GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada yang Pernah Bobol Gawang AC Milan, Inilah 5 Pesepakbola Indonesia yang Punya Karier Tersukses di Luar Negeri: Asnawi Mangkualam Termasuk?

Sejumlah pesepakbola asal Indonesia ini ternyata memiliki karier yang cukup sukses saat bermain di luar negeri. Bahkan ada yang sukses cetak gol lawan AC Milan.
Rabu, 3 Januari 2024 - 08:51 WIB
Pemain Indonesia yang sukses di luar negeri
Sumber :
  • kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Sejumlah pemain Indonesia pernah memutuskan untuk berkarier di luar negeri dan beberapa di antaranya tergolong sukses termasuk Asnawi Mangkualam.

Indonesia merupakan salah satu negara yang tak pernah kehabisan dalam menghasilkan talenta berbakat di bidang sepak bola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, masih sedikit jumlah pemain asal Indonesia yang memilih untuk berkarier di sejumlah klub Asia dan Eropa.

Hal ini karena sebagian pemain Indonesia yang sempat berkarier di luar negeri merasa kesulitan dalam beradaptasi sehingga mereka memutuskan kembali ke tanah air.

Mereka juga kalah bersaing dengan pemain dari negara lain yang dianggap lebih unggul dalam hal fisik, kemampuan, hingga kecerdasan bertanding. 

Meski demikian, dari sejumlah faktor tersebut, ternyata ada sejumlah pemain yang justru meraih kesuksesan ketika bermain di luar negeri.

Bahkan di antara mereka ada yang jadi pilihan utama pelatih hingga sumbangkan banyak gol dan membawa timnya meraih gelar juara.

Lantas, siapa sajakah pemain asal Indonesia yang sukses berkarier di luar negeri? Berikut ulasannya.

1. Kurniawan Dwi Yulianto

Kurniawan Dwi Yulianto pernah sukses bermain di Eropa (Source: Antara)

Mantan pemain yang kerap disapa 'Si Kurus' ini menjadi salah satu bomber terbaik yang pernah dimiliki oleh Timnas Indonesia.

Kariernya semakin melejit usai memutuskan untuk berkarier di Eropa bersama Sampdoria di Liga Italia dan FC Luzern di yang berkompetisi di Swiss.

Di musim perdananya saat datang ke Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto sempat kesulitan beradaptasi sehingga dia tak terlalu lama berkarier di Sampdoria.

Namun saat pindah ke FC Luzern, Kurniawan Dwi Yulianto langsung menjelam jadi striker haus yang ditakuti lawan dengan catatan tujuh gol dari 26 kali penampilan.

2. Rochy Putiray

Bukan hanya Kurniawan Dwi Yulianto, nama Rochy Putiray juga pernah menjadi aset terbaik Timnas Indonesia ketika dirinya masih aktif bermain di periode 90-an.

Karier Rochy Putiray di luar negeri tergolong sukses karena dia telah memperkuat empat tim besar yang berkompetisi di Liga Hongkong.

Bahkan saat dirinya membela juara Liga Hongkong yakni Kitchee SC, Rochy Putiray berhasil mencetak gol ke gawang AC Milan saat timnya melakukan uji coba lawan juara serie A itu.

Sebelum kembali ke Indonesia, Rochy Putiray menutup kariernya di luar negeri dengan sumbangan 16 gol dari 26 pertandingan bersama Kitchee SC.

3. Bambang Pamungkas

Timnas Indonesia seperti tidak kehabisan talenta berbakat untuk posisi penyerang. Setelah Kurniawan dan Rochy, Bambang Pamungkas langsung di plot sebagai juru gedor skuad Garuda.

Performanya yang gemilang saat di level junior membuat tim Liga Belanda yaitu EHC Hoensbroek berminat untuk merekrutnya pada awal tahun 2000-an.

Bepe yang ketika itu masih berusia muda merasa kesulitan untuk beradaptasi dengan iklim di Belanda hingga akhirnya dia kembali ke Indonesia.

Nama tak lama setelah itu, Bambang Pamungkas kembali meniti karier di luar negeri dengan memperkuat Selangor FA selama dua musim.

Di Malaysia, legenda Persija Jakarta ini langsung meraih kesuksesan usai membawa Selangor FA meraih tiga gelar domestik pada 2005 sekaligus mencetak 42 gol dari 63 laga.

4. Asnawi Mangkualam

Kapten Timnas Indonesia itu saat ini telah memasuki musim ketiganya di Liga Korea bersama dua tim berbeda yakni Ansan Greeners dan Jeonnam Dragons.

Di dua klub tersebut, Asnawi Mangkualam selalu menjadi pilihan utama di sektor sayap kanan, namun baru-baru ia memutuskan untuk tak memperpanjang kontrak dengan Jeonnam Dragons.

5. Saddil Ramdani

Saddil Ramdani saat ini bermain di Liga Malaysia, Sabah FC (Source: PSSI)

Setelah Bambang Pamungkas, pemain asal Indonesia lainnya yang meraih kesuksesan di Liga Malaysia adalah Saddil Ramdani saat bergabung dengan Sabah FC pada 2021.

Saddil Ramdani bahkan selalu menjadi andalan Sabah FC dan telah catatkan 66 penampilan dengan 15 gol serta 26 assist hingga membawa timnya lolos ke Piala AFC.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebenarnya masih ada pemain Indonesia lainnya yang sampai saat ini berkarier di luar negeri seperti Marselino Ferdinan (Liga Belgia) dan Pratama Arhan (Liga Jepang).

Namun dua pemain andalan Timnas Indonesia itu masih terkendala dengan cedera hingga minimnya kesempatan menit bermain dari pelatih timnya. (han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Dalam unggahan video terbaru di akun Instagramnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi keluhan seorang warga terkait program KWH gratis bagi jompo atau lansia
Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Media Korea Selatan soroti reaksi pelatih Red Sparks Ko Hee-jin setelah mantan anak asuhnya Megawati Hangestri berlabuh ke tim rival Suwon Hyundai Hillstate.
Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Polemik omba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Kalbar, pernyataan tegas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait cara pandang “klenik” terhadap situs sejarah Sunda, hingga kisah

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT