Heboh, 5 Pemain Top Kelas Eropa Bilang Kalau 'Kapok' Main di Liga Indonesia, Katanya di Indonesia...
- YouTube
tvOnenews.com - Salah satu daya tarik liga sepak bola Indonesia, adalah hadirnya pemain top kelas Eropa di Liga Indonesia.
Namun ternyata, hadirnya mereka juga menyisakan banyak persoalan meski Liga Indonesia terus berbenah hingga saat ini.
Indonesia termasuk salah satu negara dunia dengan fanatisme tinggi terkait sepak bola.
Terlebih di musim 2023 ini, PT Liga Indonesia Baru atau LIB terus menambah kuota pemain asing yang bisa direkrut setiap klub peserta Liga 1.
Meski demikian, ada beberapa pemain masa silam yang mengaku kapok bermain di Indonesia.
Beberapa dari mereka mengaku bahwa alasannya dari masalah ini juga beragam, mulai dari performa mereka yang turun hingga konflik dengan manajemen klub Liga Indonesia.
Berikut daftar 5 pemain Top kelas Eropa yang dikabarkan mengaku kapok bermain di Liga Indonesia:
Peter Odemwingie. Doc: Cerita Bola
Peter Odemwingie adalah pemain asal Nigeria yang pernah membela dua klub Liga Primer Inggris, West Bromwich Albion dan Stoke City.
Peter Odemwingie menghiasi kompetisi sepakbola Indonesia di musim 2017 silam bersama Madura United.
Sepanjang kontraknya, Peter Odemwingie telah menorehkan 15 gol di kompetisi Liga Indonesia di musim 2017.
Namun anehnya, pasca berakhirnya kompetisi, Peter Odemwingie justru memilih untuk hengkang dari Madura United.
Dikabarkan bahwa Peter Odemwingie memilih untuk cabut dari Madura United lantaran dirinya tidak suka dengan dunia sepak bola Indonesia yang keras.
Kevin van Kippersluis. Doc: Cerita Bola
Pemain yang didatangkan Persib Bandung langsung dari SC Cambuur pada paruh kedua Kompetisi Liga 1 musim 2018 adalah Kevin van Kippersluis.
Namun kala itu justru Kevin van Kippersluis gagal menunjukan performa terbaiknya di lapangan hijau bersama Maung Bandung.
Kevin van Kippersluis yang diplot sebagai ujung tombak utama, hanya bisa mencetak dua gol dalam 15 penampilan bersama Persib Bandung.
Alhasil, di akhir musim Persib Bandung menyatakan untuk tidak memperpanjang kontrak Kevin van Kippersluis.
"Saya pergi ke Indonesia terlalu cepat, jika saya sudah di penghujung karir mungkin ceritanya akan berbeda. Saya merindukan sepak bola Belanda, kehidupan saya bagus di Indonesia, tapi tidak dalam urusan sepakbola. Di Belanda permainan lebih kearah taktikal, di Indonesia itu tidak terjadi," ungkap Kevin van Kippersluis.
Load more