News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Elegi Sayid Imam Ali Khamenei dan Seribu Mawar Halveti

Tak ada kalimat sastra dan puitis yang mampu mengartikualasikan palung duka yang begitu dalam.
Rabu, 8 Juli 2026 - 20:01 WIB
Manager Riset Institute For Diplomacy, Economic, Peace and Thought-INDEPTH, Cendhy Vicky V
Sumber :
  • Istimewa

(Artikel Opini Ini Ditulis Cendhy Vicky V, Manager Riset Institute For Diplomacy, Economic, Peace and Thought-INDEPTH)

tvOnenews.com - Kematian tragis sekaligus mengagetkan Februari dari Imam Ali Khamenei (Pemimpin Tertinggi Republik Iran) dan keluarga, tentu menjadi pukulan keras. Tidaknya untuk rakyat Iran tapi juga bagi seluruh umat manusia yang masih memiliki akal dan nurani. Bagaimana tidak, seorang figur yang dengan profil yang sangat sederhana, bahkan sepatu sandalnya pun sudah tidak cukup elok dipandang untuk seorang figur dunia, harus meregang nyawa dalam sekejap mata. Teheran yang saat itu tenang. Seketika mencekam. Senjata udara jatuh berhamburan. Rumah porak poranda. Nyawa berpisah dari raga bersama dengan keluarga tercinta. Sayid Imam Ali Khamenei gugur dalam kesyahidan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak ada kalimat sastra dan puitis yang mampu mengartikualasikan palung duka yang begitu dalam. Bukan hanya rakyat Iran, Umat Islam dan manusia yang berbudi luhur, pasti hancur lebur. Setelah masa berkabung yang kurang lebih empat bulan, kini prosesi pemakamannya diprediksi dihadiri oleh lima belas hingga dua puluh juta pelayat. Dan ratusan juta mata menyaksikan prosesi, plus kedatangan puluhan utusan negara sabahat. Ini jelas prosesi pemakaman paling menggetarkan. Melampaui kematian figur penting di abad 21 seperti Ratu Elizabeth II atau seniman paling kreatif sekondang Michael Jackson. Luar biasa!

Prosesi kematian yang direncanakan berlangsung dari Teheran ke Qum adalah sebuah momento mori long march paling luar biasa dahsyat. Aspal hitam yang menyambungkan dua kota tersebut menjadi saksi pagelaran dzikir akbar paling duka sekaligus paling politis di dunia sepanjang sejarah! Hari mungkin cerah atau terik. Tapi imaji, batin, pandangan mata dan visi manusia seketika berhenti: hitam gelap. 

Tapi juga kematian Imam Ali Khamenei tentunya juga menjadi idaman untuk menutup akhir hayat bagi semua Umat Islam di dunia, yakni wafat dalam keadaan syahid (wafat membela jalan suci yang benar). Dimana membela nilai-nilai kemanusiaan yang senantiasa berpegang teguh pada ketaqwaan adalah wujud ihsan paling tertinggi melampaui semua latar belakang identitas. Hanya orang dengan keimanan tak tergoyahkan yang mampu  dan melepaskan energi dengan seluar-biasa itu.

Imam Ali Khamenei adalah tapal batas imaji manusia politik paling ekstra ordinary. Sebagai manusia yang melampaui dari banyaknya dinamika dan konflik. melampaui baik dalam artian terminologis dan harfiah. melampaui dari konflik politik, ekonomi (terutama embargo ekonomi dari negara AS dan sekutu, dan sosial (terutama konflik di jazirah Arab).

Sekaligus selamat dalam arti banyaknya percobaan pembunuhan. Delapan miliar manusia, mungkin masih sangat beruntung bisa melihat figur Imam Ali Khamenei. Meski hanya dari layar kaca dan sekilas diakhir masa hayatnya.   

Jika boleh dikatakan Imam Ali Khamenei adalah salah satu dari sangat sedikit figur yang paripurna. Keteladanannya yang langka dan sikapnya yang orisinil membuatnya jelas sebagai figur politik paling diperhitungkan di era transisi abad. Geo politik telah berubah. Mazhab politik bergeser dari klasik ke modern. Ekonomi bertransformasi dari industri ke AI. Teknologi berganti dari analog ke digital. Tetapi pikirannya selalu melampaui atau minimal menjembatani semua zaman. 

Mawar Hitam

Pemakamannya yang tinggal menghitung hari. Tetapi memori, kenangan, pelajaran untuk manusia: abadi. Tak ada satu bunga yang layak menyelimuti tanah pemakamannya selain Mawar Hitam Halveti. Mawar hitam yang hanya tumbuh di Kota Halveti, Turki.

Mawar Halveti adalah simbolisasi paling cocok, untuk bagaimana makam Imam Ali Khamanei kita lukiskan pada imaji paling terbaik. beberapa alasan. Pertama bahwa tak ada warna duka yang tepat selain warna hitam pekat. Kedua Mawar Halveti memiliki persamaan dalam simbolisme warna dengan warna hitam yang khas warna pakaian publik Syiah dan rakyat Iran. Ketiga Mawar Halveti adalah gambaran dari kedukaan yang paling mendalam dan sekaligus kebangkitan (mekarnya bunga) secara simultan. Persis seperti analogi penggalan Al-Qur’an dalam Surat Al-Insyirah ayat 5-6. “Inna ma‘al-‘usri yusrâ. Sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan.” Terjemahan paling umum dari yat tersebut mencatat bahwa dengan kesulitan dibarengi dengan bersama atau beserta. 

Kematian Imam Ali Khamenei adalah luka dan obat perlawanan yang akan paling diingat, dipelajari, dipahami, dan dimaknai rakyat Persia modern itu. Kematiannya adalah peristiwa yang telah disandingkan dengan perjuangan dan wafatnya Imam Khomaeni, Tragedi Husain di Karbala; dan tumbangnya Imam Ali bin Abi Thalib. Kedukaan dan kebangkitan yang bersamaan itu adalah dua elemen yang akan paling membentuk memori kolektif rakyat Iran. Dan sejarah akan menuntut mekarnya mawar semangat rakyat Iran.

Keempat, dalam mitologi rakyat Halveti, Mawar Hitam itu memiliki makna simbolis lainnya, tentu selain penggambaran duka paling dalam, yakni pengorbanan, kesetiaan abadi dan misteri. Persis sekali seperti kisan Imam Ali Khamenei. Dirinya dan keluarga yang turut wafat, telah menjadi martir bagi kebangkitan publik Iran. Dan tidak hanya itu kebangkitan dari kewarasan global. 

Hal ini senada dengan pernyataan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, usai  Amerika Serikat (AS) menghancurkan beberapa infrastuktur Iran. Ia menegaskan bahwa kerusakan infrastruktur fisik seperti jembatan dapat diperbaiki, namun momen untuk mendisiplinkan AS dipandang sebagai kesempatan yang langka. 

Secara tidak langsung kematian Imam Ali Khamenei telah mengembalikan kompas moral global dan pemimpin dunia dari negara yang despotis dan kebijakan yang sewenang-sewang. Dalam hal ini kepemimpinan AS oleh Presiden Donald Trump dan Israel oleh Benjamin Netanyahu. Setali tiga uang, dalam hal kesetiaan perjuangan para martir tersebut adalah bentuk dukungan hingga titik darah penghabisan terhadap nilai kemanusiaan. Dalam hal ini yang paling menyita perhatian warga dunia adalah dukungan untuk kemerdekaan Palestina yang telah di genosida oleh AS-Israel. Dukungan moral dan moril tersebut tak ternilai harganya. 

Terakhir pada nilai yang menjadi misteri adalah bagaimana Iran pasca Imam Ali Khamenei gugur? Suksesinya telah ditetapkan. Imam tertinggi telah dipilih. Imam Mojtaba Ali Khamenei mengambil alih tongkat komando. Banyak ahli politik internasional mengatakan bahwa kepemimpinan Imam Mojtaba akan makin tegas dan keras. Alasan yang sangat masuk akal mengingat keluarganya, termasuk istri dan anak harus gugur dalam serangan yang diinisiasi oleh negara yang disebut rakyat Iran sebagai “setan besar”; yakni AS. Tetapi bagaimana sikap dan kebijakan politik internasional kedepannya dari Iran adalah misteri yang masih panjang. Sebagaimana ia yang belum muncul ke publik pasca ditetapkan menjadi pemimpin tertinggi itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penutup, menyadur penggalan dengan penambahan improvisasi dari karya puisi sastrawan Sapardi Joko Damono “Hujan di Bulan Juni” (1989). “Tak ada yang lebih tabah dari Imam Ali Khamenei. dirahasiakannya rintik rindunya kepada manusia yang menderita itu. Tak ada yang lebih bijak dari Iman Ali Khamenei. Dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan Allah SWT itu. Tak ada yang lebih arif dari Imam Ali Khamenei.  Dibiarkannya yang tak terucapkan diserap kertas di kitab suci itu.

Seribu Mawar Halveti menyelimuti tanah pemakamam Imam Besar itu!

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Puluhan Anak Yatim Piatu di Bigor Ikuti Kegiatan Santunan

Puluhan Anak Yatim Piatu di Bigor Ikuti Kegiatan Santunan

Puluhan anak yatim piatu yang berdomisili di wilayah Bogor, Jawa Barat mengikuti kegiatan santunan.
80 Ton Pupuk Batu Bara Disalurkan ke Petani Riau, Kapolri: Wujud Polri Hadir untuk Masyarakat

80 Ton Pupuk Batu Bara Disalurkan ke Petani Riau, Kapolri: Wujud Polri Hadir untuk Masyarakat

Kapolri menyerahkan bantuan 80 ton pupuk Batu Bara Futuraplus Presisi kepada lima kelompok tani di Provinsi Riau.
Semester I Tahun 2026, KAI Bandara Yogyakarta Catat Layani 1,34 Juta Penumpang

Semester I Tahun 2026, KAI Bandara Yogyakarta Catat Layani 1,34 Juta Penumpang

PT Railink (KAI Bandara) mencatat layanan KA Bandara di Daerah Istimewa Yogyakarta melayani sebanyak 1.343.663 penumpang selama periode Januari - Juni 2026.
Tuai Polemik, RPMK Soal Penyeragaman Kemasan Dikhawatirkan Matikan Pengembangan Tembakau

Tuai Polemik, RPMK Soal Penyeragaman Kemasan Dikhawatirkan Matikan Pengembangan Tembakau

Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) yang didalamnya tertuang aturan penyeragaman kemasan rokok memasak perdebatan publik.
Timnas Indonesia Buat Vietnam Ketakutan? John Herdman Disebut Bisa Turunkan Satu Tim Naturalisasi di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Buat Vietnam Ketakutan? John Herdman Disebut Bisa Turunkan Satu Tim Naturalisasi di Piala AFF 2026

Vietnam terkejut melihat skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026. Sebut John Herdman bisa turunkan tim berisi pemain naturalisasi yang siap jadi ancaman.
Dari Kampar ke Pasar Global, Kapolri Tinjau Inovasi Pupuk Batu Bara Karya Anak Bangsa

Dari Kampar ke Pasar Global, Kapolri Tinjau Inovasi Pupuk Batu Bara Karya Anak Bangsa

Kapolri meninjau pabrik pupuk Batu Bara PT Bursatani Futura Andyta di Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (8/7/2026).

Trending

3 Shio yang Tiba-Tiba Dapat Rezeki Nomplok pada 9 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Tiba-Tiba Dapat Rezeki Nomplok pada 9 Juli 2026, Siapa Saja?

Shio mana yang tiba-tiba dapat rezeki nomplok pada 9 Juli 2026? Cek ramalan keuangan lengkap dengan angka hoki 12 shio besok Kamis ini dan temukan jawabannya!
Polres Metro Jakarta Pusat Ungkap Kasus Narkoba Jaringan Provinsi Periode 2026, 15 Tersangka Ditangkap

Polres Metro Jakarta Pusat Ungkap Kasus Narkoba Jaringan Provinsi Periode 2026, 15 Tersangka Ditangkap

Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap kasus peredaran narkotika dan obat keras jaringan provinsi sepanjang Juni 2026.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 9 Juli 2026: Sagitarius Dapat Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 9 Juli 2026: Sagitarius Dapat Proyek Emas

Hari Kamis, 9 Juli 2026, diperkirakan membawa energi positif bagi sejumlah zodiak, terutama dalam urusan finansial. Siapa saja yang akan berlimpah cuan besok?
Tambakberas Jombang Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU 2026, Gus Ma'shum: Panggilan Para Muassis

Tambakberas Jombang Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU 2026, Gus Ma'shum: Panggilan Para Muassis

Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Ma’shum Faqih menyambut penuh syukur keputusan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas,
Jadwal Timnas Voli Indonesia: Mulai Pekan Ini Ada AVC Boys' U18 Hingga SEA V Cup di Filipina

Jadwal Timnas Voli Indonesia: Mulai Pekan Ini Ada AVC Boys' U18 Hingga SEA V Cup di Filipina

Timnas Voli Indonesia baik kategori senior maupun junior akan kembali unjuk gigi di sejumlah turnamen, salah satunya SEA V Cup 2026.
Kejutan di Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Sempat Tertinggal, Argentina Menang Remontada dari Mesir

Kejutan di Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Sempat Tertinggal, Argentina Menang Remontada dari Mesir

Juara bertahan Argentina hampir pulang hingga akhirnya mencatatkan remontada dari Maroko. Skor akhir 3-2 atas kemenangan Argentina tercatat di Stadion Atlanta, Selasa (7/7/2026).
Prediksi 23 Pemain Skuad Final Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, John Herdman Maksimalkan Potensi Super League

Prediksi 23 Pemain Skuad Final Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, John Herdman Maksimalkan Potensi Super League

John Herdman masih memiliki kesempatan untuk menyaring pemain yang akan masuk dalam daftar mahal Timnas Indonesia. Termasuk dalam pemusatan latihan yang tengah berlangsung di Bali, 5-11 Juli 2026 ini. 
Selengkapnya

Viral