GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Pemain Everton dan Ajax Amsterdam ini Akui Ingin Latih Timnas Indonesia? Bilang yang Dibutuhkan Indonesia Adalah...

Mantan pemain Timnas Belanda berdarah Indonesia, John Heitinga memberikan sebuah pernyataan mengejutkan ketika diwawancarai oleh Pandit asal Inggris, John Dykes
Rabu, 10 Januari 2024 - 15:44 WIB
Kolase Foto John Heitinga
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Mantan pemain Timnas Belanda yang memiliki darah keturunan Indonesia yakni John Heitinga memberikan sebuah pernyataan mengejutkan ketika diwawancarai oleh Pandit asal Inggris, John Dykes.

Hadir sebagai bintang tamu dalam acara 'The John Dykes Show', John Heitinga menyampaikan apa yang dibutuhkan sepak bola Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kita tahu kalau John Heitinga merupakan mantan pemain Timnas Belanda yang memiliki darah keturunan Indonesia.

John Heitinga diketahui memiliki darah keturunan Indonesia dari sang kakek yang berasal dari Belitung dan ayahnya yang lahir di Jakarta.

Pemain yang pernah membela sejumlah klub top Eropa seperti Ajax Amsterdam, Atletico Madrid hingga Everton.

Heitinga juga menjadi bagian dari skuad Timnas Belanda di ajang Piala Dunia tahun 2006 dan 2010 silam.

Saat ini John Heitinga menjadi asisten pelatih dari David Moyes di klub asal London, West Ham sejak awal musim 2023/2024.

Sebelumnya John Heitinga merupakan pelatih interim di klub raksasa Belanda Ajax Amsterdam pada musim 2022/2023.

Dirinya mendapatkan promosi setelah pelatih Alfred Schreuder yang didatangkan untuk mengganti ten Hag dipecat.

Tujuh pertandingan tanpa kemenangan membuat Alfred Schreuder harus kehilangan kursi kepelatihan Ajax dan membuat Heitinga yang saat itu melatih Ajax B naik level.

Bersama Heitinga, Ajax perlahan mulai bangkit dan konsisten duduk di papan atas klasemen Eredivisie, meski gagal meraih gelar juara.

Sayang Ajax tidak melanjutkan kerjasama dengan Heitinga pada musim ini dan memilih untuk menjadi asisten dari David Moyes di West Ham United.

Sebagai seorang pelatih, kepada John Dykes, Heitinga mengungkapkan apa yang dibutuhkan oleh Timnas Indonesia.

"Aku pernah bermain melawan Indonesia bersama Timnas Belanda jadi itu sangat spesial bagiku, keluargaku, dan terutama kakekku. Jadi latar belakangku dari Indonesia dan bagiku itu cukup istimewa," kata Heitinga.

John Heitinga juga mengaku kagum dengan dukungan yang diberikan oleh para pendukung Timnas Indonesia.

"Saat kami bermain di Indonesia, saya ingat semua fans dan mereka luar biasa. Satu-satunya hal adalah mereka memerlukan struktur," ungkap John Heitinga.

"Jika Anda melihat para pemainnya, mereka memiliki beberapa keterampilan tetapi satu-satunya hal adalah mereka perlu waktu untuk berkembang dan mereka membutuhkan fasilitas, mereka butuh dukungan (berbagai pihak)," sambungnya.

Bukan hanya itu Heitinga juga menekankan kalau pendidikan dan juga cara bermain bola secara taktis juga merupakan hal yang dibutuhkan oleh para pemain sepak bola Indonesia.

"Aku yakin akan ada pemain luar biasa, satu-satunya hal yang mereka butuhkan adalah kamu tahu seperti pendidikan, cara bermain sepak bola, dan cara membuat mereka lebih baik," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ditanya oleh John Dykes apakah Heitinga berminat untuk melatih Timnas Indonesia di masa depan? Dirinya mengaku kalau hal tersebut mungkin saja terjadi.

"Mungkin di masa depan, kamu tidak pernah tahu kamu, tidak pernah tahu" tutup Heitinga. (akg)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa: Maaf, Bukan Satu Partai!

Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa: Maaf, Bukan Satu Partai!

Presiden Prabowo mengaku banyak mempelajari pemikiran dan ajaran Bung Karno. Sehingga, Prabowo pun menegaskan bahwa Presiden RI ke-1 itu bukanlah milik satu partai saja.
Media Malaysia Heboh Sendiri, Kaitkan Mees Hilgers ke Selangor FC

Media Malaysia Heboh Sendiri, Kaitkan Mees Hilgers ke Selangor FC

Media Malaysia kaitkan Mees Hilgers dengan Selangor FC. Bek Timnas Indonesia itu langsung jadi sorotan di tengah nasibnya dengan FC Twente yang belum jelas.
KDM Beberkan 3 Faktor Penyebab Utama Membuat Nasib Buruh Perkebunan BUMN Jadi Prihatin

KDM Beberkan 3 Faktor Penyebab Utama Membuat Nasib Buruh Perkebunan BUMN Jadi Prihatin

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mengaku sangat prihatin terhadap nasib buruh perkebunan milik BUMN. Bahkan KDM sebut upah buruh tersebut
Sempat Bikin Orangtua Khawatir, Tabiat Asli Ocha Siswi Viral yang Protes Juri LCC MPR RI Diungkap Orang Terdekat

Sempat Bikin Orangtua Khawatir, Tabiat Asli Ocha Siswi Viral yang Protes Juri LCC MPR RI Diungkap Orang Terdekat

Sosok Ocha mendadak viral setelah keberaniannya memprotes keputusan juri dalam final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI. Sang ayah ungkap kebiasaannya.
HUT ke-84, Jusuf Kalla Singgung Perdamaian: Tidak Boleh Diumbar

HUT ke-84, Jusuf Kalla Singgung Perdamaian: Tidak Boleh Diumbar

Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla atau JK menyampaikan bahwa dirinya masih terlibat dalam upaya perdamaian konflik di dua negara. Hal itu
Daftar 6 Pemain Diaspora yang Diprediksi Masuk Radar John Herdman untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar 6 Pemain Diaspora yang Diprediksi Masuk Radar John Herdman untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

John Herdman memberi kode memantau enam pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia, dan AS untuk proyek regenerasi Timnas Indonesia, siapa saja sosoknya?
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT