GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dendam Lama Mo Salah ke Real Madrid, Akankah Membawa Liverpool Juara UCL 2022?

Final Liga Champions 2022 akan mengulang kembali pertemuan Real Madrid vs Liverpool pada 2018 silam. Kala itu Los Blancos menang dengan skor 3-1 di Stadion
Sabtu, 28 Mei 2022 - 17:20 WIB
Laga final UEFA Champions League 2022 mempertemukan Real Madrid vs Liverpool, Minggu (29/5) pukul 02.00 WIB.
Sumber :
  • UEFA Champions League

Paris, Prancis - Final Liga Champions 2022 akan mengulang kembali pertemuan Real Madrid vs Liverpool pada 2018 silam. Kala itu Los Blancos menang dengan skor 3-1 di Stadion NSC Olimpiyskiv, Kyiv, Ukraina. Striker The Reds Mohamed Salah bisa disebut menjadi “tumbal” atas kemenangan Madrid saat itu.

Kapten tim Madrid Sergio Ramos melakukan pelanggaran keras terhadap Salah. Bintang asal Mesir itu sampai harus mengalami cedera pada bahu dan dibawa ke rumah sakit, padahal pertandingan baru memasuki babak pertama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Empat tahun berselang kesempatan membalaskan kekalahan itu datang. Mohamed Salah yang dikenal sebagai pria pendiam membuat pernyataan secara terang-terangan bahwa ia ingin mengalahkan Real Madrid di final Liga Champions 2022.

"Saat itu saya mengetahui hasil (kekalahan melawan Madrid) ketika berada di rumah sakit. Saya pikir, kami tidak bisa mengalami kekalahan dengan cara itu. Saya tidak pernah merasakan (pelanggaran) separah itu sebelumnya dalam sepak bola," ungkapnya setelah The Reds menumbangkan Villarreal dan memastikan lolos ke final.

“Dan saya pikir sekarang ini waktunya balas dendam (ke Real Madrid)," imbuhnya.

Tidak ada konteks lain yang perlu diperdebatkan dari frasa balas dendam Salah. pecinta sepak bola tentunya akan teringat kembali ke final Liga Champions 2018 antara Liverpool dan Real Madrid. Kekalahan 3-1 di Kyiv yang “tak adil” bagi Salah adalah dendam dendam tersendiri.

Salah Tulang Punggung Liverpool

Di musim 2017/2018, Liverpool belum menjadi tim yang tak terkalahkan di bawah asuhan Jurgen Klopp. Tapi mereka memiliki pencetak gol hebat yang membawa The Reds melaju ke final.

Salah mencetak 43 gol fenomenal di 50 pertandingan pada musim pertamanya di Anfield. Di pundaknya, Salah membawa banyak harapan publik pecinta Liverpool yang haus gelar juara. Pundak itu pulalah yang kemudian menjadi korban di final Liga Champion 2018.

Sergio Ramos memiting ikon Mesir itu ke tanah saat mereka berebut bola, dengan mengunci lengan kanan Salah layaknyan pegulat yang sedang bertanding. Akibatnya, Salah mengalami kerusakan ligamen di bahu kirinya.

Dia terpaksa ditandu keluar keluar lapangan. Meskipun Sadio Mane berhasil mencetak gol ke gawang El Real. Gol pembuka Karim Benzema dan dua gol Gareth Bale melalui tendangan overhead yang spektakuler membuat Madrid menang 3-1 dan berhak atas gelar Eropa ke-13 mereka.

Kendati demikian Klopp tidak ingin larut dalam pertandingan yang ia gambarkan sebagai aksi ”kejam dan brutal”. Beberapa bulan kemudian Liverpool telah siap menjalani musim 2018/2019. Salah kembali bugar dan bersiap untuk kembali melejit.

Namun, apa yang telah dialaminya memang tak mudah begitu saja dilupakan. Patut diingat bahwa wasit Milorad Mazic kala itu bahkan tidak memberikan pelanggaran untuk pelanggaran tersebut.

Ramos tampak menghibur Salah yang menangis saat dia meninggalkan lapangan dengan sebuh tepukan di pipi. Cara Ramos itu justru menimbulkan berbagai interpretasi di kalangan suporter.

Setelah mengangkat trofi kemenangan, Ramos bahkan tidak memberikan komentar publik tentang insiden tersebut selama seminggu, selain sebuah tweet mendoakan Salah. Setelah kemudian ia berbicara dengan salah satu media yang berbasis di Madrid.

"Saya tidak ingin berbicara karena semuanya diperbesar. Saya berbicara dengan Salah melalui pesan, dia cukup baik,” katanya, dikutip dari Sporting News.

Sebaliknya Salah membenarkan bahwa Ramos telah menghubunginya tetapi tidak pernah memberikan pernyataan seperti itu. "Dia mengirimi saya pesan, tetapi saya tidak pernah mengatakan kepadanya bahwa itu baik-baik saja," tangkisnya.

FIFA dan UEFA pun Tak Memberikan Hukuman pada Ramos

Mengingat tidak ada pelanggaran yang diberikan dan tidak ada penggunaan VAR di Liga Champions musim itu, maka benar-benar tidak ada alasan apa pun bagi Ramos untuk dihukum.

Namun kondisi tersebut tidak menghentikan 535.000 orang menandatangani petisi online di change.org yang meminta FIFA dan UEFA untuk mengambil sikap tegas terhadap Ramos karena dia dianggap sengaja menahan lengan Mohamed Salah di bawah ketiaknya dan menyebabkan dislokasi bahu striker berambut keriting itu.

Kegeraman terhadap tindakan Ramos bahkan mengundang pengacara Mesir Bassem Wahba melayangkan gugatan € 1 miliar terhadap Ramos karena membahayakan partisipasi Salah di Piala Dunia untuk membela negaranya.

Organisasi Uni Judo Eropa juga ikut menulis di Twitter: “Waki-gatame adalah teknik (menjatuhkan lawan) yang berbahaya. Itulah mengapa dalam judo tidak diperbolehkan digunakan untuk transisi ke ne-waza,” cuit akun tersebut.

Bukan Kesempatan Pertama Salah setelah 2018

Namun Final Champions 2022 ini bukan merupakan kesempatan yang pertama bagi Salah untuk membalaskan dendamnya. Pada tahun 2019 Liverpool kembali ke final tahun berikutnya, di Madrid, di Wanda Metropolitano milik Atletico. Salah berhasil membawa The Reds mengangkat si Kuping Besar setelah menumbangkan Tottenham 2-0.

Real Madrid dan Liverpool kembali bersua pada tahun 2021, meskipun Ramos tidak bisa turun di kedua leg perempat final Liga Champions karena cedera. Salah sukses mencetak gol, tetapi Liverpool masih harus mengakui dominasi Madrid.

The Reds kalah 3-1 dan ditahan imbang 0-0 di Anfield. Kedua pertandingan dimainkan tanpa penonton karena pembatasan virus Covid-19. Kini stadion sudah bisa dipadati penonton, tapi sayang sang rival: Ramos sudah tidak lagi berseragam putih-putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bek asal Spanyol itu sekarang dalam masa tenangnya di Paris bersama PSG. Tetapi dendam lama Salah atas Real Madrid tentunya menarik untuk diselesaikan. Mampukah ia membawa Liverpool menumbangkan klub yang telah membuatnya merana? Final Liga Champions 2022 akan segera tersaji dini hari ini, Minggu (29/5) pukul 02.00 WIB. (amr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Betrand Peto Tak Bisa Sembunyikan Rindu, Imlek Pertama Keluarga Sarwendah Tanpa Yeye

Betrand Peto Tak Bisa Sembunyikan Rindu, Imlek Pertama Keluarga Sarwendah Tanpa Yeye

​​​​​​​Betrand Peto tak bisa menyembunyikan rindu di Imlek pertama keluarga Sarwendah tanpa Yeye. Perayaan tahun ini terasa berbeda dan penuh rindu bagi Onyo.
Jadwal UFC Houston Pekan Ini: Ada Duel Sean Strickland vs Anthony Hernandez

Jadwal UFC Houston Pekan Ini: Ada Duel Sean Strickland vs Anthony Hernandez

Jadwal UFC Houston pekan ini, di mana ada duel utama antara Sean Strickland vs Anthony Hernandez di kelas menengah.
Viral Emak-emak Tangkap Sendiri Terduga Penipu Travel Umroh di Depan Kantor Polisi, Rugi hingga Rp20 Juta

Viral Emak-emak Tangkap Sendiri Terduga Penipu Travel Umroh di Depan Kantor Polisi, Rugi hingga Rp20 Juta

Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.45 WIB. 
Drama Derby d’Italia Belum Usai, Marotta dan Pengamat Sepak Bola Italia Kompak Bela Aksi Kontroversial Bastoni

Drama Derby d’Italia Belum Usai, Marotta dan Pengamat Sepak Bola Italia Kompak Bela Aksi Kontroversial Bastoni

Kontroversi masih membayangi kemenangan dramatis Inter Milan atas Juventus dalam laga Derby d’Italia di San Siro.
John Herdman Boleh Bernapas Lega Jelang Debut, Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Aman Berkat Sosok Ini

John Herdman Boleh Bernapas Lega Jelang Debut, Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Aman Berkat Sosok Ini

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tampaknya bisa bernapas lega menjelang laga debutnya. Sebab, stok bek kiri akan aman untuk bulan Maret mendatang.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak, 18 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 18 Februari 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Cek prediksi finansial, peluang rezeki, tips mengatur keuangan.
Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma

Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma

Legenda AS Roma, Francesco Totti, mengonfirmasi bahwa dirinya tengah menjalin pembicaraan untuk kembali ke klub sebagai direktur.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

Pelatih kepala Genoa, Daniele De Rossi, melontarkan kritik keras terhadap keputusan kontroversial yang berujung kartu merah untuk bek Juventus, Pierre Kalulu, dalam Derby d’Italia melawan Inter Milan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT