GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Oh In-kyun? Ahjussi Andalan Persib Bandung itu Kini Punya Pekerjaan Baru, Ternyata di Korea Justru Jadi...

Masih ingat Oh In-kyun, ahjussi andalan Persib Bandung yang kini punya pekerjaan baru? Tak disangka ternyata di Korea jadi...
Minggu, 22 Juni 2025 - 11:24 WIB
Oh In-kyun mantan pemain Persib Bandung
Sumber :
  • Instagram @inkyunreal85

tvOnenews.com - Nama Oh In-kyun tentu tak asing di telinga para pencinta sepak bola Tanah Air, terutama bagi bobotoh setia Persib Bandung.

Gelandang asal Korea Selatan ini pernah menjadi sosok penting di lini tengah Maung Bandung pada gelaran Liga 1 musim 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kala itu, gaya bermainnya yang disiplin dan penuh semangat membuatnya cepat dicintai oleh publik sepak bola Indonesia.

tvonenews

Setelah gantung sepatu dari dunia sepak bola profesional, In-kyun memilih kembali ke negaranya dan memulai babak baru dalam hidupnya. 

Kini, ia meniti karier sebagai pelatih di Korea Selatan, menunjukkan tekad kuat untuk tetap berkontribusi dalam dunia sepak bola, meski tak lagi sebagai pemain.

Perjalanan Oh In-kyun di Indonesia dimulai pada musim 2010–2011.

Saat itu, ia bergabung dengan PS Bengkulu yang bermain di level kedua kompetisi nasional. Dalam musim perdananya, ia tampil 20 kali dan mencetak tiga gol—sebuah start yang menjanjikan.

Musim berikutnya, ia naik ke kasta tertinggi dengan memperkuat PSMS Medan di Indonesia Super League 2011–2012.

Meski hanya tampil dalam 14 pertandingan, kiprahnya tetap menarik perhatian hingga akhirnya hijrah ke Persela Lamongan di paruh kedua musim dan tampil impresif dalam 35 laga.

Oh In-kyun
Oh In-kyun
Sumber :
  • Instagram @inkyunreal85

 

Namun, kariernya di Indonesia sempat terhenti karena panggilan wajib militer di Korea Selatan, yang membuatnya absen selama empat tahun.

Setelah tugas negara usai, ia kembali ke Indonesia pada 2016 dan memperkuat Persegres Gresik United dalam ajang ISC A.

Meski hanya bermain dalam 11 laga dan mencetak dua gol, performanya cukup untuk menarik perhatian Mitra Kukar, yang merekrutnya untuk Liga 1 musim 2017.

Bersama klub asal Tenggarong itu, ia tampil dalam 30 laga dan menyumbangkan tiga gol.

Tahun berikutnya menjadi salah satu momen terbaiknya di Indonesia.

Oh In-kyun bergabung dengan Persib Bandung, klub besar yang memiliki basis suporter luar biasa.

Di musim 2018, ia tampil dalam 27 pertandingan dan mencetak tiga gol. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

 

Meski masa baktinya hanya semusim, kehadirannya cukup meninggalkan jejak bagi bobotoh.

Setelah kontraknya tidak diperpanjang Persib, ia melanjutkan karier ke Persipura Jayapura pada musim 2019 dan tampil reguler dalam 30 pertandingan.

Musim 2020, ia pindah ke Arema FC, namun sayangnya hanya sempat bermain dalam tiga laga awal sebelum kompetisi dihentikan akibat pandemi COVID-19.

Perjalanan panjang itu akhirnya berakhir pada awal dekade 2020-an.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Oh In-kyun resmi mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional.

Ia mengenang perjalanan kariernya di Indonesia yang penuh warna, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Papua.

Potret Oh In-kyun
Potret Oh In-kyun
Sumber :
  • Instagram @inkyunreal85

 

Dalam pesannya, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanannya.

“Inilah perjalanan saya selama hampir sepuluh tahun bermain sepakbola di Indonesia, dari Sumatera, Jawa, Papua, hingga Kalimantan. Saya sangat senang dan mendapatkan banyak pengalaman luar biasa di sini,” tulisnya dalam sebuah unggahan.

"Banyak kenangan berharga dengan teman-teman dan orang-orang yang selalu hadir dalam hidup saya. Terima kasih kepada semua yang mendukung dan membantu saya. Indonesia adalah tempat di mana saya merasakan karir sepakbola terbaik dan penuh pengalaman," tambahnya.

Keputusannya untuk pensiun bukan karena kehilangan gairah bermain, melainkan karena ingin mulai merancang masa depan di luar lapangan.

Tak butuh waktu lama, ia pun beralih haluan menjadi pelatih. Pada Maret 2021, Oh In-kyun mulai mengikuti kursus kepelatihan lisensi C AFC/KFA di Namwon, Korea Selatan. 

Melalui unggahan Instagram-nya, ia menunjukkan semangat untuk terus belajar dan berkembang.

"22.03.2021 - 31.03.2021 LISENSI AFC/KFA C Resor Namwon Kensington. Mari kita ciptakan kenangan yang bermakna dan berharga," tulisnya.

Oh In-kyun saat mengikuti kursus pelatih di Korea Selatan
Oh In-kyun saat mengikuti kursus pelatih di Korea Selatan
Sumber :
  • Instagram @inkyunreal85

 

Perjalanan barunya sebagai pelatih berlanjut hingga tahun 2024.

Dalam sebuah unggahan terbaru, Oh In-kyun membagikan pencapaian barunya: menyelesaikan pelatihan untuk lisensi kepelatihan tingkat B. 

Meski baru memulai karier kepelatihan di usia yang terbilang tak muda, ia merasa bersyukur bisa belajar banyak hal yang akan berguna ke depan. 

"Sesi pelatihan pemimpin tingkat B ke-8 pada tahun 2024. Apa yang diselesaikan orang lain 7 atau 8 tahun yang lalu, saya, yang memasuki peran kepemimpinan di akhir usia 30-an, baru menyelesaikannya sekarang. Itu adalah waktu yang berharga di mana saya belajar, merasakan dan mengalami banyak hal," tulisnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, dengan lisensi kepelatihan resmi di tangan, Oh In-kyun siap menapaki babak baru sebagai pelatih.

Tak menutup kemungkinan, ia akan kembali ke Indonesia suatu hari nanti—bukan sebagai pemain seperti dulu, tapi sebagai pelatih yang membawa bekal ilmu dari dua dunia: sepak bola Korea dan Indonesia. (tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan sebanyak 1.919 personel gabungan dilibatkan dalam pengamanan ini.
133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

Pemerintah siapkan 133 titik rukyatul hilal di Indonesia untuk menentukan 1 Ramadhan 1447 H melalui observasi ilmiah dan sidang isbat nasional.
Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Dapat gelar sebagai MVP di pertandingan Liga Thailand, kiper Ratchaburi FC Kampol Pathomakkakul mendadak singgung Persib Bandung jelang leg kedua ACL Elite Two.
Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT