News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suara Hati Budi Sudarsono, Akhirnya Jujur Mengapa Dulu Dia Emosi Sampai Tendang Kaca hingga Harus Dioperasi, Ternyata Eks Pemain Timnas Indonesia itu...

Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Hamka Hamzah, Budi Sudarsono mengungkapkan alasan di balik tindakannya yang penuh emosi hingga menendang kaca, menye…
Senin, 10 Juni 2024 - 18:15 WIB
Budi Sudarsono
Sumber :
  • VivaNews/ Nurcholis Anhari Lubis

tvOnenews.com - Budi Sudarsono, mantan penyerang andalan Timnas Indonesia, baru-baru ini membuka cerita lama tentang insiden berdarah yang dialaminya saat membela Sriwijaya FC

Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Hamka Hamzah, Budi Sudarsono mengungkapkan alasan di balik tindakannya yang penuh emosi hingga menendang kaca, menyebabkan cedera serius yang mengharuskannya menjalani operasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjalanan Karir Budi Sudarsono


Budi Sudarsono. Sumber: VivaNews/ Nurcholis Anhari Lubis

Budi Sudarsono lahir di Kediri pada tahun 1979 dan dikenal sebagai salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki Timnas Indonesia. 

Dijuluki "ular piton" karena kelihaiannya dalam mengecoh lawan, Budi Sudarsono memiliki perjalanan karir yang gemilang di klub-klub besar Liga 1 Indonesia seperti Persija Jakarta, Deltras DC, Persik Kediri, dan Persib Bandung

Budi Sudarsono berhasil mempersembahkan gelar juara bersama Persija Jakarta dan Persik Kediri, memperkuat reputasinya sebagai striker yang handal dan berbahaya di depan gawang lawan.

Budi Sudarsono tidak hanya bersinar di level klub. Budi Sudarsono juga berjaya di kancah internasional. 

Salah satu momen puncak dalam karirnya di Timnas Indonesia adalah saat membawa Timnas Indonesia meraih kemenangan atas Bahrain di Piala Asia 2007. 

Budi Sudarsono menjadi salah satu trisula maut bersama Bambang Pamungkas dan Elie Aiboy yang dipasang oleh pelatih Ivan Kolev. 

Gol yang dicetak Budi Sudarsono ke gawang Bahrain menjadi bukti keahliannya dalam menyelesaikan peluang di saat krusial.

Insiden Menendang Kaca di Gelora Delta Sidoarjo

Budi Sudarsono, pada 29 September 2010, terlibat dalam insiden yang tak terlupakan saat membela Sriwijaya FC dalam laga tandang melawan Deltras Sidoarjo di stadion Gelora Delta Sidoarjo. 

Dalam wawancara dengan Hamka Hamzah, Budi Sudarsono mengungkapkan bahwa insiden tersebut dipicu oleh emosi sesaat akibat keputusan wasit yang dinilainya tidak adil dan cenderung memihak tim tuan rumah.

Budi Sudarsono mengatakan, "Mungkin karena istilahnya emosi sesaat, tapi menurut saya kalau di sepak bola itu emang harus ada emosi, tapi yang positif, kalau yang negatif harus dibuang jauh-jauh."

Budi Sudarsono menjelaskan bahwa saat itu ia hanya asal menendang kaca tanpa berpikir panjang. Akibatnya, kaca tersebut pecah dan serpihannya jatuh, menyebabkan luka serius di kaki kanannya. 

"Asal nendang doang, sebenarnya pecah itu gak masalah, tapi kaca yang di atas itu jatuhin," ungkap Budi Sudarsono kepada Hamka Hamzah.

Cedera dan Operasi

Budi Sudarsono, akibat tindakannya, mengalami luka robek di otot kakinya yang cukup parah hingga memerlukan operasi. 

Dalam wawancara tersebut, Budi Sudarsono menunjukkan bekas luka operasi di kaki kanannya. "Otot yang buat kita narik ini, ada yang putus," terangnya sambil memperlihatkan bekas lukanya.

Budi Sudarsono juga menggambarkan bagaimana dirinya merasakan kesemutan dan melihat darah yang mengucur deras dari lukanya sebelum akhirnya memutuskan untuk dibawa ke rumah sakit. 

Cedera ini membuat Budi Sudarsono harus absen dari lapangan hijau selama lebih dari tiga bulan, masa yang cukup lama bagi seorang atlet profesional yang tengah berada di puncak karirnya.

Pembelajaran dari Insiden

Dari insiden tersebut, Budi Sudarsono mengambil pelajaran berharga tentang pentingnya mengendalikan emosi dalam olahraga. 

Budi Sudarsono menekankan bahwa meskipun emosi adalah bagian tak terpisahkan dari sepak bola, namun harus diarahkan ke hal yang positif dan menjauhkan dari tindakan yang merugikan diri sendiri maupun tim. 

"Jadi pada waktu memang ada sesuatu hal, akhirnya kita bisa ngelakuin kejadian seperti itu, sebenarnya di luar dugaan juga," tambah Budi Sudarsono.

Kisah Budi Sudarsono ini menjadi pengingat bagi para atlet dan penggemar olahraga bahwa kendali diri sangatlah penting, tidak hanya untuk menghindari cedera tetapi juga untuk menjaga profesionalisme dalam berkarir. 

Budi Sudarsono mengakui bahwa emosi yang tak terkontrol bisa berakibat fatal, baik dalam karir maupun kehidupan pribadi.

Budi Sudarsono, dengan segala pencapaiannya, tetap menjadi salah satu ikon sepak bola Indonesia. 

Insiden menendang kaca yang dialaminya menambah cerita dalam perjalanan karirnya yang penuh warna. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengalaman tersebut memberikan pelajaran berharga bahwa emosi dalam sepak bola harus diolah menjadi motivasi positif, bukan sebaliknya. 

Kisah Budi Sudarsono akan selalu menjadi bagian dari sejarah sepak bola Indonesia, mengingatkan kita bahwa di balik setiap pemain hebat, ada cerita perjuangan, keberhasilan, dan juga kesalahan yang menjadi pembelajaran untuk masa depan. (anf)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Wedding Organizer Marwah: Polisi Selidiki Dugaan Uang Korban Dipakai untuk Aset Pribadi

Kasus Wedding Organizer Marwah: Polisi Selidiki Dugaan Uang Korban Dipakai untuk Aset Pribadi

Penyidik Polres Metro Jakarta Timur saat ini tengah memfokuskan penyelidikan pada aliran dana para korban penipuan yang dilakukan oleh penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) Marwah. 
Tetapkan 23 Skuad Final, Ini Daftar 22 Pemain yang Dicoret John Herdman Demi Masukkan Mathew Baker dari Skuad 

Tetapkan 23 Skuad Final, Ini Daftar 22 Pemain yang Dicoret John Herdman Demi Masukkan Mathew Baker dari Skuad 

Dari daftar mahal tersebut, ada nama Mathew Baker, pemain Timnas Indonesia U-19 yang dipromosikan ke tim senior. 
BPS: 91 Persen Lansia Kurang Mampu di NTT Telah Terlindungi Jaminan Kesehatan

BPS: 91 Persen Lansia Kurang Mampu di NTT Telah Terlindungi Jaminan Kesehatan

Akses terhadap layanan kesehatan bagi warga lanjut usia (lansia) di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan angka yang positif. 
John Herdman Mau GBK Jadi Benteng Menakutkan Tim Asia, Ini Target Besar Timnas Indonesia di FIFA Matchday dan Piala AFF 2026

John Herdman Mau GBK Jadi Benteng Menakutkan Tim Asia, Ini Target Besar Timnas Indonesia di FIFA Matchday dan Piala AFF 2026

John Herdman ingin Timnas Indonesia memiliki identitas serupa, bahkan lebih kuat, dengan memadukan dukungan suporter dan kualitas permainan di atas lapangan
Belajar dari Nabi Adam AS, Pedoman Utama untuk Meminta Ampunan dan Meraih Ridha Allah SWT

Belajar dari Nabi Adam AS, Pedoman Utama untuk Meminta Ampunan dan Meraih Ridha Allah SWT

Nabi Adam AS tidak sekadar menyandang sebagai manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT, melainkan juga bertindak sebagai pelopor sekaligus teladan agung
Razia Miras di Cileungsi, Satpol PP Kabupaten Bogor Amankan 1.133 Botol Ilegal

Razia Miras di Cileungsi, Satpol PP Kabupaten Bogor Amankan 1.133 Botol Ilegal

Sebanyak 1.133 botol minuman keras (miras) berbagai merk berhasil disita oleh Satpol PP Kabupaten Bogor dalam sebuah operasi penertiban di wilayah Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi. 

Trending

Kasus Wedding Organizer Marwah: Polisi Selidiki Dugaan Uang Korban Dipakai untuk Aset Pribadi

Kasus Wedding Organizer Marwah: Polisi Selidiki Dugaan Uang Korban Dipakai untuk Aset Pribadi

Penyidik Polres Metro Jakarta Timur saat ini tengah memfokuskan penyelidikan pada aliran dana para korban penipuan yang dilakukan oleh penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) Marwah. 
Tetapkan 23 Skuad Final, Ini Daftar 22 Pemain yang Dicoret John Herdman Demi Masukkan Mathew Baker dari Skuad 

Tetapkan 23 Skuad Final, Ini Daftar 22 Pemain yang Dicoret John Herdman Demi Masukkan Mathew Baker dari Skuad 

Dari daftar mahal tersebut, ada nama Mathew Baker, pemain Timnas Indonesia U-19 yang dipromosikan ke tim senior. 
Satresnarkoba Polres Pacitan Ungkap Jaringan Peredaran Obat Keras, 3 Orang Diamankan

Satresnarkoba Polres Pacitan Ungkap Jaringan Peredaran Obat Keras, 3 Orang Diamankan

Satresnarkoba Polres Pacitan menangkap tiga orang terduga pelaku pemakai sekaligus pengedar narkotika jenis obat-obatan.
Media Italia Bocorkan Kondisi Cedera Jay Idzes yang Resmi Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Italia Bocorkan Kondisi Cedera Jay Idzes yang Resmi Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kapten sekaligus tembok kokoh lini belakang Timnas Indonesia Jay Idzes dipastikan bakal absen memperkuat skuad Garuda dalam agenda uji coba internasional FIFA -
Dana Kelurahan Rp11,7 M Dikelola Camat di Binjai Jadi Sorotan, BPK Mencium Kejanggalan

Dana Kelurahan Rp11,7 M Dikelola Camat di Binjai Jadi Sorotan, BPK Mencium Kejanggalan

Dana kelurahan yang terealisasi tercatat sebesar Rp 8 M dari total anggaran Rp 11,7 M pada tahun anggaran 2025 jadi sorotan. Pasalnya, BPK mencium kejanggalan.
Timnas Indonesia Siap Guncang FIFA Matchday, Bintang Grade A Liga Jerman Sudah di Jakarta dan Bakal Bela Garuda

Timnas Indonesia Siap Guncang FIFA Matchday, Bintang Grade A Liga Jerman Sudah di Jakarta dan Bakal Bela Garuda

Timnas Indonesia mulai kedatangan amunisi penting jelang FIFA Matchday Juni 2026. Dua diaspora di Eropa, Kevin Diks dan Emil Audero, resmi tiba di Jakarta.
Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, mendadak mengabarkan bahwa dirinya berada di Jakarta. Padahal, John Herdman tidak memanggilnya untuk skuad FIFA Matchday Juni 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT