News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pratama Arhan Gigit Jari, Posisinya di Bangkok United Terancam usai Kedatangan Bek Korea di Tengah Ancaman Regulasi Baru

Nasib pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan, terancam berada di ujung tanduk. Kariernya bersama Bangkok United diselimuti tanda tanya usai kehadiran bek Korea.
Kamis, 23 April 2026 - 14:57 WIB
Sebelum Menikah sama Azizah Salsha, Pratama Arhan Kagumi Artis Indonesia ini, Sosoknya Tak Hanya Cantik tapi Juga...
Sumber :
  • instagram Pratama Arhan

tvOnenews.com - Nasib bek sayap Timnas Indonesia, Pratama Arhan, terancam berada di ujung tanduk.

Kariernya bersama Bangkok United mulai diselimuti tanda tanya besar setelah serangkaian situasi yang tidak menguntungkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain berusia 23 tahun itu perlahan kehilangan tempat di skuad utama. Kondisinya semakin sulit setelah klub mendatangkan bek berpengalaman asal Korea Selatan, Lee Ki-je, pada paruh musim.

Bangkok United Resmi Pertahankan Pratama Arhan
Bangkok United Resmi Pertahankan Pratama Arhan
Sumber :
  • Bangkok United

Kehadiran Lee Ki-je bukan tanpa alasan. Media Korea, Starnews, menyebut bahwa pemain berusia 34 tahun itu direkrut untuk memperkuat lini pertahanan Bangkok United yang tengah membidik target tinggi di kompetisi Asia.

“Lee Ki-je (34), yang kembali ke Korea dari Iran untuk menghindari perang, akan memulai kehidupan sepak bolanya yang baru di Thailand,” tulis laporan tersebut.

Dengan pengalaman panjang di level internasional, Lee Ki-je langsung menjadi opsi utama di lini belakang.

Dampaknya, posisi Arhan makin terpinggirkan, terlebih ia juga sempat dibekap cedera yang mengganggu ritme permainannya.

Pratama Arhan cedera, tak bisa ikut FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia
Pratama Arhan cedera, tak bisa ikut FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia
Sumber :
  • instagram pratamaarhan8

Situasi tersebut terlihat jelas ketika nama Arhan bahkan tidak masuk dalam daftar pemain pada pertandingan terbaru.

Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa perannya di dalam tim mulai tergerus.

Belum selesai sampai di situ, ancaman lain juga datang dari regulasi liga.

Mulai musim 2026/2027, Liga Thailand dikabarkan akan menghapus kuota pemain ASEAN.

Kebijakan ini tentu menjadi pukulan telak bagi pemain asal Asia Tenggara, termasuk Arhan.

Pengakuan Tak Terduga Pratama Arhan soal Wanita yang Dikagumi Selama ini, Sosoknya Populer Punya Pengikut 7 Juta Lebih di Instagram
Pengakuan Tak Terduga Pratama Arhan soal Wanita yang Dikagumi Selama ini, Sosoknya Populer Punya Pengikut 7 Juta Lebih di Instagram
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com/Julio Tri Saputra

Tanpa slot khusus ASEAN, persaingan untuk mendapatkan tempat di tim akan semakin ketat karena harus bersaing langsung dengan pemain asing dari berbagai negara.

Jika tidak mampu segera merebut kembali kepercayaan pelatih, peluang Arhan untuk bertahan di Bangkok United bisa semakin menipis.

Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi mantan pemain PSIS Semarang tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia dituntut untuk bangkit, membuktikan kualitasnya, dan kembali menunjukkan performa terbaik jika ingin menjaga kariernya tetap stabil di luar negeri.

Kini, publik sepak bola Indonesia pun menanti bagaimana respons Pratama Arhan menghadapi tekanan tersebut. (asl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT