GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Patrick Kluivert "Didesak" Segera Evaluasi Total Jelang Babak Keempat, Sayangkan Satu Pemain karena...

Timnas Indonesia yang kini masuk babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi sejarah dan prestasi baru di era Patrick Kluivert.
Jumat, 27 Juni 2025 - 13:28 WIB
Patrick Kluivert "Didesak" Segera Evaluasi Total Jelang Babak Keempat, Sayangkan Satu Pemain karena...
Sumber :
  • dok.tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com- Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert semakin menjadi sorotan publik, terutama pecinta sepakbola Tanah Air. 

Timnas Indonesia yang kini masuk babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi sejarah dan prestasi baru di era Patrick Kluivert

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Patrick Kluivert "Didesak" Segera Evaluasi Total Jelang Babak Keempat, Sayangkan Satu Pemain karena...
Sumber :
  • dok.tvOnenews.com/Taufik Hidayat

 

Meskipun prestasi ini tak lepas dari kinerja keras Pelatih Timnas sebelumnya STY, patut kita syukuri bersama. Progres Timnas terus meningkat meski terjadi pergantian. 

Disamping itu, Timnas Indonesia juga perlu sadar diri. Dalam laga sebelumnya, menampar keras adanya sisi kurang belum dicapai Skuad Garuda.  

Laga sebelumnya, Timnas diasuh Kluivert mampu mengalahkan China di Stadion GBK, Jakarta pada 5 Juni 2025 dengan skor tipis 1-0 lewat tendangan pinalti. 

Namun, ada gap besar Skuad Garuda ketika melawan Jepang. Pasalnya tak ada gol dicetak hingga kalah 6-0 atas Samurai Biru. 

Inilah yang memicu adanya "desakan" terhadap Patrick Kluivert untuk segera melakukan evaluasi total.

Wajar evaluasi dilakukan untuk Timnas Indonesia lebih kuat dipertandingan selanjutnya. 

"Hal yang saya pelajari dari kekalahan ini adalah kami harus menaruh hormat pada kualitas lawan,” ujar Kluivert, dalam Konferensi Pers usai bertanding.

"Kami harus mempelajari Jepang yang sangat bagus. Jika negara memiliki pemain-pemain hebat yang bermain di level teratas" katanya.

Kesadaran untuk Evaluasi Total 

Lebih lanjut, Patrick Kluivert juga mengakui jika Timnas Indonesia saat melihat hasil melawan Jepang sungguh diluar ekspektasi. 

Di mana kualitasnya sungguh jauh, Jepang harus diakui lebih di atas. Pihaknya haris belajar dari kekalahan telak itu.

"Kami sangat kecewa tapi harus bersiap untuk Putaran Keempat," jelasnya dalam Konferensi Pers seusai pertandingan.

"Kami juga harus sama-sama belajar dan mempersiapkan diri untuk laga selanjutnya," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan begitu, Pelatih asal Belanda itu juga mengatakan perlu adanya persiapan pemain Timnas Indonesia harus lebih baik pada babak keempat selanjutnya.

Kluivert janjikan akan melakukan evaluasi. "Saat ini yang paling penting bagi saya adalah mengevaluasi pertandingan, belajar darinya, dan fokus ke babak keempat," pungkas Kluivert. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo geleng-geleng kepala setelah sering menerima laporan bahwa orang-orang yang dipercaya dan diangkatnya menjadi pejabat ternyata mencuri uang rakyat.
John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman akhirnya buka suara soal Teja Paku Alam yang belum dipanggil Timnas Indonesia meski tampil impresif bersama Persib dan mencatat 17 clean sheet.
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Media Inggris menyebut Timnas Indonesia mengalami peningkatan pesat jelang Piala Asia 2027. Skuad Garuda bahkan jadi sorotan dalam grup neraka.
Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan sebanyak 12 calon haji asal Sumut gagal berangkat ke Tanah Suci
John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.
WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT