GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Pemain Ini Punya Darah Indonesia tapi Tak Mau Main untuk Timnas Indonesia, Lebih Pilih Bela Negara Lain, Siapa Saja?

Banyak pemain bola profesional keturunan Indonesia yang memutuskan untuk merubah status warga negaranya jadi seorang WNI demi bisa memperkuat Timnas Indonesia.
Selasa, 26 Maret 2024 - 15:55 WIB
Kolase Foto Emil Audero, Jayden Oosterwolde dan Kevin Diks
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Belakangan ada banyak pemain bola profesional berdarah keturunan Indonesia yang memutuskan untuk merubah status warga negaranya jadi seorang WNI demi bisa memperkuat Timnas Indonesia.

KIta tahu kalau dalam kurun waktu 1 dekade terakhir, PSSI secara aktif menjalankan program naturalisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya mereka untuk meningkatkan kualitas dan membantu Timnas Indonesia lebih berprestasi.


Kolase Foto Emil Audero dan Kevin Diks Sumber : Kolase tvOnenews.com

Dimulai dengan melakukan naturalisasi kepada striker asal Uruguay yang sudah malang melintang bermain di Liga Indonesia yakni Cristian Gonzales.

Bersamaan dengan Cristian Gonzales, ada nama pemain keturunan Indonesia-Belanda yakni Irfan Bachdim yang juga dinaturalisasi.

Keduanya langsung jadi bintang untuk Timnas Indonesia saat berlaga di Piala AFF 2010 silam.

Setelah dua pemain tersebut, sejumlah nama pun mulai menjalani proses naturalisasi sebagai seorang WNI agar bisa memperkuat Timnas Indonesia.

Dari Raphael Maitimo, Sergio Van Dijk, Ezra Walian hingga Diego Michiels silih berganti menjadi pemain naturalisasi yang jadi andalan Timnas Indonesia.

Dan saat ini dibawah arahan Shin Tae-yong, ada nama-nama seperti Elkan Baggot, Jordi Amat, Sandy Walsh hingga Marc Klok yang posisinya tak tergantikan. 

Terbaru ada sosok Ragnar Oratmangoen, Nathan Tjoe-A-On, Thom Haye dan Jay Idzes yang resmi menjadi WNI dan mendapat panggilan untuk membela Timnas Indonesia.

Sejumlah nama pun masih dirumorkan akan dinaturalisasi salah satunya kiper FC Dallas yakni Maarten Paes.

Meski saat ini ada banyak pemain yang memutuskan merubah status warga negara mereka demi bisa membela Timnas Indonesia, ternyata ada sejumlah pemain yang menolak tawaran membela Timnas Indonesia.

Melansir dari kanal Youtube Sportipedi, berikut ini daftar 5 Pemain yang Punya Darah Indonesia tapi Ogah Bela Timnas Indonesia.


Kolase Foto Emil Audero, Jayden Oosterwolde dan Kevin Diks Sumber : Kolase tvOnenews.com

1. Jordy Wehrmann

Jordy Wehrmann dipinjamkan oleh klub Swiss, FC Luzern untuk bermain ADO Den Haag pada musim ini.

Pemain berdarah Indonesia-Belanda yang menjadi incaran PSSI dan sempat ditawari untuk bermain dengan skuad garuda.

Namun sayang,kabarnya Jordy Wehrmann menolak ajakan PSSI untuk bergabung bersama Timnas Indonesia.

2. Mees Hilgers

Selanjutnya ada nama Mees Hilgers yang memiliki darah Belanda-Indonesia sama seperti Jayden Oosterwolde.

Pemain FC Twente berusia 21 tahun itu juga sempat masuk radar dari PSSI untuk di naturalisasi.

Menjadi andalan FC Twente untuk mengawal jantung pertahanan, Mees Hilgers diharapkan dapat melakukan hal yang sama dengan Timnas Indonesia.

Namun sayang, Mees Hilgers memutuskan untuk menolak tawaran bergabung bersama Timnas Indonesia karena alasan keluarga.

3. Jayden Oosterwolde

Pemain pertama yang dikabarkan menolak tawaran untuk membela Timnas Indonesia adalah Jayden Oosterwolde.

Pemain yang memiliki darah Belanda Indonesia itu bahkan sempat masuk radar dari Shin Tae-yong.

Jayden Oosterwolde dikabarkan menolak ajakan bergabung bersama skuad garuda dan ingin mengejar mimpinya untuk bermain dengan Timnas Belanda.

Pemain berusia 21 tahun itu saat ini bermain untuk klub Serie B, Parma sejak bergabung pada awal musim 2022 lalu.

4. Kevin Diks

Kevin Diks adalah bek kanan berumur 25 tahun yang memiliki darah Indonesia-Belanda selanjutnya.

Kevin tengah bermain di Eropa bersama klub Denmark, FC Copenhagen, dimana sebelumnya ia bermain dengan Fiorentina sejak 2017. 

Kevin Diks sempat dilirik oleh PSSI pada awal Februari 2022 silam. Namun sayang, kabarnya Kevin menolak tawaran main bersama Timnas Indonesia karena alasan keluarga. 

5. Emil Audero Mulyadi

Lalu ada nama kiper anyar milik Inter Milan, Emil Audero Mulyadi yang memiliki darah keturunan Indonesia dari sang ayah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sempat menjadi incaran PSSI dan juga Shin Tae-yong untuk di naturalisasi, kabarnya Emil Audero lambat dalam memberikan respons sehingga PSSI fokus kepada pemain keturunan lain.

(udn/akg)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Ketua Umum Pengurus Yayasan UHN, Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, menegaskan yayasan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan sarana prasarana kampus.
Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri yang tersebar di seluruh Indonesia di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Teja Paku Alam resmi masuk pertimbangan John Herdman ke Timnas Indonesia setelah tampil impresif bersama Persib Bandung dengan catatan clean sheet terbanyak.
FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya.
LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

Kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi yang terjadi belakangan ini memantik respons dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM ini menilai
Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas, Syafaruddin lontarkan komentar menohok terkait Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT