News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mewujudkan Swasembada Energi Prabowo: Urgensi RUU Migas 2026 Berbasis Kedaulatan ala UU No. 8/1971

Salah satu pilar terpenting dalam RUU Migas 2026 adalah kepastian mekanisme penetapan harga BBM dan gas bumi yang diatur dalam Pasal 36 dan 37. Keterlibatan ...
Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:31 WIB
Kolase foto aktivitas SPBU Pertamina - Pengamat Energi Muhsin Budiono
Sumber :
  • Pertamina - Istimewa

Oleh: Muhsin Budiono, Pengamat Energi, Kepala Bidang Media & Komunikasi FSPPB (Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu)

  Eskalasi geopolitik global sepanjang 2026 yang mendorong Indonesian Crude Price (ICP) menembus di atas USD 100 per barel menjadi momentum refleksi penting bagi tata kelola migas nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai negara dengan kebutuhan energi besar, Indonesia memerlukan arsitektur kelembagaan migas yang lebih tangguh, efisien, dan berdaulat.

Akar tantangan ini perlu dilihat secara jernih, yakni pada model kelembagaan pasca UU Migas No. 22/2001 yang memisahkan fungsi regulator dan operator.

Setelah lebih dari dua dekade berjalan, model tersebut menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh. Indikatornya terlihat dari belum optimalnya lifting migas nasional, masih tingginya ketergantungan impor, serta tantangan kelancaran distribusi energi di sejumlah wilayah.

Situasi ini menegaskan perlunya reformasi kelembagaan yang lebih integratif dan berorientasi pada kepentingan nasional jangka panjang.

Evaluasi Model Regulator Terpisah

Pemisahan fungsi regulator dan operator yang menjadi fondasi UU 22/2001 pada praktiknya memperpanjang rantai birokrasi dan proses pengambilan keputusan.

Di tengah dinamika global yang menuntut kecepatan, struktur yang terfragmentasi ini perlu disederhanakan agar lebih lincah dan bertanggung jawab.

Putusan Mahkamah Konstitusi No. 36/PUU-X/2012 yang membubarkan BP Migas adalah pengingat konstitusional bahwa pengelolaan migas harus memiliki legitimasi undang-undang yang kuat dan berorientasi pada Pasal 33 UUD 1945.

Sudah saatnya kita melakukan konsolidasi. Pembelajaran dari era UU No. 8/1971 menunjukkan keunggulan model terintegrasi, di mana Pertamina sebagai pemegang mandat negara mengelola rantai nilai dari hulu hingga hilir secara ringkas dan terkoordinasi.

Tentu, model integrasi tersebut harus dihadirkan kembali dengan standar tata kelola modern, transparansi, dan akuntabilitas kelas dunia, untuk memangkas inefisiensi dan memperkuat ketahanan pasokan nasional.

Pertamina Siapkan Layanan Energi hingga Akomodasi
Pertamina Siapkan Layanan Energi hingga Akomodasi
Sumber :
  • tvOnenews.com

Memperkuat Pertamina, Bukan Membebaninya

Di tengah tantangan tata kelola tersebut, Pertamina selama ini telah menjalankan peran strategis sebagai bantalan ketahanan energi nasional dan instrumen stabilisasi harga bagi rakyat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peran besar ini perlu diimbangi dengan penguatan fundamental korporasi.

Beban penugasan penyaluran energi bersubsidi dan penugasan pasokan kepada sektor-sektor strategis negara yang belum diimbangi dengan mekanisme kompensasi yang cepat dan otomatis berpotensi menggerus kapasitas fiskal dan belanja modal eksplorasi Pertamina untuk menemukan cadangan baru.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berminggu-minggu Dibuntuti Mobil Misterius, Ferry Irwandi Tak Gentar: Tak Perlu Membuntuti, Saya yang Datangi

Berminggu-minggu Dibuntuti Mobil Misterius, Ferry Irwandi Tak Gentar: Tak Perlu Membuntuti, Saya yang Datangi

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Ferry mengungkapkan bahwa dirinya merasa telah diikuti oleh sebuah mobil misterius berwarna silver.
Disingkirkan Timnas Indonesia dari Final FIFA ASEAN Cup 2026, Kapten Malaysia Langsung Mengundurkan Diri

Disingkirkan Timnas Indonesia dari Final FIFA ASEAN Cup 2026, Kapten Malaysia Langsung Mengundurkan Diri

Disingkirkan Timnas Indonesia dari perebutan final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia kehilangan Dion Cools jelang laga perebutan tempat ketiga melawan Vietnam.
Zlatan Ibrahimovic  Tak Ragu, Lamine Yamal Pantas Raih Ballon d'Or 2026: Dia Pemain Terbaik di Dunia

Zlatan Ibrahimovic Tak Ragu, Lamine Yamal Pantas Raih Ballon d'Or 2026: Dia Pemain Terbaik di Dunia

Zlatan Ibrahimovic menjagokan Lamine Yamal meraih Ballon d'Or 2026 dan menyebut bintang Barcelona itu sebagai pemain terbaik dunia berkat kemampuan magisnya.
Jurnalis Jadi Korban Pecah Kaca, Iwakum Desak Bukti Komitmen Polri

Jurnalis Jadi Korban Pecah Kaca, Iwakum Desak Bukti Komitmen Polri

Aksi kriminal modus pecah kaca mobil menimpa jurnalis investortrust.id, Fana Fadzikirillahi Suparman, di Sukmajaya, Depok, Sabtu (3/10/2026) malam.
Meski Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Media Malaysia Tetap Beri Pujian ke Harimau Malaya: Kalah Bermartabat

Meski Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Media Malaysia Tetap Beri Pujian ke Harimau Malaya: Kalah Bermartabat

Media Malaysia menggambarkan kegagalan Harimau Malaya melaju ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai suatu kekalahan yang bermartabar. Mengapa demikian?
MU Murka, Siapkan Langkah Hukum demi Cegah JJ Gabriel Dibajak Real Madrid dan Bayern Munich

MU Murka, Siapkan Langkah Hukum demi Cegah JJ Gabriel Dibajak Real Madrid dan Bayern Munich

MU mempertimbangkan langkah hukum setelah JJ Gabriel ingin pergi. Real Madrid dan Bayern Munich ikut memantau wonderkid berusia 15 tahun itu.

Trending

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Lolos ke final bukan sekadar prestasi, juga membawa 'angin tenang' di luar lapangan.
FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Malaysia yang sama-sama berjuang ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dijegal Timnas Indonesia di detik terakhir dalam penyisihan Grup A. 
Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gol debut itu pun memastikan kemenangan 4-2 Vietnam atas Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Jelang final kontra Thailand, Timnas Indonesia menempatkan sembilan pemain dalam daftar 10 termahal, dipimpin Kevin Diks dengan nilai sekitar Rp100 miliar.
Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Thailand sudah lebih dahulu memastikan finis sebagai juara grup dan menantang Timnas Indonesia di babak final FIFA ASEAN Cup sebelum akhirnya kalah dari Filipina
88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

Sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolri, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 pati dan pamen.
Selengkapnya

Viral