GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Tegas Shin Tae-yong ke Media Qatar, Bicara Begini soal Peluang Timnas Indonesia di Piala Asia, Ternyata...

Timnas Indonesia harus menelan pil pahit setelah kalah dari Timnas Iran di laga uji coba ketiga dalam rangka persiapan menjelang gelaran Piala Asia 2023 Qatar.
Rabu, 10 Januari 2024 - 17:15 WIB
Shin Tae-yong
Sumber :
  • Tvonenews/Julio

tvOnenews.com - Timnas Indonesia kembali harus menelan pil pahit setelah kalah dari Timnas Iran di laga uji coba ketiga dalam rangka persiapan menjelang gelaran Piala Asia 2023 di Qatar.

Sebelumnya, Indonesia harus takluk dari Libya di dua pertandingan uji coba dimana Indonesia kalah 4-0 di laga perdana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian di laga kedua kontra Libya Timnas kembali harus menelan kekalahan dengan skor 2-1. 

Shin Tae-yong (Sumber : Tvonenews/Julio)

Terbaru Indonesia kembali menjalani laga uji coba menghadapi Iran dimana skuad Garuda arahan Shin Tae-yong harus kembali takluk dengan skor 5-0 pada Selasa (9/1/2024).

Meski begitu, pelatih Shin Tae-yong masih optimis kalau Timnas Indonesia bisa melangkah jauh di gelaran Piala Asia 2023 Qatar.

Shin Tae-yong mengakui kalau hasil tiga kekalahan di laga uji coba sebelum Piala Asia memang mengecewakan jika melihat skor akhir.

Tapi STY percaya pada penampilan dari apra pemain Timnas Indonesia di fase grup Piala Asia 2023 di Qatar nanti.

Secara permainan, Shin Tae-yong mengakui Jordi Amat cs telah mengikuti arahannya dengan baik. 

Meski demikian dia menyoroti adanya kesalahan lini belakang yang berujung pada kebobolan. 

Bahkan, kepada salah satu media Qatar yakni Al-Watan, STY menegaskan kalau Timnas Indonesia akan berusaha memberikan yang terbaik di babak penyisihan grup.

Shin Tae-yong mengatakan kalau para penggawa Timnas Indonesia sudah berkomitmen untuk tidak membuang kesempatan bisa bertanding di Piala Asia.

"Tujuan tim adalah untuk memberikan level yang baik di babak penyisihan grup" kata Shin Tae-yong.

Bukan hanya itu, pelatih asal Korea Selatan itu berjanji akan membuat Skuad Garuda memberikan perlawanan kepada lawan-lawan mereka di Grup D Piala Asia 2023.

Indonesia sendiri tergabung di dalam Grup D pada fase grup Piala Asia 2023 yang berlangsung di Qatar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia butuh waktu hingga 17 tahun untuk bertanding di Piala Asia, dimana terakhir kali skuad Garuda bertanding di ajang ini adalah pada tahun 2007.

Saat itu tim merah putih lolos dengan status tuan rumah bersama Thailand, Vietnam dan Malaysia. (akg)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT