GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perubahan Besar-besaran, Ketum PSSI Erick Thohir Tegas soal Statuta Baru

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan perubahan penting dalam struktur organisasi PSSI melalui revisi statuta yang telah disetujui dalam forum resmi.
Minggu, 13 Juli 2025 - 02:22 WIB
Ketum PSSI Erick Thohir
Sumber :
  • Tim tvOne/Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan perubahan penting dalam struktur organisasi PSSI melalui revisi statuta yang telah disetujui dalam forum resmi.

Dalam aturan baru tersebut, pemilihan ketua PSSI tingkat kabupaten dan kota kini akan dilakukan oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI, bukan lagi melalui pemilihan langsung seperti sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Statuta PSSI yang baru sudah disetujui. Nantinya, para pimpinan Asprov akan menjadi pimpinan di daerah, di mana koordinasi dengan kota dan kabupaten langsung di bawah provinsi," ujar Erick saat menghadiri agenda sepak bola di Supersoccer Arena, Kudus, Sabtu (12/7/2025).

Langkah ini, menurut Erick, merupakan bagian dari upaya untuk menyederhanakan koordinasi serta memperkuat jalannya pembinaan sepak bola dari akar rumput.

Selama ini, ia menilai banyak terjadi disharmoni antara Asprov, Askot/Askab, dan pemerintah daerah yang justru menghambat kemajuan sepak bola nasional.

“Ketua asprov-nya beda, ketua kotanya beda, berantem sama gubernur, berantem sama bupati, tapi minta anggaran. Ya nggak bisa. Sepak bola jangan di bawah politik,” tegasnya.

Dalam skema baru ini, PSSI menargetkan terbentuknya sistem kompetisi yang lebih terstruktur mulai dari tingkat kota dan kabupaten.

Erick menyebut, pihaknya tengah mempersiapkan pembentukan Liga 4 sebagai kompetisi akar rumput.

“Juara kota masuk ke provinsi. Itu namanya Liga 3 Provinsi. Dari sana, bisa melangkah ke tingkat nasional,” kata Erick.

PSSI juga akan menyesuaikan kuota peserta Liga 3 nasional berdasarkan jumlah klub yang aktif di masing-masing provinsi.

Provinsi dengan jumlah klub terbanyak, seperti Jawa Timur, berpotensi mendapat kuota lebih besar. Namun Erick mengingatkan, klub yang ingin naik kasta ke Liga 2 atau Liga 1 harus memenuhi persyaratan lisensi, termasuk kesiapan finansial agar tidak menunggak gaji pemain di tengah musim.

Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah A.S. Sukawijaya, atau yang akrab disapa Yoyok Sukawi, mendukung perubahan ini.

Ia menyebut tujuan utama revisi statuta adalah untuk memastikan organisasi PSSI di tingkat provinsi dan kabupaten/kota berjalan lebih selaras.

"Untuk menunjuk di kabupaten/kota, kami bisa menjalin komunikasi dengan kepala daerah setempat untuk mendengarkan arahan maupun usulan siapa yang ditugaskan. Mungkin seperti itu, tetapi untuk kepastian kita tunggu peraturannya," ujarnya.

Dengan berlakunya statuta baru ini, maka mekanisme pemilihan ketua PSSI kabupaten/kota akan dihapus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengangkatan dilakukan secara langsung oleh Asprov, demi efisiensi dan peningkatan profesionalisme dalam pengelolaan sepak bola nasional.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang PSSI untuk membangun sistem kompetisi yang berkelanjutan, bebas intervensi politik, dan berbasis prestasi serta manajemen modern.(ant/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dorong Bahlil Bangun PLTN, Pakar Energi: Nuklir Kunci Ketahanan Energi dan Transisi Bersih Indonesia

Dorong Bahlil Bangun PLTN, Pakar Energi: Nuklir Kunci Ketahanan Energi dan Transisi Bersih Indonesia

Wacana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang didorong Menteri ESDM sekaligus Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) Bahlil Lahadalia mendapat dukungan kuat kalangan akademisi.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Petenis Indonesia Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Raih Hasil Berbeda di Dubai Championships 2026

Petenis Indonesia Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Raih Hasil Berbeda di Dubai Championships 2026

Dua petenis Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi meraih hasil berbeda saat tampil di nomor ganda di Dubai Championships 2026.
Betrand Peto Ceritakan Tradisi Imlek Keluarga Sarwendah, Angpao Terbesar dari Ruben Onsu dan Yeye

Betrand Peto Ceritakan Tradisi Imlek Keluarga Sarwendah, Angpao Terbesar dari Ruben Onsu dan Yeye

Betrand Peto ceritakan tradisi Imlek keluarga Sarwendah, termasuk angpao terbesar yang pernah diterimanya dari Ruben Onsu dan mendiang Yeye. Simak ceritanya!
Sentuhan Magis Cristian Chivu Saat Inter Milan Tumbangkan Juventus: Selamatkan Karier Piotr Zielinski, Orbitkan Pio Esposito

Sentuhan Magis Cristian Chivu Saat Inter Milan Tumbangkan Juventus: Selamatkan Karier Piotr Zielinski, Orbitkan Pio Esposito

Kemenangan 3-2 atas Juventus menjadi titik balik penting bagi Inter Milan. Laga kandang tersebut bukan sekadar tambahan poin, melainkan penegasan arah baru tim.
Masuki Ramadan, Ressa Rossano Justru Ogah Tinggal dan Rayakan dengan Denada, Alasannya Tak Terduga

Masuki Ramadan, Ressa Rossano Justru Ogah Tinggal dan Rayakan dengan Denada, Alasannya Tak Terduga

Walaupun sudah diakui sebagai anak kandung Denada, Ressa Rossano mengungkapkan enggan untuk tinggal dengan Denada.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak, 18 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 18 Februari 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Cek prediksi finansial, peluang rezeki, tips mengatur keuangan.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

Pelatih kepala Genoa, Daniele De Rossi, melontarkan kritik keras terhadap keputusan kontroversial yang berujung kartu merah untuk bek Juventus, Pierre Kalulu, dalam Derby d’Italia melawan Inter Milan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT