News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasca Bencana, Pembangunan Huntap di Aceh Berstatus Hijau

Wilayah Aceh mulai terus menunjukkan pertumbuhan signifikan pasca terjadinya bencana tanah longsor dan banjir.
Selasa, 5 Mei 2026 - 21:27 WIB
Pasca Bencana, Pembangunan Huntap di Aceh Berstatus Hijau
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Wilayah Aceh mulai terus menunjukkan pertumbuhan signifikan pasca terjadinya bencana tanah longsor dan banjir.

Kepala Pos Komando Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA mengatakan saat ini pembangunan Hunian Tetap (Huntap) telah dinyatakan berstatus 'Hijau' atau siap bangun berdasarkan data terbaru pada 14 April 2026 dengan 71 titik lokasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Safrizal menjelaskan terdapat 108 titik lokasi yang diusulkan oleh pemerintah kabupaten/kota dengan total usulan mencapai 17.541 unit rumah bagi Kepala Keluarga (KK) terdampak. 

Menurutnya luas lahan yang disiapkan mencapai 491,06 hektar bersumber dari lahan milik pemerintah, masyarakat, hingga area HGU.

"Kami melaporkan bahwa dari total 108 titik lokasi yang diusulkan, sebanyak 71 lokasi atau sekitar 65 persen sudah berstatus siap bangun," kata Safrizal kepada awak media, Selasa (5/5/2026).

Safrizal memaparkan berdasarkan data beberapa wilayah seperti Bener Meriah (10 titik), Aceh Timur (9 titik), dan Aceh Tengah (6 titik) tercatat telah memiliki status lahan yang clear dan siap untuk memulai tahap konstruksi.

Sementara itu, Aceh Tamiang menjadi daerah dengan jumlah lokasi siap bangun terbanyak, yakni 37 titik, meski wilayah tersebut memikul beban usulan terbesar dengan total 9.965 KK.

Meskipun mayoritas menunjukkan progres positif, Safrizal ZA memberikan catatan khusus bagi daerah yang masih terkendala administrasi maupun sengketa lahan. 

Saat ini masih terdapat 34 lokasi berstatus 'Kuning' atau sedang dalam tahap negosiasi/pengukuran) dan 3 lokasi berstatus 'Merah' atau lahan bermasalah.

"Saya mendorong dengan tegas kepada pemerintah daerah yang wilayahnya masih berstatus kuning, terutama Gayo Lues dengan 26 lokasi dan Subulussalam dengan 4 lokasi, agar segera menuntaskan proses negosiasi lahan," katanya.

Menurut data Posko PRR Wilayah Aceh, kendala utama di Gayo Lues adalah terkait belum adanya biaya pembebasan lahan milik masyarakat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Safrizal juga meminta atensi khusus untuk 3 titik lahan bermasalah di Aceh Tamiang agar tidak menghambat distribusi bantuan kepada warga.

"Percepatan ini bukan sekadar mengejar target angka, tetapi soal memastikan warga terdampak bisa segera kembali memiliki rumah yang aman dan nyaman. Masalah pembebasan lahan jangan sampai menjadi penghambat hak masyarakat," pungkasnya.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Depan FIFA, Mathew Baker Blak-blakan Lebih Pilih Bela Timnas Indonesia U-17 Ketimbang Australia: Ini Bukan Soal Negara Mana yang Dicintai

Di Depan FIFA, Mathew Baker Blak-blakan Lebih Pilih Bela Timnas Indonesia U-17 Ketimbang Australia: Ini Bukan Soal Negara Mana yang Dicintai

Mathew Baker ungkap alasan mengharukan pilih Timnas Indonesia U-17 ketimbang Australia. Keputusan penuh tanggung jawab yang siap inspirasi pemain diaspora lainnya.
Buntut Rupiah Tertekan Tembus Rp17.400, BI akan Batasi Pembelian Dolar hingga US$25 Ribu per Bulan

Buntut Rupiah Tertekan Tembus Rp17.400, BI akan Batasi Pembelian Dolar hingga US$25 Ribu per Bulan

Selain membatasi pembelian dolar AS, BI juga menyiapkan pengetatan lanjutan dengan mewajibkan transaksi dolar di atas batas tertentu disertai underlying transaksi yang jelas.
Bak Jay Idzes, Mathew Baker Sampaikan Kata-kata Berkelas Jelang Perjuangan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Bak Jay Idzes, Mathew Baker Sampaikan Kata-kata Berkelas Jelang Perjuangan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Mathew Baker optimistis Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Garuda Asia wajib finis 8 besar di Piala Asia U-17 meski dihadang Jepang dan Qatar.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Pejalan Kaki dari Bengkulu 7 Bulan Cuma Mau Bertemu Dirinya: Saya Kasih Duit

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Pejalan Kaki dari Bengkulu 7 Bulan Cuma Mau Bertemu Dirinya: Saya Kasih Duit

Video Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos terdiam dengar pengakuan pemuda asal Sumatera Utara nekat jalan kaki dari Bengkulu-Malut selama 7 bulan viral.
Cerdas Saja Tidak Cukup! Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Harus Adaptif Hadapi Kompleksitas

Cerdas Saja Tidak Cukup! Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Harus Adaptif Hadapi Kompleksitas

Tantangan pemerintah daerah saat ini bahkan mencakup dampak geopolitik global, perubahan kebijakan nasional yang dinamis, hingga tuntutan masyarakat di tingkat lokal.
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Puluhan Santri di Pati, Pemerintah Didesak Turun Tangan Beri Perlindungan ke Korban

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Puluhan Santri di Pati, Pemerintah Didesak Turun Tangan Beri Perlindungan ke Korban

Pemerintah didesak untuk turun tangan dalam kasus dugaan kekerasan seksual puluhan santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah.

Trending

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar terbaru proses naturalisasi pemain keturunan jelang perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, ada nama baru yang muncul?
3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

Isu pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee tengah menjadi sorotan publik. Di tengah dokter yang dikenal juga sebagai Selebgram itu tersandung kasus
Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Media Belanda mengungkap kabar terbaru soal aktivitas Persib Bandung di bursa transfer musim panas. Seorang pemain Eredivisie dilaporkan bisa segera menyusul Thom Haye dan Eliano Reijnders.
Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Irak Graham Arnold ungkap ketidakadilan sistem playoff AFC yang rugikan Timnas Indonesia: Arab Saudi nikmati istirahat 6 hari, Indonesia cuma 3 hari.
FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

Sorotan publik sepak bola Indonesia kini mengarah ke Belanda. Nama Kayne van Oevelen tiba-tiba mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama FC Volendam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT