Akui Nakal Sampai Dicoret dari Timnas Indonesia, Eks Pemain Persib Bandung Ini Ungkap Hal Mengejutkan ..
- Instagram @zulhamzamrun_07
tvOnenews.com - Mantan punggawa Persib Bandung, Zulham Zamrun ungkap kisah ketika dicoret pada tahap akhir dari skuad Timnas Indonesia U-23 menjelang ajang SEA Games 2011.
Nama Zulham Zamrun eks striker Persib Bandung itu sudah jarang terdengar, tetapi ia merupakan pesepakbola tanah air yang berpengalaman mencicipi divisi teratas Liga Indonesia.
Terbukti beberapa klub top yang pernah memakai jasanya di antaranya adalah PSM Makassar, Persipura Jayapura hingga Persib Bandung.
Zulham pun pernah membawa Persib Bandung juara Piala Presiden pada tahun 2015, dan turut membawa PSM Makassar meraih juara Piala Indonesia 2019.![]()
Pemain Timnas Indonesia, Zulham Zamrun dan Irfan Bachdim. (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)
Pemain kelahiran Ternate itu mulai terdengar namanya di pecinta sepak bola tanah air ketika pertama kali membela Persela Lamongan pada tahun 2010 hingga 2011.
Kemudian hijrah Mitra Kukar, masa ketika memperkuat Mitra Kukar namanya menggema berkat permainan ciamiknya sebagai striker.
Zulham sudah dipanggil ke timnas senior ketika masih berusia 21 tahun, hingga mendapat kesempatan kembali untuk membela timnas Indonesia U-23 di ajang SEA Games 2011.
Dibawah asuhan Rahmad Darmawan nama Zulham Zamrun dicoret pada tahap akhir dari skuad Garuda karena pelanggaran indisipliner.
"Jujur gak bisa dibohongi karena memang waktu itu kan masih nakal-nakal, masih bandel, jadi ya kurang disiplin," ujar Zulham Zamrun yang dilansir Youtube Vivagoal Indonesia.
Deretan pemain terbaik timnas Indonesia yang masuk skuad saat itu di antaranya Andik Vermansyah, Â Ramdani Lestaluhu, Patrich Wanggai, Ferdinan Sinaga, hingga Titus Bonai.
Sisi pertahanan terdapat Gunawan Dwi Cahyo, Septia Hadi, Diego Michiels hingga Hasyim Kipuw.
Kipernya adalah Kurnia Meiga dan Andritany Ardhiyasa.
"Waktu itu kalau saya tidak buat kesalahan seperti indisipliner, mungkin starting line up Andik Vermansyah di kanan, saya di kiri," ujarnya.
Zulham pun mengakui kesalahannya di masa itu, dan menerima keputusan dari pelatih Rahmad Darmawan.
"Menerima karena kesalahan yang saya buat," tuturnya.
"Ketika saya buat kesalahan di timnas U-23, namanya kan manusia harus buat salah dulu, baru kita tahu apa yang baiknya," sambungnya.
"Setelah gagal di U-23, Alhamdulillah saya lebih baik di timnas senior berikutnya," ujarnya.![]()
Rahmad Darmawan, Mantan pelatih timnas Indonesia U-23 yang kini menjadi pelatih PS Barito Putera. (ANTARA/ I.C. Senjaya)
Zulham juga mengungkapkan apa pelanggaran  indisipliner yang dilakukannya sehingga dicoret dari skuad, agar menjadi bahan pembelajaran juga pemain-pemain muda.
"Lebih baik saya kasih tahu untuk jangan ditiru karena tidak baik," ungkapnya.
"Banyak yang dilakukan kayak beberapa pemain timnas sebelumnya, indisipliner itu seperti biasanya terjadi, terlambat latihan, sering keluar malam (lewat jam malam)," tuturnya.
"Jadi kalau bisa sih jangan dilakukan untuk pemain-pemain yang ingin berkarir, lebih baik sih jangan," sambung jelasnya.
Sementara untuk level timnas Indonesia senior, dia mendapat kepercayaan masa kepelatihan Alfred Riedl, hingga membawa Garuda ke Final Piala AFF 2016.
Namun saat itu Timnas Indonesia senior harus takluk oleh Thailand di final usai kalah 2-3 secara agregat.
Zulham sejauh ini telah mencatatkan 25 caps bersama Timnas Indonesia. (ind)
Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
Load more