News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Jadi Andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, 5 Pemain Ini Justru Kini Karirnya Tenggelam Seakan Tak Punya Prestasi?

Tidak semua pemain Timnas Indonesia mampu mempertahankan performa yang konsisten. Bahkan beberapa di antaranya tak lagi dipanggil Shin Tae-yong dengan alasan
Jumat, 26 Juli 2024 - 14:53 WIB
Sempat Jadi Andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, 5 Pemain Ini Justru Kini Karirnya Tenggelam Seakan Tak Punya Prestasi?
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Timnas Indonesia, di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong, telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. 

Banyak pemain muda berbakat telah muncul dan membantu meningkatkan prestasi Garuda di tingkat Asia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prestasi terbaru Timnas Indonesia adalah lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia setelah Filipina di Stadion Gelora Utama Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (11/6). 

Timnas Indonesia menang 2-0 berkat gol yang dicetak Thom Haye dan Rizky Ridho.

Shin Tae-yong, yang sebelumnya sukses membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Asia U-23, untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola Indonesia, telah membuktikan kemampuannya sebagai pelatih.

Meskipun sempat mendapat kritik karena belum berhasil membawa pulang trofi Piala AFF, prestasinya dalam memperbaiki performa Timnas Indonesia dari level senior hingga U-23 patut diakui.

Di era kepelatihan Shin Tae-yong, banyak pemain telah mendapat kesempatan untuk membela Timnas Indonesia. 

Nama-nama seperti Pratama Arhan, Marselino Ferdinan, Asnawi Mangkualam, hingga Rachmat Irianto masih menjadi pilihan utama di Timnas Indonesia. 

Namun, tidak semua pemain tersebut mampu mempertahankan performa yang konsisten dan beberapa di antaranya bahkan sudah tidak lagi dipanggil ke timnas.

Berikut adalah 5 pemain yang dulu menjadi andalan Shin Tae-yong, namun kini sudah tidak lagi menjadi pilihan utama di Timnas Indonesia:

1. Ezra Walian

Irfan Jaya berusaha melewati pesepak bola Timnas Malaysia, Arif Aiman. Source: AntaraIrfan Jaya berusaha melewati pesepak bola Timnas Malaysia, Arif Aiman. Source: Antara

\Ezra Walian, yang sebelumnya menjadi andalan Timnas Indonesia pada Piala AFF 2020, tampil gemilang bersama Persib Bandung dan mencetak dua gol dalam turnamen tersebut. 

Namun, karena persaingan di lini depan yang ketat, Ezra Walian tidak lagi dipanggil oleh Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia.

2. Evan Dimas

Evan Dimas Darmono. Source: AntaraEvan Dimas Darmono. Source: Antara

Evan Dimas Darmono adalah pemain yang pernah mencuri perhatian ketika membela Timnas Indonesia U-19 dan berhasil meraih gelar juara Piala AFF U-19 pada tahun 2013. 

Dimas, di bawah bimbingan Indra Sjafri, mencatatkan prestasi gemilang bersama timnas U-19. Kemudian, Evan Dimas menjadi pilihan utama di Timnas Indonesia U-22 dan U-23. 

Di bawah kepelatihan Shin Tae-yong, Evan Dimas berhasil debut dan bahkan menjadi kapten saat Timnas Indonesia berlaga di Piala AFF 2020. 

Namun, sejak Januari 2022, Evan Dimas tidak lagi dipanggil ke Timnas Indonesia oleh Shin Tae-yong.

3. Irfan Jaya

Irfan Jaya berusaha melewati pesepak bola Timnas Malaysia, Arif Aiman. Source: AntaraIrfan Jaya berusaha melewati pesepak bola Timnas Malaysia, Arif Aiman. Source: Antara

Irfan Samaling Kumi, yang lebih dikenal sebagai Irfan Jaya, adalah penyerang sayap untuk Bali United dan Timnas Indonesia. 

Irfan Jaya pernah menjadi bintang Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2020, namun performanya menurun setelah mengalami cedera. Kini, ia tidak lagi dipanggil ke Timnas Indonesia oleh Shin Tae-yong.

4. Kushedya Hari Yudo

Kushedya Hari Yudo sedang berebut bola dengan pesepak bola Taiwan, LIng Cheng-Yi. Source: AntaraKushedya Hari Yudo sedang berebut bola dengan pesepak bola Taiwan, LIng Cheng-Yi. Source: Antara

Kushedya Hari Yudo, yang akrab dipanggil KH Yudo, melejit bersama PSS Sleman dan mendapat kepercayaan dari Shin Tae-yong untuk masuk ke dalam skuad Timnas Indonesia. 

Meskipun sempat mencetak dua gol dari tiga laga yang dimainkannya, karier Yudo mengalami penurunan akibat cedera, dan sejak itu ia tidak lagi dipanggil ke Timnas Indonesia.

5. Muhammad Rafli

Muhammad Rafli. Source: PSSIMuhammad Rafli. Source: PSSI

Muhammad Rafli, yang turut membantu Timnas Indonesia lolos ke Piala Asia 2024, tidak lagi dipanggil ke Timnas Indonesia sejak Januari 2023. 

Performanya yang kurang konsisten dan absennya pencapaian gol dalam timnas menjadi alasan utama mengapa Shin Tae-yong tidak lagi memilihnya. 

Beberapa pengamat sepak bola juga menyayangkan keputusan Shin Tae-yong dalam memanggil pemain, seperti kasus Muhammad Rafli yang terus dipanggil meskipun tidak mendapatkan kesempatan bermain yang cukup di klubnya dan tidak mencetak gol.

Seiring dengan perubahan di tubuh PSSI, terutama kepergian Iwan Budianto dari posisi Exco PSSI, pemanggilan Rafli pun tidak lagi konsisten. 

Melihat perjalanan pemain-pemain di atas, peran Shin Tae-yong dalam merotasi skuad Timnas Indonesia cukup signifikan. 

Meskipun tidak semua pemain dapat mempertahankan performa mereka di level yang diharapkan, kontribusi Shin Tae-yong dalam mengembangkan potensi pemain muda Indonesia patut diapresiasi.

Dengan terus menggali bakat-bakat baru, Timnas Indonesia diharapkan dapat terus bersaing di tingkat Asia dan mencapai hasil yang lebih gemilang di masa mendatang. 

Kendati demikian, pengamat sepak bola Bung Towel pernah menyinggung tentang bagaimana Shin Tae-yong terus memanggil pemain dari Arema, termasuk M. Rafli yang dipanggil ke timnas meskipun penampilannya di klub jarang dimainkan dan tidak mencetak gol. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rafli kemudian tidak lagi dipanggil setelah Iwan Budianto tidak lagi duduk di Exco PSSI sejak Februari lalu. 

"Kalau dia dianggap sudah mengerti maunya STY, sudah mengerti taktikal STY, harusnya konsisten (Rafli) dipanggil terus, ini kan tidak," ucap Bung Towel. (udn) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT