vs Persib Bandung, Dukungan Gila-gilaan Ini Bisa Jadi Suntikan Motivasi untuk Juara

Ribuan Bobotoh bakal penuhi GBLA beri dukungan ke Persib jelang lawan Persija. Laga krusial ini berpotensi menentukan nasib juara Super League musim ini.
5 Weton yang Diprediksi Apes pada Tanggal 7 Mei 2026, Harap Waspadai Risikonya!

5 Weton yang Diprediksi Apes pada Tanggal 7 Mei 2026, Harap Waspadai Risikonya!

Tanggal tersebut bukanlah waktu untuk berspekulasi atau mengambil keputusan besar. Berikut lima weton yang diprediksi mengalami nasib apes pada 7 Mei 2026.
Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, LPSK Diminta Turun Tangan Jamin Kompensasi dan Rehabilitasi Korban

Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, LPSK Diminta Turun Tangan Jamin Kompensasi dan Rehabilitasi Korban

LPSK didesak segera turun tangan terkait kasus pencabulan puluhan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah.
Komisi Percepatan Reformasi Polri Ungkap Alasan Tak Usulkan Polri di Bawah Kementerian

Komisi Percepatan Reformasi Polri Ungkap Alasan Tak Usulkan Polri di Bawah Kementerian

KPRP mengungkap alasan tidak mengusulkan institusi Polri di bawah kementerian kepada Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disampaikan oleh Anggota KPRP Mahfud MD.
Upayakan Tekan Inflasi dan Pengangguran di Daerah, Kemendagri Minta Pemda Inovatif dan Kerja Nyata

Upayakan Tekan Inflasi dan Pengangguran di Daerah, Kemendagri Minta Pemda Inovatif dan Kerja Nyata

Selain masalah inflasi, Tito juga menyoroti persoalan pengangguran dan kemiskinan sebagai tantangan utama yang harus menjadi prioritas pemerintah daerah.

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Direktur I.League, Ferry Paulus, resmi mengumumkan perpindahan venue Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Duel bertajuk El Clasico Indonesia itu gagal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Usai Megawati Hangestri Mundur, Media Asing Soroti Penerus di Timnas Voli Putri Indonesia: Dia Dikenal

Usai Megawati Hangestri Mundur, Media Asing Soroti Penerus di Timnas Voli Putri Indonesia: Dia Dikenal

Pengunduran diri Megawati Hangestri dari Timnas voli putri Indonesia menarik perhatian media asing yang kemudian menyoroti sosok muda Khanza Putri sebagai.
Selengkapnya

Viral