News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
Kamis, 5 Februari 2026 - 04:02 WIB
Timnas Malaysia
Sumber :
  • Malaysia NT

Jakarta, tvOnenews.com - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain. 

Langkah ini dinilai krusial untuk menyelamatkan sepak bola Malaysia dari ancaman sanksi berat, termasuk kemungkinan skorsing dari FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut laporan Bharian, keterlibatan AFC dalam membenahi FAM bahkan diibaratkan seperti seorang “ayah” yang berusaha menyelamatkan “anaknya” dari hukuman yang lebih berat. Skandal yang dimaksud berkaitan dengan dugaan pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi, yang memicu perhatian serius dari otoritas sepak bola Asia.

Tinjauan komprehensif terhadap struktur administrasi FAM disebut telah dimulai, dengan tim ahli AFC yang dipimpin langsung oleh Wakil Sekretaris Jenderal AFC, Vahid Kardany. Langkah ini menunjukkan keseriusan AFC dalam memastikan tata kelola sepak bola Malaysia kembali berjalan sesuai aturan.

Pengamat sepak bola Malaysia, Datuk Christopher Raj, menilai intervensi AFC sebagai upaya yang sangat terpuji. Mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) FAM itu menegaskan bahwa tidak ada federasi, baik di tingkat regional maupun internasional, yang menginginkan anggotanya dijatuhi sanksi berat seperti skorsing.

Christopher juga menilai pengunduran diri seluruh anggota Komite Eksekutif FAM sebagai keputusan yang tepat. Menurutnya, jika FAM sampai ditangguhkan, dampaknya akan sangat fatal bagi sepak bola nasional Malaysia.

“Menangguhkan FAM akan menjadi bencana. Seluruh ekosistem sepak bola akan terdampak, termasuk tim nasional putra dan putri yang tidak bisa berpartisipasi dalam kompetisi internasional,” ujar Christopher, dikutip dari Bharian.

Ia menambahkan bahwa proses restrukturisasi ini merupakan kesempatan terbaik bagi FAM untuk benar-benar memulai dari awal. Meski mengakui masih ada hal-hal positif di tubuh federasi, Christopher menilai pembenahan total tetap diperlukan.

“Saya bisa mengatakan bahwa upaya AFC sangat terpuji. Mereka ingin menyelamatkan sepak bola Malaysia. Ini kesempatan terbaik bagi FAM untuk ‘reset’ sepenuhnya. Tidak semua di FAM itu buruk, tapi dengan pembangunan kembali total, hal-hal baik bisa menjadi jauh lebih baik,” katanya.

Lebih lanjut, Christopher menekankan pentingnya FAM mematuhi seluruh rekomendasi yang diberikan AFC. Ia mengingatkan bahwa reformasi tata kelola tidak boleh sekadar formalitas.

“Reformasi ini harus bermakna. FAM harus serius dan akurat menerapkan pandangan dan saran AFC. Jangan sampai reformasi dilakukan, lalu berkata ‘ini tidak bisa, itu tidak bisa’,” tegasnya.

Menurut Christopher, jika FAM benar-benar mengikuti arahan AFC, konfederasi Asia itu dapat melaporkan kepada FIFA bahwa proses restrukturisasi sedang berjalan, sehingga peluang sanksi bisa dihindari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“FIFA akan melihat keterlibatan AFC. Dengan begitu, tidak akan ada sanksi. Tapi jika FAM tidak mengikuti saran AFC, maka skorsing adalah hal yang pantas,” ujarnya.

Ia menutup pernyataannya dengan analogi sederhana, “Ini seperti gagal ujian matematika lalu meminta ayah mengirim Anda ke pusat bimbingan belajar terbaik. Jika masih tidak mau belajar, maka konsekuensinya harus diterima.”

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trent Alexander-Arnold Disebut Takkan Pernah Jadi Starter di Timnas Inggris Selama Masih Ada Thomas Tuchel

Trent Alexander-Arnold Disebut Takkan Pernah Jadi Starter di Timnas Inggris Selama Masih Ada Thomas Tuchel

Bek kanan Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, disebut tidak akan pernah menjadi starter di Timnas Inggris lagi. Hal itu tidak akan terjadi selama Thomas Tuchel masih menjabat sebagai pelatih.
Dirjen Bina Pemdes Dorong Penguatan Transformasi Posyandu di Humbang Hasundutan

Dirjen Bina Pemdes Dorong Penguatan Transformasi Posyandu di Humbang Hasundutan

Dirjen Bina Pemdes Kemendagri mendorong percepatan registrasi Posyandu, penataan, dan penguatan tata kelola Posyandu secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan.
Golkar Buka Opsi Tambah Komisioner KPU Jadi 9: Harus Lihat Beban Kerja

Golkar Buka Opsi Tambah Komisioner KPU Jadi 9: Harus Lihat Beban Kerja

Sarmuji mengatakan jumlah komisioner KPU saat ini maupun usulan penambahan menjadi sembilan orang sama-sama perlu dilihat berdasarkan kebutuhan kelembagaan.
Update Klasemen Asian Games 2026, 29 September Malam: Tambahan Emas Leo/Daniel Belum Bisa Ubah Posisi Indonesia

Update Klasemen Asian Games 2026, 29 September Malam: Tambahan Emas Leo/Daniel Belum Bisa Ubah Posisi Indonesia

Update klasemen Asian Games 2026, Selasa 29 September, setelah seluruh pertandingan di hari ke-10 multi event terbesar se-Asia tersebut rampung.
Bekali Calon Dansat, Kasad: Sishankamrata di Perbatasan Harus Diperkuat

Bekali Calon Dansat, Kasad: Sishankamrata di Perbatasan Harus Diperkuat

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menekankan kepada para calon Komandan Satuan (Dansat) TNI AD tentang pentingnya memperkuat Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata),
Basarnas Buka-bukaan Soal Faktor Penyulit Tindakan Salvage Bangkai Kapal Virgo ke Permukaan

Basarnas Buka-bukaan Soal Faktor Penyulit Tindakan Salvage Bangkai Kapal Virgo ke Permukaan

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengungkap kendala dalam upaya pembalikan bangkai kapal Virgo Transport 8.

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar penilaian jujur pevoli senior hingga pesan untuk Megawati Hangestri.
Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
LMND Desak Pemerintah Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, dan Demokratis

LMND Desak Pemerintah Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, dan Demokratis

Aksi tersebut mendesak pemerintah segera mewujudkan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis sebagai hak seluruh rakyat, bukan sekadar janji politik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT