News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Omongan Jose Mourinho Soal Timnas Indonesia Terbukti, Shin Tae Yong Juga Akui Skuad Garuda Itu...

Apa yang diungkapkan oleh Jose Mourinho soal Timnas Indonesia ternyata terbukti dan diterapkan oleh Shin Tae Yong untuk memperbaiki kualitas permainan Timnas.
Sabtu, 26 Agustus 2023 - 08:17 WIB
Jose Mourinho dan Shin Tae Yong satu pemikiran soal Timnas Indonesia
Sumber :
  • kolase

tvOnenews.com - Siapa sangka apa yang disampaikan Jose Mourinho bertahun-tahun lalu menjadi kenyataan dan juga diakui oleh Shin Tae Yong soal pemain Timnas Indonesia.

Kritikan Jose Mourinho itu disampaikan kala sang pelatih membawa Chelsea menjalani tur Asia dan menghadapi Indonesia All Star.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari satu pertandingan melawan pemain terbaik di Timnas serta kompetisi Indonesia saat itu, Jose Mourinho langsung bisa mengetahui apa yang menjadi kelemahan skuad Garuda.

Bukan tanpa sebab, Jose Mourinho menyampaikan kritikannya itu usai Chelsea mengalahkan Indonesia All Star dengan skor telak pada 2013 lalu.

Timnas Indonesia memang masih perlu banyak belajar untuk bisa mencapai potensi terbaiknya.

Kemajuan pesat Timnas Indonesia sudah mulai terlihat kala Shin Tae Yong mulai ditunjuk untuk melatih Skuad Garuda sejak 2019.

Uniknya, saat Shin Tae Yong mulai memegang kendali Timnas Indonesia, ternyata apa yang dikatakan Jose Mourinho akhirnya terbukti dan ia rasakan ada di dalam Skuad Garuda.

Di bawah asuhan Shin Tae Yong, Timnas Indonesia sudah bisa menunjukkan peningkatan kualitas, bahkan yang terbaru Skuad Garuda berhasil mengalahkan Thailand dalam kompetisi Piala AFF U-23 2023 sehingga berhak maju ke partai final.

Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam dalam laga final AFF U-23.

Melihat kembali apa yang disampaikan oleh Jose Mourinho soal Timnas Indonesia, ini menjadi bukti bahwa Shin Tae Yong berhasil memecahkan persoalan yang menyelimuti Skuad Garuda.

Lantas apa yang dikatakan Jose Mourinho soal Timnas Indonesia?

"Saya pikir tim Anda harus bermain dengan semangat tinggi, itu adalah cara terbaik untuk membuat tim Anda lebih baik," kata Jose Mourinho usai pertandingan Indonesia All Star vs Chelsea.

Perkataan Jose Mourinho ini sejalan dengan apa yang ia lihat bahwa tak ada pemain spesial dalam tubuh Timnas Indonesia sehingga yang perlu ditingkatkan adalah semangat bermain.

"Jika pemain Indonesia tidak memiliki kemampuan yang spesial, maka bermain lah dengan penuh semangat dan kebanggaan," ujar Jose Mourinho.

Ternyata apa yang disampaikan Jose Mourinho juga dirasakan oleh Shin Tae Yong.

Pelatih asal Korea Selatan itu mengungkapkan kesulitan yang ia hadapi dalam melatih Timnas Indonesia kala diundang dalam podcast dengan media Vietnam.

"Fakta bahwa pemain Timnas Indonesia tidak memiliki keinginan dan tekad untuk bertarung sampai rela berkorban seperti pemain Vietnam," ungkap Shin Tae Yong.

"Jadi saya menyingkirkan hampir seluruh tim dan menggantinya dengan pemain baru yang lebih muda," sambungnya.

Mochamad Iriawan yang kala itu masih menjadi Ketua Umum PSSI juga menyatakan bahwa Shin Tae Yong menemukan fakta bahwa tidak ada semangat para pemain Timnas Indonesia.

"Pemain Indonesia itu sebetulnya masih ada tenaganya tapi dia malas, itu kata Shin Tae Yong ya," Mochamad Iriawan Ketua Umum PSSI kala itu.

Dengan melangkahnya Indonesia ke final AFF U-23, ini bisa menjadi bukti dari upaya Shin Tae Yong dalam membenahi persoalan Timnas seperti yang pernah disampaikan Jose Mourinho.

(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap Kondisi Terakhir Kamaruddin Simanjuntak Sebelum Meninggal Dunia, Eks Pengacara Brigadir J Sempat Membaik

Terungkap Kondisi Terakhir Kamaruddin Simanjuntak Sebelum Meninggal Dunia, Eks Pengacara Brigadir J Sempat Membaik

Kamaruddin Simanjuntak, mantan pengacara Brigadir J, meninggal dunia pada 19 Oktober 2026. Kondisi terakhirnya ssebelum tutup usia terungkap.
Pelaku Pembunuhan Bharatu Valdo Terancam Dipecat Usai Dikenakan Pasal Pembunuhan Berencana

Pelaku Pembunuhan Bharatu Valdo Terancam Dipecat Usai Dikenakan Pasal Pembunuhan Berencana

Pengacara keluarga Bharatu Valdo, Petrus Bala Pattyona mengatakan, yang bersangkutan dikenakan pasal tentang pembunuhan berencana.
Soal Perbedaan Hasil Survei, Pengamat: Perlu Penjelasan Metodologis

Soal Perbedaan Hasil Survei, Pengamat: Perlu Penjelasan Metodologis

Sejumlah lembaga survei mencatat tingkat kepuasan terhadap Prabowo di atas 60 persen, sementara hasil Saeful Muzani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan angka yang lebih rendah. 
Gattuso Ungkap Rahasia Lazio Bisa Hancurkan Juventus 3-0 di Liga Italia: Keberanian dan Mentalitas Jadi Kunci

Gattuso Ungkap Rahasia Lazio Bisa Hancurkan Juventus 3-0 di Liga Italia: Keberanian dan Mentalitas Jadi Kunci

Lazio curi perhatian usai kalahkan Juventus 3-0 pada pekan ketujuh Liga Italia 2026/2027. Pelatih Gennaro Gattuso menyebut keberanian dan mentalitas jadi kunci.
Lebih Awet Baterai iPhone 18 Pro Max atau iPhone 17 Pro Max? Ini Perbandingannya

Lebih Awet Baterai iPhone 18 Pro Max atau iPhone 17 Pro Max? Ini Perbandingannya

Perbandingan baterai iPhone 18 Pro Max dan iPhone 17 Pro Max, mulai dari daya tahan, durasi pemutaran video, hingga kecepatan pengisian daya. Mana yang lebih unggul?
Mengenal Hajime Moriyasu, Pelatih Jepang yang Kabarnya Ogah Tangani Timnas Malaysia, Malah Incar Karier di Eropa

Mengenal Hajime Moriyasu, Pelatih Jepang yang Kabarnya Ogah Tangani Timnas Malaysia, Malah Incar Karier di Eropa

Nama Hajime Moriyasu menjadi sorotan setelah dikabarkan masuk dalam radar calon pelatih Timnas Malaysia. Berikut profil pelatih Timnas Jepang itu.

Trending

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Remaja 15 tahun korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan maut mobil pajero di Mampang Prapatan, Minggu (18/10/2026) diantar ratusan pelayat ke pemakaman.
Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update ranking BWF usai Denmark Open 2026. Sejumlah posisi pebulu tangkis Indonesia melesat, namun ada beberapa andalan tanah air yang turun peringkat seperti Jonatan Christie.
Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

GS Caltex berhasil merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah mengalahkan Korea Expressway Hi-Pass dalam pertarungan lima set. Rival Megawati Hangestri raih MVP.
Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang meninggal dunia usai tertimpa salib saat pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador.
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia Hari ini, Diduga Sakit

Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia Hari ini, Diduga Sakit

Kamaruddin Simanjuntak, pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J meninggal dunia hari ini, Senin (19/10/2026) pukul 03.00 WIB.
Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Kematian Zulkarnain Abdil Aziz (10), bocah difabel di Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap putranya pernah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT