Pratama Arhan Gigit Jari, Posisinya di Bangkok United Terancam usai Kedatangan Bek Korea di Tengah Ancaman Regulasi Baru
- instagram Pratama Arhan
tvOnenews.com - Nasib bek sayap Timnas Indonesia, Pratama Arhan, terancam berada di ujung tanduk.
Kariernya bersama Bangkok United mulai diselimuti tanda tanya besar setelah serangkaian situasi yang tidak menguntungkan.
Pemain berusia 23 tahun itu perlahan kehilangan tempat di skuad utama. Kondisinya semakin sulit setelah klub mendatangkan bek berpengalaman asal Korea Selatan, Lee Ki-je, pada paruh musim.
- Bangkok United
Kehadiran Lee Ki-je bukan tanpa alasan. Media Korea, Starnews, menyebut bahwa pemain berusia 34 tahun itu direkrut untuk memperkuat lini pertahanan Bangkok United yang tengah membidik target tinggi di kompetisi Asia.
“Lee Ki-je (34), yang kembali ke Korea dari Iran untuk menghindari perang, akan memulai kehidupan sepak bolanya yang baru di Thailand,” tulis laporan tersebut.
Dengan pengalaman panjang di level internasional, Lee Ki-je langsung menjadi opsi utama di lini belakang.
Dampaknya, posisi Arhan makin terpinggirkan, terlebih ia juga sempat dibekap cedera yang mengganggu ritme permainannya.
- instagram pratamaarhan8
Situasi tersebut terlihat jelas ketika nama Arhan bahkan tidak masuk dalam daftar pemain pada pertandingan terbaru.
Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa perannya di dalam tim mulai tergerus.
Belum selesai sampai di situ, ancaman lain juga datang dari regulasi liga.
Mulai musim 2026/2027, Liga Thailand dikabarkan akan menghapus kuota pemain ASEAN.
Kebijakan ini tentu menjadi pukulan telak bagi pemain asal Asia Tenggara, termasuk Arhan.
- dok.kolase tvonenews.com/Julio Tri Saputra
Tanpa slot khusus ASEAN, persaingan untuk mendapatkan tempat di tim akan semakin ketat karena harus bersaing langsung dengan pemain asing dari berbagai negara.
Jika tidak mampu segera merebut kembali kepercayaan pelatih, peluang Arhan untuk bertahan di Bangkok United bisa semakin menipis.
Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi mantan pemain PSIS Semarang tersebut.
Ia dituntut untuk bangkit, membuktikan kualitasnya, dan kembali menunjukkan performa terbaik jika ingin menjaga kariernya tetap stabil di luar negeri.
Kini, publik sepak bola Indonesia pun menanti bagaimana respons Pratama Arhan menghadapi tekanan tersebut. (asl)
Load more