News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenangan Spanyol dan UMKM di Piala Dunia 2026

Oleh: Mario Devys, Founder Cianjur Creative Network dan Praktisi Ekosistem Kreatif Indonesia
Senin, 27 Juli 2026 - 21:55 WIB
Mario Devys, Founder Cianjur Creative Network dan Praktisi Ekosistem Kreatif Indonesia
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Deru mesin penggiling kopi di sebuah kedai kopi di Depok, Jawa Barat terus terdengar jelang pergantian hari. Antrean pembeli mengular sekitar lima meter di tempat yang berukuran sekitar 6x10 meter itu. Padahal, jam operasional sebenarnya telah berhenti.

Pemilik sengaja membuka kedai kopi hingga subuh. Pembeli terus berdatangan untuk nonton bareng final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Spanyol. Di ujung area outdoor kedai kopi yang mulai riuh ramai, tayangan TVRI sudah terlihat di layar yang terkembang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini kita pakai siaran TVRI di STB (Set Top Box). Alhamdulillah ramai. Minuman kopi, teh, dan cemilan laku banyak,” ujar salah satu barista.

Hidangan kopi dan teh dengan harga mulai Rp18.000 banyak tersaji di meja. Terhitung ada lebih dari 50 gelas yang tersaji. Sembari menonton aksi bintang muda, Lamine Yamal melawan dedengkot Lionel Messi selama 120 menit, mulut terus mengecap dan menyeruput kopi.

Kiper Argentina, Emiliano Martinez pun harus berjibaku lantaran dibombardir oleh Spanyol. Pada akhirnya, Messi dkk harus bertekuk lutut setelah tendangan keras Ferran Torres merobek gawang.

Di tengah ibu kota, sekitar 14.000 warga berkumpul di Lapangan Banteng. Tak hanya warga, pelaku UMKM pun juga hadir. Ada sekitar 200 pelaku UMKM yang turut merasakan dampak ekonomi dari laga final Piala Dunia 2026.

Bayangkan, mereka masing-masing mengeluarkan uang sekitar Rp 50.000 untuk makan dan minum. Perputaran uang di ajang nonton bareng di Lapangan Banteng, bisa mencapai Rp700 juta! Itu baru makan dan minum, belum termasuk biaya belanja pernak-pernik dan ongkos transportasi.

Sementara itu di Lapangan Parangwitan, Karawang, Jawa Barat, momen nonton bareng final Piala Dunia 2026 pun menyedot minat warga. Catatan Pemerintah Kabupaten Karawang, ada sekitar 1.400 warga yang duduk dan menatap layar lebar yang dibentangkan untuk menonton Lionel Messi berlaga untuk terakhir kali pada momen Piala Dunia.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Karawang sekaligus menutup kegiatan Nobar Juara yang digelar Pemerintah Kabupaten Karawang sejak 21 Juni-20 Juli 2026. Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengumumkan omset 128 UMKM selama kegiatan Nobar Juara mencapai Rp1,199 miliar atau melebihi target yang ditetapkan yaitu Rp1 miliar.

Omset pelaku UMKM pada kegiatan tersebut mencapai Rp1.199.906.403. Capain itu telah melampaui target Rp1 miliar. Adapun jumlah tenant di lokasi itu sebanyak 58 dengan total 128 UMKM.

Sepakbola kembali membuktikan posisinya yakni bukan sekadar olahraga 22 pemain yang berlaga di lapangan hijau, melainkan dirigen yang menggerakkan denyut sosial dan ekonomi hingga ke tingkat akar rumput.

Piala Dunia 2026 Selesai, UMKM Panen Raya

Momen Piala Dunia 2026 kini telah selesai. Hajatan sepak bola terbesar di dunia itu kini telah mencapai puncak dengan Spanyol menjadi juaranya. Hajatan FIFA empat tahun sekali yang tahun ini diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi magnet pemersatu masyarakat termasuk para penggila bola di berbagai wilayah Indonesia. Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia pun panen raya.

Survei Lokadata selama 7 - 13 Juli 2026 menunjukkan besarnya dampak ekonomi dari penyiaran Piala Dunia 2026. Survei yang melibatkan 1.176 responden dari 10 wilayah di Indonesia menunjukkan bahwa 91,5 persen responden mengikuti jalannya perhelatan Piala Dunia 2026 dan 62,2 persen menikmati siaran langsung pertandingan yang disiarkan oleh Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI.

Dari laporan survei tersebut, nonton bareng menjadi budaya dan salah satu motor penggerak keterlibatan warga dalam Piala Dunia 2026. Sebanyak 78,1 persen penonton mengaku pernah mengikuti nobar minimal sekali selama turnamen berlangsung.

Temuan menarik lainnya yaitu 40, 8 persen warga secara aktif dan swadaya menggelar nonton bareng di pos ronda dan lapangan kampung. Hal itu menunjukkan kegiatan nobar sudah menjadi kebiasaan warga saat momen Piala Dunia berlangsung. 

Sementara itu, 26,8 persen warga memilih nobar di kafe ataupun resto dan menghasilkan perputaran nilai ekonomi yang tinggi. Apapun itu, momen nobar tetap menguntungkan UMKM. Nobar sepak bola tak akan nikmat tanpa ditemani kopi dan camilan-camilan. 

Rata-rata pengeluaran warga per sesi nobar tercatat sebesar Rp51.000 (76,6 persen responden membelanjakan di bawah Rp50.000 per sesi) dan Rp145.000 per orang selama Piala Dunia 2026. Alokasi terbesar untuk makanan-minuman (69,3 persen), paket data (52,7 persen), dan atribut tim seperti jersey (10,2 persen). 

Secara kumulatif, sekitar 45,3 persen penonton merasakan kenaikan pengeluaran bulanan selama Piala Duia 2026 akibat aktivitas nobar. Ini juga menunjukkan perhatian masyarakat kepada momen Piala Dunia diwujudkan secara nyata lewat belanja-belanja untuk nonton bareng dan juga dirasakan manfaatnya oleh pelaku UMKM.

Hasil kajian KADIN Indonesia juga memperkirakan penyelenggaraan FIFA World Cup 2026 menghasilkan perputaran ekonomi lebih dari Rp5,03 triliun. Angka fantastis yang terdistribusi ke sektor periklanan, perhotelan, hingga industri kreatif.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Pemberdayaan Ekonomi Daerah, Kukrit Suryo Wicaksono, mengatakan Piala Dunia 2026 menjadi contoh bagaimana ajang olahraga berskala global mampu menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

“Piala Dunia 2026 tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan besar dan pemilik merek nasional, tetapi juga menghadirkan peluang ekonomi bagi hotel, restoran, kafe, pedagang makanan, pelaku industri kreatif, penyedia jasa, hingga UMKM di berbagai daerah,” ujar Kukrit.

Nilai tersebut berasal dari sekitar Rp1,76 triliun aktivitas promosi melalui iklan on-air, Rp850 miliar kegiatan komersial off-air, sekitar Rp2,4 triliun dari sektor hotel, restoran, dan kafe (HOREKA), serta kontribusi berbagai kegiatan masyarakat, termasuk Festival Rakyat 2026.

Secara tidak langsung, kegiatan nobar telah menjelma menjadi instrumen redistribusi ekonomi rakyat yang sangat efektif.

Bukti Nyata Keberpihakan TVRI Terhadap UMKM

Di balik riuhnya perputaran rupiah di tingkat akar rumput tersebut, terdapat satu variabel penting yang tak boleh terlewatkan: aksesibilitas siaran.

Panen omset yang dirasakan oleh pelaku UMKM ini tak lepas dari bukti nyata keberpihakan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI sebagai Official Broadcaster Piala Dunia 2026 di Indonesia terhadap UMKM. 

TVRI cara menggratiskan lisensi kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 untuk pelaku UMKM melalui siaran televisi terrestrial digital. TVRI sendiri menyiarkan lebih dari 100 pertandingan Piala Dunia mulai dari fase grup hingga final.

Berbagai instansi pemerintah dan swasta berlomba-lomba mengadakan nonton bareng dan turut melibatkan pelaku UMKM. Pelibatan pelaku UMKM menjadi atmosfer dan ekosistem positif untuk keberlangsungan tulang punggung perekonomian Indonesia. Pelaku UMKM pun tersenyum dengan adanya Piala Dunia 2026 yang disiarkan secara gratis. 

Berdasarkan rekapitulasi pelaksanaan pada 10–16 Juli 2026, kegiatan Nobar Kebangsaan oleh TNI Angkatan Darat menjangkau 25.912 titik nonton bareng di seluruh jajaran TNI dengan total kehadiran mencapai 1.133.184 penonton.

Sementara itu, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar nonton bareng Piala Dunia FIFA 2026 di 187.041 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan yang berlangsung sejak 11 Juni hingga 16 Juli 2026 itu tercatat menghadirkan 6.564.188 penonton.

Angka-angka titik dan jumlah warga yang nonton bareng tersebut membuktikan bahwa omset pelaku UMKM dipicu oleh siaran Piala Dunia 2026 secara gratis oleh TVRI. Budaya nonton bareng yang dikemas secara kreatif, komunal, maupun swadaya memantik daya beli warga di sektor UMKM di segala lini usaha.

Direktur Utama LPP TVRI Tubagus Fiki Satari dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam penyelenggaraan nobar Piala Dunia 2026 di berbagai daerah.

Menurut Fiki, penyiaran Piala Dunia oleh TVRI merupakan bagian dari komitmen menghadirkan tayangan olahraga kelas dunia yang dapat dijangkau masyarakat luas melalui siaran free-to-air. 

“Bagi TVRI, Piala Dunia bukan sekadar pertandingan. Ini adalah momentum untuk menghadirkan kegembiraan, memperkuat persatuan, dan memastikan siaran publik memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Fiki.

Posisi TVRI sebagai Official Broadcaster Piala Dunia 2026 di Indonesia memang menunjukkan sejarah positif yang patut diapresiasi. Kali pertama kali mengudara dengan siaran perdana Asian Games ke IV di Stadion Utama Gelanggang Olah Raga Bung Karno pada 1962 itu, kini TVRI kembali mengukir prestasi setelah sukses menjadi televisi yang menyiarkan Piala Dunia 2026 secara gratis.

Kebijakan ini meruntuhkan sekat-sekat komersialisasi hak siar yang kerap membelenggu ruang publik pada ajang-ajang sebelumnya. TVRI juga tidak hanya menjalankan fungsinya sebagai perekat bangsa, tetapi juga memberikan panggung bagi UMKM untuk "panen raya".

TVRI juga telah “memenangkan hati” masyarakat. Dalam hasil survei Lokadata, masyarakat bangga terhadap TVRI yang bisa menyiarkan Piala 2026. Hampir 80 persen menilai performa siaran Piala Dunia 2026 TVRI sangat baik. 

Temuan-temuan itu tentu juga bisa kita lihat dari senyum para pelaku UMKM di sudut-sudut jalan, halaman rumah, lapangan warga, dan ruang-ruang publik selama penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia 2026 di Indonesia.

Pada akhirnya, sepakbola, TVRI, pelaku UMKM, dan masyarakat merupakan wujud kegembiraan yang hadir dalam Piala Dunia 2026. Kemenangan tak hanya dimiliki oleh La Furia Roja yang dilatih Luis de la Fuente, tetapi juga oleh pelaku UMKM yang didukung oleh TVRI.

Stasiun televisi tertua di Indonesia ini membuktikan bahwa fungsi penyiaran publik (public service broadcasting) sejatinya adalah menghadirkan kegembiraan yang inklusif, kegembiraan yang bisa dinikmati bersama tanpa harus terbebani biaya langganan yang tinggi dan berdampak nyata secara ekonomi.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, peraih medali emas angkat besi putra kelas 75 kilogram di Asian Games 2026 dan pemecah rekor dunia.
18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

Sebanyak 18 kasus influenza tipe A ditemukan di wilayah DI Yogyakarta. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menyebut influenza yang ditemukan itu merupakan bagian dari flu musiman.
Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

AirNav Indonesia mendorong penguatan ekonomi lokal melalui program revitalisasi Pasar Ngasem, Yogyakarta.
Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Lifter Indonesia yakni Rahmat Erwin Abdullah, berhasil meraih medali emas pada cabor angkat besi kelas 75kg Asian Games 2026 pada hari ini, Sabtu 26 September.
Bersiaplah! 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Pekerjaan Oktober 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Promosi

Bersiaplah! 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Pekerjaan Oktober 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Promosi

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung dalam karier atau pekerjaan bulan Oktober 2026: Ada yang berpeluang dapat promosi. Zodiakmu termasuk?
Tak Cuma Back to Back medali Emas di Asian Games, Rahmat Erwin Abdullah Juga Berhasil Pecahkan Dua Rekor Dunia

Tak Cuma Back to Back medali Emas di Asian Games, Rahmat Erwin Abdullah Juga Berhasil Pecahkan Dua Rekor Dunia

Rahmat Erwin Abdullah kembali mengharumkan nama Indonesia setelah merebut medali emas dari cabor angkat besi di Asian Games 2026 pada hari Sabtu 26 September.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral