Pratama Arhan Mulai Tersisih di Timnas Indonesia? Ayah Mertua Bilang Begini Soal Patrick Kluivert: Itu Pelatih…
- Facebook - Bangkok United
tvOnenews.com - Nama Pratama Arhan belakangan kembali menjadi sorotan publik sepak bola nasional.
Pemain yang dikenal dengan lemparan ke dalam super jauhnya itu dua kali berturut-turut tidak masuk ke dalam starting Timnas Indonesia dalam laga penting menghadapi Australia dan Bahrain di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa Arhan mulai tersisih dari skuat utama Timnas.
Banyak yang bertanya-tanya apakah keputusan pelatih kepala Patrick Kluivert murni soal teknis atau ada hal lain yang menjadi pertimbangan.
Di tengah kondisi tersebut, ayah mertua Pratama Arhan, yakni politisi sekaligus anggota DPR RI Andre Rosiade, turut menjadi perbincangan.
![]()
Andre sebelumnya menyampaikan pernyataan keras terkait dugaan adanya mafia dalam tubuh PSSI.
Ia bahkan secara terang-terangan meminta Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, agar segera menyingkirkan pihak-pihak yang dianggap menjadi penghambat reformasi sepak bola nasional.
Andre menyebut ada dua sosok yang ia curigai berperan sebagai operator mafia dalam lingkup federasi.
Namun, ia tidak menyebutkan nama secara langsung.
Pernyataan ini kemudian dikaitkan dengan situasi yang dialami oleh menantunya, Pratama Arhan, yang saat ini kehilangan tempat di tim utama Timnas.
Meski begitu, Andre Rosiade menegaskan bahwa dirinya tidak akan mencampuri urusan pelatih kepala, termasuk soal siapa yang dipanggil atau dimainkan dalam tim nasional.
Ia menyatakan sepenuhnya menyerahkan keputusan kepada pelatih Patrick Kluivert.
"Ya itu terserah pelatih. Kalau memang membutuhkan Arhan monggo silakan. Itu pelatih nggak saya intervensi. Saya nggak mau mengomentari itu haknya Patrick Kluivert. Mau manggil siapa itu haknya pelatih," ucap Andre Rosiade kepada awak media.
Pernyataan tersebut sekaligus membantah spekulasi bahwa Andre mencoba mempengaruhi pelatih atau federasi demi kepentingan pribadi atau keluarganya.
Namun, Andre tetap menyampaikan pembelaan terhadap kualitas Arhan.
Menurutnya, Arhan bukan hanya dikenal karena lemparan ke dalamnya yang fenomenal, melainkan juga telah menunjukkan perkembangan signifikan dalam aspek permainan lainnya.
"Intinya, Arhan bukan hanya mampu melakukan lemparan ke dalam. Banyak sekali assist-assistnya di True Bangkok United itu, yang telah mencapai empat, berasal dari kaki, bukan lemparan ke dalam," ujar Andre menjelaskan.
Andre juga memuji kemampuan crossing Arhan yang disebutnya semakin matang seiring jam terbang yang ia dapatkan selama berkarier di Thailand bersama klub True Bangkok United.
Pemain berusia 22 tahun itu dinilai terus menunjukkan peningkatan, baik dalam hal visi permainan maupun teknik dasar sebagai pemain bertahan modern.
"Assist-assistnya bagus, crossing-crossing-nya juga bagus. Alhamdulillah, dia terus berkembang," sambung Andre menegaskan bahwa Arhan tidak stagnan dan masih punya banyak potensi yang bisa diasah.
Sementara itu, dari sisi pelatih Patrick Kluivert, belum ada pernyataan resmi mengenai alasan Arhan tidak dimainkan dalam dua pertandingan terakhir.
Beberapa pengamat menduga bahwa sang pelatih tengah mencoba kombinasi baru atau ingin melihat opsi pemain muda lainnya untuk menyesuaikan dengan skema taktiknya yang lebih ofensif dan cepat.
Di media sosial, sejumlah warganet membela Arhan dan menyayangkan keputusan pelatih yang tidak memberinya menit bermain.
Tidak sedikit pula yang berharap agar sang pemain tetap sabar dan fokus dalam berlatih, sebab peluang selalu terbuka jika performa tetap konsisten dan menunjukkan etos kerja tinggi.
Arhan sendiri hingga kini belum memberikan tanggapan langsung terkait tidak dimainkan dalam dua laga terakhir.
Namun ia masih aktif membela klubnya di Liga Thailand dan terus menunjukkan performa stabil, termasuk mencatatkan assist penting yang membantu klubnya meraih kemenangan.
Situasi ini menandai momen penting dalam perjalanan karier Pratama Arhan di Timnas Indonesia.
Meski persaingan di tim nasional semakin ketat, banyak pihak percaya Arhan masih memiliki peluang besar untuk kembali menjadi andalan di sektor kiri pertahanan Garuda. (adk)
Load more