GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Belanda Kaget Bukan Main, Ditinggal Kevin Diks ke Bundesliga, FC Copenhagen Alami ‘Bencana’ Musim Ini

Media Belanda ikut menyoroti kondisi mengejutkan yang sedang dialami FC Copenhagen pada musim 2025/2026 usai ditinggal bek Timnas Indonesia, Kevin Diks.
Jumat, 13 Maret 2026 - 15:02 WIB
Kevin Diks bersinar untuk FC Copenhagen
Sumber :
  • FC Copenhagen

tvOnenews.com - Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, ikut menyoroti kondisi mengejutkan yang sedang dialami mantan klubnya, FC Copenhagen, pada musim 2025/2026.

Situasi yang menimpa raksasa Denmark tersebut bahkan disebut sebagai sebuah “bencana yang belum pernah terjadi sebelumnya” oleh media Belanda, VoetbalPrimeur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laporan khususnya, VoetbalPrimeur menilai musim yang dijalani FC Copenhagen kali ini benar-benar jauh dari ekspektasi.

Update Terbaru Cedera Kevin Diks, Pelatih FC Copenhagen Ingin Perpisahan Indah Sebelum Join Timnas Indonesia
Update Terbaru Cedera Kevin Diks, Pelatih FC Copenhagen Ingin Perpisahan Indah Sebelum Join Timnas Indonesia
Sumber :
  • FC Copenhagen

Klub yang selama ini dikenal sebagai penguasa sepak bola Denmark justru terjerumus ke fase play-off degradasi.

FC Copenhagen selama bertahun-tahun dikenal sebagai klub paling dominan di Liga Denmark.

Dalam 15 musim terakhir, klub ibu kota tersebut berhasil mengoleksi sembilan gelar liga, menjadikannya salah satu tim tersukses di negara tersebut.

Bahkan pada musim sebelumnya, FC Copenhagen masih mampu meraih gelar ganda domestik dan sempat hampir melaju ke fase gugur Liga Champions.

Namun musim ini situasinya berubah drastis.

Kevin Diks juara Piala Denmark bareng FC Copenhagen
Kevin Diks juara Piala Denmark bareng FC Copenhagen
Sumber :
  • Instagram/Kevin Diks

Alih-alih bersaing memperebutkan gelar juara, Copenhagen justru hanya mampu menempati peringkat ketujuh pada klasemen musim reguler Liga Denmark yang berakhir pada awal Maret.

Posisi tersebut membuat mereka gagal masuk ke enam besar, yang berarti tidak ikut dalam fase play-off perebutan gelar.

Menurut laporan VoetbalPrimeur, kegagalan ini menjadi catatan buruk bagi FC Copenhagen.

Untuk pertama kalinya sejak sistem play-off diperkenalkan di Denmark, klub tersebut tidak berhasil masuk ke fase perebutan gelar juara.

Bahkan terakhir kali Copenhagen finis di bawah posisi empat besar terjadi pada tahun 2000, ketika mereka menempati posisi kedelapan.

Kevin Diks bersinar untuk FC Copenhagen
Kevin Diks bersinar untuk FC Copenhagen
Sumber :
  • FC Copenhagen

Kini, dengan berada di peringkat ketujuh, FC Copenhagen justru harus menjalani play-off degradasi, sesuatu yang jarang dibayangkan oleh para penggemar mereka.

Performa buruk sepanjang musim membuat para pendukung Copenhagen tidak bisa menyembunyikan kekecewaan mereka.

Setelah kekalahan dari Randers pada 1 Maret lalu, para suporter membentangkan sejumlah spanduk dengan pesan keras kepada tim.

Beberapa di antaranya menyebut musim ini sebagai penampilan terburuk dalam tiga puluh tahun terakhir.

Ada pula kritik yang menyinggung bahwa skuad Copenhagen saat ini merupakan tim dengan performa terburuk namun memiliki gaji tertinggi di liga.

Sebagai mantan pemain FC Copenhagen, Kevin Diks mengaku sangat terkejut melihat kondisi mantan klubnya tersebut.

Setelah Pergi Baru Menyesal, Suporter FC Copenhagen Tak Rela Lepas Kevin Diks
Setelah Pergi Baru Menyesal, Suporter FC Copenhagen Tak Rela Lepas Kevin Diks
Sumber :
  • FC Copenhagen

Bek kelahiran Apeldoorn, Belanda, itu pernah memperkuat Copenhagen selama empat musim sebelum akhirnya bergabung dengan Borussia Mönchengladbach pada musim panas lalu.

“Saya masih menonton hampir setiap pertandingan. Saya tidak menyangka ini akan terjadi ketika saya pergi beberapa bulan yang lalu,” kata Diks kepada VoetbalPrimeur.

Menurut pemain yang kini menjadi bagian dari Timnas Indonesia itu, klub sebesar FC Copenhagen seharusnya selalu bersaing untuk meraih trofi setiap musim.

“Sebuah klub seperti FC Copenhagen harus bersaing untuk memperebutkan trofi sepak bola Eropa dan domestik setiap tahunnya. Hal itu berjalan baik dalam beberapa tahun terakhir, tetapi ini jelas merupakan bencana,” ujarnya.

Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks
Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks
Sumber :
  • Borussia Monchengladbach

Meski musim ini berjalan sulit, FC Copenhagen masih memiliki peluang untuk menyelamatkan situasi.

Klub tersebut berhasil mencapai final Piala Denmark, di mana mereka akan menghadapi FC Midtjylland.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, bagi Kevin Diks sendiri, FC Copenhagen tetap memiliki tempat spesial dalam perjalanan kariernya.

"FC Copenhagen sangat fantastis bagi saya. Saya memiliki begitu banyak kenangan indah tentang klub dan kota itu. Saya juga secara pribadi mengalami banyak hal luar biasa di sana. Perasaan yang saya miliki dan masih saya rasakan di Copenhagen tak ternilai harganya,” ujar Diks. (asl)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Lebih dari sekadar kemudahan administratif, penggunaan E-Reklame juga menjadi bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang modern dan transparan.
Kurang Dari Dua Pekan, KPK Hattrick OTT Tiga Kepala Daerah Diamankan

Kurang Dari Dua Pekan, KPK Hattrick OTT Tiga Kepala Daerah Diamankan

Hanya kurang dari dua pekan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan tiga kali Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjaring tiga Kepala Daerah.
Beredar Rekaman CCTV Detik-detik Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras, Polisi Bakal Lakukan Analisa

Beredar Rekaman CCTV Detik-detik Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras, Polisi Bakal Lakukan Analisa

Beredar rekaman CCTV terkait penyiraman air keras yang dilakukan oleh diduga dua orang tak dikenal (OTK) terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam.
Posko Nasional ESDM RAFI 2026 Resmi Dibuka, PLN Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik dan SPKLU Aman Terkendali

Posko Nasional ESDM RAFI 2026 Resmi Dibuka, PLN Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik dan SPKLU Aman Terkendali

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa PLN siap mendukung arahan Pemerintah dengan memastikan sistem kelistrikan nasional dalam kondisi aman dan terkendali.
KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, 27 Orang Diciduk Terkait Fee Proyek

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, 27 Orang Diciduk Terkait Fee Proyek

KPK membeberkan OTT yang menyeret Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman berkaitan dengan dugaan penerimaan uang atau fee dari proyek-proyek di Cilacap.
Puluhan Orang Ikut Ditangkap KPK  Bersama Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam OTT Ketiga Selama Ramadhan

Puluhan Orang Ikut Ditangkap KPK Bersama Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam OTT Ketiga Selama Ramadhan

KPK tangkap 27 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) kesembilan tahun 2026 sekaligus ketiga pada bulan Ramadhan 1447 Hijriah, termasuk Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Tiga berita Timnas Indonesia paling populer di tvOnenews, dari Thom Haye pamit dari Persib Bandung, Putros dipanggil timnas, hingga FIFA menyorot Indonesia.
Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Bung Ropan menyebut, salah satu pemain Timnas Indonesia bernilai miliaran rupiah cocok dipilih John Herdman untuk menggantikan Miliano Jonathans. Siapa dia?
Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

​​​​​​​Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi temui pemilik bengkel di Lembang yang akan digusur. Ia melakukan hal tak terduga saat menertibkan bangunan liar.
Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, turut jadi sorotan setelah klubnya US Sassuolo menelan kekalahan dalam lanjutan Serie A. Legenda Italia beri komentar pedas.
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali mencuri perhatian di Italia usai mencatatkan pencapaian penting dalam karier profesionalnya. Media Italia takjub.
Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Dua tahun setelah keduanya tak bekerja sama di Red Sparks, sahabat Megawati Hangestri yakni Giovanna Milana selangkah lagi menorehkan tinta emas di liga Jepang.
Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mencabut izin operasional SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT