News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kata-kata Brahim Diaz usai Gagal Penalti dan Pupuskan Gelar Maroko di Piala Afrika

Kegagalan Brahim Diaz mengeksekusi penalti di final Piala Afrika 2025 menjadi momen paling menyakitkan bagi Timnas Maroko, setelah peluang juara sirna di depan.
Selasa, 20 Januari 2026 - 19:39 WIB
Momen pemain Timnas Maroko, Brahim Diaz, yang gagal mengeksekusi tendangan penaltinya di final Piala Afrika (AFCON) 2025
Sumber :
  • YouTube/beIN SPORTS Indonesia

tvOnenews.com - Malam yang kelam harus dialami bintang Timnas Maroko, Brahim Diaz, dalam partai final Piala Afrika (AFCON) 2025 melawan Senegal yang digelar pada Senin (19/1/2026) dini hari WIB.

Bermain di depan puluhan ribu pendukung fanatik, Maroko memperoleh kesempatan emas untuk memastikan gelar juara melalui hadiah penalti pada momen krusial pertandingan. Harapan satu bangsa pun bertumpu pada Brahim Diaz yang dipercaya sebagai algojo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, alih-alih melepaskan tembakan keras, pemain Real Madrid itu memilih mengeksekusi penalti dengan gaya panenka.

Keputusan tersebut berujung petaka. Bola cungkilannya terlalu lemah dan dengan mudah dibaca oleh kiper Senegal, Edouard Mendy, yang tetap berdiri di tengah gawang.

Momen pemain Timnas Maroko, Brahim Diaz, yang gagal mengeksekusi tendangan penaltinya di final Piala Afrika (AFCON) 2025
Momen pemain Timnas Maroko, Brahim Diaz, yang gagal mengeksekusi tendangan penaltinya di final Piala Afrika (AFCON) 2025
Sumber :
  • YouTube/ beIN SPORTS Indonesia

Kegagalan tersebut menjadi titik balik yang sangat menyakitkan bagi Singa Atlas. Stadion yang semula siap bergemuruh untuk selebrasi mendadak sunyi.

Mental para pemain Maroko tampak runtuh seketika, menyadari peluang juara yang sudah di depan mata terbuang secara sia-sia.

Kesalahan Diaz seolah menguras seluruh energi dan kepercayaan diri tim, sementara namanya langsung menjadi sorotan dunia.

Pertandingan pun berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Dalam kondisi psikologis yang rapuh, Maroko gagal bangkit, sementara Senegal mampu memanfaatkan momentum. Gol penentu akhirnya tercipta pada menit ke-94 babak perpanjangan waktu kedua melalui Pape Gueye.

Gol tersebut memastikan Senegal keluar sebagai juara AFCON 2025. Sementara itu, publik Maroko harus menelan kekecewaan mendalam, dan Brahim Diaz dihantui penyesalan karena gagal menjadi pahlawan akibat pilihan teknik yang terlalu berisiko.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kurang dari 24 jam setelah pertandingan, Brahim Diaz menyampaikan permintaan maafnya kepada publik Maroko melalui media sosial. Ungkapan penyesalan itu ditulis langsung oleh sang pemain dengan penuh emosi.

"Hatiku sakit. Aku memimpikan gelar ini berkat semua cinta yang telah kau berikan padaku, setiap pesan, setiap tanda dukungan yang membuatku merasa tidak sendirian. Berjuang dengan semua yang kumiliki, dengan hati di atas segalanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT