GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Catatan Piala Dunia: Antara Messi, Ronaldo dan Mbappe

Lazimnya sebuah pesta akbar, Piala Dunia 2022 di Qatar bertabur bintang. Hanya memang, belum terlihat jelas ada bintang baru, apalagi bintang di atas bintang.
Selasa, 29 November 2022 - 21:15 WIB
Lionel Messi, Cristiano Ronaldo dan Kylian Mbappe bersinar di Qatar.
Sumber :
  • fifa

Lazimnya pesta akbar, pastilah glamor, dan bertabur bintang. Begitu pula pesta akbar Piala Dunia Qatar 2022. Hanya memang, belum terlihat jelas ada bintang baru, apalagi bintang di atas bintang.

Percaya ngak percaya, yang mencuri perhatian, masih bintang gaek, Lionel Andres Messi dan Cristiano Ronaldo Dos Santos Aveiro. Dua figur fenomenal selebritas sepakbola dunia tak tergantikan di dua dekade terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para bola mania mesti bersabar, jangan dulu memberi stigma, Piala Dunia Qatar ambyar. Setidaknya ada Kylian Mbappe, anak muda kota Paris, Prancis. Dia sedang on fire, punya potensi bakal jadi bintang paling bersinar di Qatar.

Messi Belum Luntur

Messi, 35 tahun, bapak tiga anak dari kota Rosario, Argentina, memang masih memukau. Sempat ditoyor pemain Arab Saudi, 1-2, tapi Messi kembali bangkit, jadi sosok pengilham dan penentu, saat   Argentina melabrak Meksiko 2-0. Messi mencetak satu gol dan satu assist, meraih man of the match.

King Leo belum hilang mahkotanya. Dia raja, pemimpin dan perancang permainan Tim Tanggo yang ringkas, lugas, penuh tenaga. Ilmu Messi belum luntur, masih lincah, gesit, dan lihai melewati dua hingga tiga lawan. Seperti biasa, hanya satu cara menghentikannya, jatuhkan.

Bola di kaki Messi susah direbut. Umpannya terukur, tepat sasaran, dan tendangannya keras terarah. Pendek kata, peraih Ballon D'or tujuh kali itu masih memiliki marwah super star: Sosok pemain yang bila bola di kakinya, maka gawang lawan terancam.

Messi bersama Argentina lima kali tampil di Piala Dunia, sejak pertama 2006. Prestasi tertinggi runner-up Piala Dunia Brasil 2014, kalah 0-1 dari Jerman di grand final. "Piala Dunia Qatar terakhir bagi saya. Kondisi saya sangat baik. Saya berdoa Argentina juara," kata La Pulga atau "Si Kutu", salah satu jukukan Messi.

"Argentina tim favorit juara, selain Spanyol, Prancis dan Brasil. Kali ini Messi akan mendapatkan mimpi besarnya," kata Jorge Valdano, legenda sepakbola Argentina.

"Tidak adil kalau Messi tidak meraih Piala Dunia," kata Luis Enrique, pelatih tim nasional Spanyol, mewakili jutaan pendukung Messi.

Memang, kekurangan Messi adalah Piala Dunia. Itulah sebab gelar the greatest footballer of all time, pemain terbaik sepanjang masa, belum sah dia sandang. Pasalnya, Messi kalah pamor dari seniornya, Diego Armando Maradona, yang merebut Piala Dunia 1986.

"Di Piala Dunia, semua bisa terjadi. Ini kejuaraan yang sangat berat. Argentina salah satu tim favorit. Kami harus fokus, dan lalui pertandingan satu per satu. Di hati dan pikiran kami, hanya ada Argentina juara," kata Messi.

Messi dan Argentina sudah melewati dua laga, sekali kalah, sekali menang. Masih ada lima laga lagi untuk membawa pulang Piala Dunia. Perjalanan masih panjang, tak gampang. Tapi, dua gol Messi di dua laga awal bisa jadi pertanda, di Piala Dunia kali ini, Messi dapat hoki.

Pesona Ronaldo

Cristiano Ronaldo, 38 tahun, kurang tiga bulan, juga menyedot perhatian. Satu gol penaltinya ke gawang Ghana membuat bintang Portugal itu satu-satunya pemain yang mencetak gol di lima seri Piala Dunia. Ronaldo pertama bermain di Piala Dunia Jerman 2006.

Di Piala Dunia Qatar ini, Ronaldo seperti lupa umur. Dia terlihat bugar, kencang berlari dan kuat menahan gempuran para pemain muda. Lompatannya pun masih tinggi, dan acap menang duel di udara. Kita mesti salut terhadap bapak dari lima anak ini.

Ronaldo adalah kapten tim, dia selalu masuk starting eleven, pemain inti. Ronaldo diposisikan sebagai striker tunggal, target-man, untuk mencetak gol. Artinya, Ronaldo adalah pemain penting. Rumusan itu baku, sudah 20 tahun berlaku di tim nasional Portugal.

Memang, kehebatan Ronaldo menggiring bola melewati beberapa lawan sudah hilang. Begitu juga keahliannya mengeksekusi tendangan jarak jauh sudah berkurang. Tapi pelatih Portugal, Fernando Santos, percaya takhayul, bahwa sosok El Bicho, atau Si Serangga, membawa keberuntungan. Dan itu terjadi.

Kesempatan Mbappe

Dari puluhan pemain muda yang merumput di Piala Dunia Qatar 2022, mungkin kita sependapat, kalau Kylian Mbappe ada di urutan atas, calon penerus pemegang gelar pemain paling hebat sejagat.

Sejauh ini Mbappe, 23 tahun, sudah meloloskan Prancis ke babak 16 Besar, dengan menyumbang tiga gol dari dua laga awal. Satu gol saat Prancis menang 4-1 atas Australia, dan dua gol waktu Prancis mengalahkan Demark 2-1.

Tiga gol itu menempatkan Mbappe sebagai top scorer, ihwal dia disebut bakal jadi raja baru. Penyerang Paris Saint-Germain itu memang keren mainnya. Ilmu sepakbolanya komplet. Naluri cetak golnya tinggi. Bila dia menguasai bola, lawan pasti panik.

Satu lagi superior Mbappe membuat dia ditakuti, larinya cepat, sulit dikejar. Sering terjadi, dia bisa merebut bola kendati awalnya tertinggal beberapa langkah. Tiga gol yang dibuat Mbappe adalah perpaduan speed, skill, dan instinc.

"Ini kesempatan Mbappe memberi tahu dunia, bahwa dia sudah bisa menggantikan pesona Messi dan Ronaldo," kata Didier Deschamps, pelatih tim nasional Prancis, yang diiyakan oleh Neymar, "Tak ada pemain sehebat Mbappe. Sudah saatnya dia berada di atas."

Moga Deschamps dan Neymar benar. Sebab kita, para bola mania, pun ingin ada figur baru, merajai lapangan hijau. Ronaldo dan Messi sudah empat 'periode' memimpin. Sudah waktunya suksesi, diganti. Hahahhaha...

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

* Reva Deddy Utama, Wartawan - Pemerhati Sepakbola

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Pemain Timnas Indonesia Ini Minim Menit Bermain di Klub, Tapi Tetap Dipanggil John Herdman

5 Pemain Timnas Indonesia Ini Minim Menit Bermain di Klub, Tapi Tetap Dipanggil John Herdman

Lima pemain Timnas Indonesia tetap dipanggil ke FIFA Series 2026 meski minim menit bermain di klub. Keputusan John Herdman pun jadi sorotan publik.
Bersih-Bersih Lumpur Usai Banjir Menerjang, Warga Kebon Pala Jakarta Timur: Sekarang Sudah Surut

Bersih-Bersih Lumpur Usai Banjir Menerjang, Warga Kebon Pala Jakarta Timur: Sekarang Sudah Surut

Warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur mulai bersih-bersih lumpur dan sisa material usai banjir menerjang. 
Menjajal Bus TransJakarta Koridor 5 Menuju Ancol di H+1 Lebaran, Warga Membludak hingga Berebut Kursi

Menjajal Bus TransJakarta Koridor 5 Menuju Ancol di H+1 Lebaran, Warga Membludak hingga Berebut Kursi

Tim tvOnenews.com menunggu TransJakarta koridor 5 di Halte Matraman.
Media Vietnam Tercengang Usai John Herdman Umumkan Skuad 'Mahal' Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Vietnam Tercengang Usai John Herdman Umumkan Skuad 'Mahal' Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Skuad mahal Timnas Indonesia pilihan John Herdman jelang FIFA Series 2026 yang mencapai ratusan miliar rupiah sampai membuat media Vietnam ikut tercengang.
Penyebab Banjir Rendam 10 RW di Ciracas Jakarta Timur Akhirnya Diketahui, Ternyata Karena Air Kiriman dari Depok

Penyebab Banjir Rendam 10 RW di Ciracas Jakarta Timur Akhirnya Diketahui, Ternyata Karena Air Kiriman dari Depok

Penyebab banjir merendam 10 RW di Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, akhirnya diketahui.
6 Bintang Real Madrid akan Dibuang usai Musim mengecewakan, Era Baru Los Blancos Dimulai?

6 Bintang Real Madrid akan Dibuang usai Musim mengecewakan, Era Baru Los Blancos Dimulai?

Real Madrid bersiap rombak besar usai musim mengecewakan. Enam pemain terancam hengkang, termasuk Camavinga yang diminati klub elite Eropa.

Trending

Netizen Berbondong-bondong Komentari Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026

Netizen Berbondong-bondong Komentari Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026

Keputusan John Herdman memilih skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menuai pro dan kontra. Netizen soroti soal Mauro Zijlstra hingga Ezra Walian.
Jay Idzes Resmi Dihukum Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Mantan Wasit Liga Italia Sampai Buka Suara

Jay Idzes Resmi Dihukum Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Mantan Wasit Liga Italia Sampai Buka Suara

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, resmi dihukum sebelum tampil di FIFA Series 2026. Hal ini menyebabkan mantan wasit Liga Italia buka suara.
3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?
Bung Harpa Mulai Curiga kok John Herdman Pilih Cahya Supriadi, Bukan Teja Paku Alam dan Ernando Ari di Timnas Indonesia

Bung Harpa Mulai Curiga kok John Herdman Pilih Cahya Supriadi, Bukan Teja Paku Alam dan Ernando Ari di Timnas Indonesia

Bung Harpa mencoba memprediksi cara berpikir John Herdman yang lebih memilih Cahya Supriadi dan bukan Teja Paku Alam ataupun Ernando Ari di Timnas Indonesia.
Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo, Bung Harpa Kaget Bukan Main, Terima Kasih Borussia Mönchengladbach

Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo, Bung Harpa Kaget Bukan Main, Terima Kasih Borussia Mönchengladbach

Tiga berita bola terpopuler: Jay Idzes terancam absen karena wabah, keputusan John Herdman bikin kaget, dan Kevin Diks resmi diizinkan bela Timnas Indonesia.
Media Italia Tak Habis Pikir, Meski Jay Idzes Bikin Penalti, Kapten Timnas Indonesia Tetap Dapat Pujian Tinggi

Media Italia Tak Habis Pikir, Meski Jay Idzes Bikin Penalti, Kapten Timnas Indonesia Tetap Dapat Pujian Tinggi

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi sorotan usai terlibat dalam momen kontroversial saat Sassuolo menahan imbang Juventus dalam lanjutan Serie A 2025/2026.
Doa Ragnar Oratmangoen Menyambut Idul Fitri, Satu-satunya Pemain Mualaf di Timnas Indonesia

Doa Ragnar Oratmangoen Menyambut Idul Fitri, Satu-satunya Pemain Mualaf di Timnas Indonesia

Ragnar oratmangoen merupakan pemain mualaf di timnas indonesia. Dia berdoa dalam menyambut Idul Fitri, berikut ucapannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT