6 Pemain Keturunan Grade A Berpotensi Ditarik Timnas Indonesia Untuk Perkuat Skuad Garuda Menghadapi Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
- VIVA/tvOnenews
tvOnenews.com - Sebanyak enam pemain keturunan Grade A berpotensi gabung usai Timnas Indonesia lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Timnas Indonesia berhasil lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia setelah menempati posisi runner-up Grup F.
Keberhasilan ini membuat Garuda masuk ke dalam jajaran 18 tim terbaik Asia yang akan memperebutkan enam tiket langsung ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia telah menunjukkan tren positif dan pencapaian ini membuka peluang besar bagi Timnas Indonesia untuk tampil di panggung dunia.
Keberhasilan ini sekaligus membuka peluang besar bagi para pemain keturunan untuk bergabung dan memperkuat skuad Garuda.
Keberhasilan ini juga bisa menarik minat pemain keturunan Indonesia yang berkarier di luar negeri untuk dinaturalisasi dan memperkuat Garuda.
Bermain di Piala Dunia merupakan impian setiap pesepakbola, sehingga pemain keturunan yang kesulitan menembus tim nasional negara kelahirannya mungkin akan tergiur memperkuat Timnas Indonesia.
Dengan tambahan pemain-pemain berkualitas dari luar negeri, Timnas Indonesia diharapkan dapat bersaing dan meraih tiket ke Piala Dunia 2026.
Berikut adalah enam pemain keturunan Grade A yang berpotensi bergabung dengan Timnas Indonesia setelah kelolosan ini:
1. Emil Audero (Sampdoria)
Emil Audero, kiper yang bermain untuk Sampdoria, pernah didekati oleh PSSI. Namun, kiper ini menolak ajakan PSSI karena masih berusaha menembus skuad Timnas Italia.
Hingga saat ini, Emil belum berhasil mencapai target tersebut dan tidak masuk dalam skuad Italia untuk Euro 2024.
Situasi ini membuka peluang bagi Emil untuk mempertimbangkan memperkuat Timnas Indonesia, terutama jika Garuda berhasil mencapai Piala Dunia 2026.
2. Jairo Riedewald (Crystal Palace)
Jairo Riedewald, pemain Crystal Palace, memiliki darah Ambon dari neneknya yang asli Indonesia.
Meski sempat membela Timnas Belanda pada 2015 di Kualifikasi Piala Eropa 2016, peluang untuk membela Indonesia masih terbuka jika dia memutuskan untuk berpindah kewarganegaraan.
Jairo, dengan pengalamannya di Premier League, bisa menjadi aset berharga bagi Timnas Indonesia.
3. Mees Hilgers (FC Twente)
Mees Hilgers, pemain yang lahir di Amersfoort, Belanda, memiliki darah Indonesia dari ibunya yang berasal dari Manado.
PSSI pernah mencoba menghubungi Mees, namun dia sempat menolak. Dengan keberhasilan Timnas Indonesia lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, ada kemungkinan Mees akan tertarik untuk bergabung dan memperkuat Garuda.
4. Kevin Diks (Copenhagen)
Kevin Diks, pemain FC Copenhagen, kerap menunjukkan ketertarikan pada Timnas Indonesia melalui media sosial.
Kevin Diks lahir dan besar di Belanda, dan memiliki pengalaman bermain di berbagai klub Eropa seperti Fiorentina, Feyenoord, dan Empoli.
Minatnya pada Timnas Indonesia bisa menjadi sinyal positif bagi PSSI untuk merekrutnya sebagai bagian dari skuad nasional.
5. Ole Romeny (FC Utrecht)
Ole Romeny, striker berusia 23 tahun, memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya. Meski telah beberapa kali membela Timnas Belanda di kelompok umur, Romeny belum dipanggil ke tim senior.
Dengan lini depan Timnas Indonesia yang masih perlu peningkatan, Romeny bisa menjadi solusi tepat untuk menambah daya serang Garuda.
6. Jayden Oosterwolde (Fenerbahce)
Jayden Oosterwolde, pemain berdarah Indonesia-Belanda yang kini bermain untuk Fenerbahce, sempat menolak ajakan bergabung dengan Timnas Indonesia karena masih ingin mengejar mimpinya bermain untuk Timnas Belanda.
Namun, hingga saat ini, Jayden belum juga dipanggil untuk memperkuat Timnas Belanda, bahkan di tim kelompok umur.
Melihat situasi ini, memperkuat Timnas Indonesia bisa menjadi opsi terbaik bagi Jayden untuk meraih mimpinya bermain di Piala Dunia.
Keberhasilan Timnas Indonesia lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 merupakan pencapaian besar.
Ini tidak hanya membuka peluang untuk tampil di Piala Dunia, tetapi juga meningkatkan daya tarik timnas bagi pemain keturunan yang berkarier di luar negeri.
Dengan potensi masuknya pemain-pemain berkualitas dari luar negeri, skuad Garuda bisa semakin kuat dan kompetitif di tingkat Asia.
Naturalisasi pemain bukanlah hal baru dalam dunia sepak bola. Banyak negara yang telah sukses menggunakan strategi ini untuk memperkuat tim nasional mereka.
Bagi Indonesia, langkah ini bisa menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas tim dan bersaing di level yang lebih tinggi.
Selain itu, pemain keturunan yang memiliki pengalaman bermain di liga-liga top Eropa akan membawa nilai tambah yang signifikan dalam hal teknik, taktik, dan mental bertanding. (udn)
Baca artikel tvOnenews.com terkini dan lebih lengkap, klik google news.
Ikuti juga sosial media kami;
twitter @tvOnenewsdotcom
facebook Redaksi TvOnenews
Load more