GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Momen Iwan Setiawan Bilang Persib Bandung Enggak Ada Apa-apanya? Katanya Mereka itu Cuma...

Iwan Setiawan dikenal sebagai sosok pelatih di Indonesia yang cukup kontroversial dan kerap melayangkan komentar atau pernyataan pedas kepada lawan-lawannya.
Rabu, 15 November 2023 - 12:17 WIB
Kolase Iwan Setiawan
Sumber :
  • Tangkapan Layar

tvOnenews.com - Iwan Setiawan dikenal sebagai salah satu sosok pelatih Indonesia yang cukup kontroversial dan kerap melayangkan komentar atau pernyataan pedas kepada lawan-lawannya.

Iwan Setiawan diketahui kerap memberikan statement dan juga kritik-kritik pedas saat menjadi pelatih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan beberapa kali aksi psywar yang dilakukan oleh Iwan Setiawan sebelum laga berhasil memantik emosi dari para pendukung tim lawan.

Selain itu, karena sering memberikan kritik dan juga komentar miring selama melatih klub-klub di Indonesia, Iwan Setiawan kerap dijuluki sebagai 'Si Mulut Besar'.

Kolase Iwan Setiawan Sumber : Tangkapan Layar

Aksi psywar mungkin merupakan hal biasa di dunia sepakbola, namun untuk di dunia sepak bola Indonesia psywar merupakan sesuatu yang tidak lazim.

Akibatnya, kini Iwan Setiawan mendapatkan cap sebagai sosok pelatih 'Si Mulut Besar' akibat berbagai komentarnya. 

Salah satu psywar yang sempat ramai menjadi perbincangan dari publik adalah saat dirinya mengkritik Persib Bandung jelang laga semifinal Piala Presiden 2015 silam.

Kala itu tim yang diasuh oleh Iwan Setiawan, Borneo FC bertemu Persib Bandung di babak semifinal.

Kepada wartawan, Iwan Setiawan pun menyampaikan pernyataan yang cukup kontroversial dan memancing emosi dari para Bobotoh.

Pada kesempatan tersebut, Iwan Setiawan menyebutkan kalau Persib Bandung tidak ada apa-apanya.

Iwan Setiawan mengatakan kalau Persib Bandung hanyalah sekumpulan anak muda yang dianggap bisa bermain sepak bola.

"Persib itu ga ada apa apanya, tim yang hanya mengambil sekumpulan anak-anak muda yang dianggap bisa main bola," kata Iwan Setiawan.

Iwan juga mengkritik manajemen Persib Bandung yang senang mengumpulkan pemain-pemain bintang saja.

"Manajemen punya uang ambil Firman Utina, ambil Zulham Zamrun, ambil Tantan, ambil Haryono, tapi mereka adalah sekumpulan anak-anak yang bisa main bola akhirnya berkumpul di dalam satu tim itulah Persib Bandung," sambungnya.

Selain itu Iwan juga melayangkan sindiran kepada Pelatih persib Bandung, Djajang Nurjaman yang dianggap tak matang urusan strategi juga gelar juara Liga yang diraih Persib Bandung 2014 dianggap penuh kontroversi.

"Dari kacamata saya sebagai seorang pelatih, malah gelar juara ISL 2014 milik Persib itu agak aneh, saat semifinal melawan Arema 3 pemain Arema Gustavo Lopez, Ahmad Bustomi dan Alberto Goncalves diganti saat permainan sedang sengit padahal tidak ada cedera," kata Iwan Setiawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alhasil aksi Iwan Setiawan pada saat itupun mendapatkan hujatan dari warganet dan juga Bobotoh pada laga tersebut.

Meski begitu tak sedikit juga warganet yang senang dengan apa yang dilakukan oleh Iwan Setiawan dan menganggap kalau aksi psywar seperti itu harus ada di sepak bola Indonesia untuk menambah keseruan di luar lapangan. (akg)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Empat Korban Tewas dalam Kebakaran di Jakarta Utara Ditemukan di Kamar, Diduga Tidur saat Peristiwa Terjadi

Empat Korban Tewas dalam Kebakaran di Jakarta Utara Ditemukan di Kamar, Diduga Tidur saat Peristiwa Terjadi

Kepala Seksi Gulkarmat Jakarta Utara Gatot Sulaeman mengungkap fakta baru dibalik insiden kebakaran yang melanda sebuah rumah tinggal di Jalam Agung Perkasa 4, Jakarta Utara.
2 'Kado Istimewa' DPR untuk Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak usai Viral karena Ikut Cerdas Cermat MPR

2 'Kado Istimewa' DPR untuk Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak usai Viral karena Ikut Cerdas Cermat MPR

Tengah viral video Ocha dalam cerdas cermat empat pilar MPR di media sosial. Isu ini pun mendapatkan perhatian dari DPR.
Pemerintah Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, 19.312 Huntara Rampung dan Rp860 Miliar Digelontorkan

Pemerintah Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, 19.312 Huntara Rampung dan Rp860 Miliar Digelontorkan

Pemerintah terus menggeber percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera.
Kejagung Serahkan Hasil Sitaan Satgas PKH ke Negara, Tumpukan Uang Rp10,27 Triliun Menggunung Bak Piramida

Kejagung Serahkan Hasil Sitaan Satgas PKH ke Negara, Tumpukan Uang Rp10,27 Triliun Menggunung Bak Piramida

Tak hanya menyerahkan uang sitaan, Satgas PKH juga menyerahkan lahan sitaan seluas 2,3 juta hektare hasil penertiban kawasan hutan.
Kekhawatiran Besar Dedi Mulyadi soal Masa Depan Petani Indonesia: Nanti Tak Ada Lagi yang Mau Turun ke Sawah

Kekhawatiran Besar Dedi Mulyadi soal Masa Depan Petani Indonesia: Nanti Tak Ada Lagi yang Mau Turun ke Sawah

Dedi Mulyadi ungkap kekhawatiran besar soal masa depan petani Indonesia. Ia takut 20 tahun lagi tak ada generasi muda mau turun sawah. Simak pernyataannya!
Siap Jalani Sidang Tuntutan Meski Harus Jalani Operasi Setelahnya, Nadiem Makarim: Saya Hadapi

Siap Jalani Sidang Tuntutan Meski Harus Jalani Operasi Setelahnya, Nadiem Makarim: Saya Hadapi

Nadiem Makarim dijadwalkan menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT