Bung Ropan Mulai Curiga, Usai Jay Idzes Sabet Man of The Match Serie A, Bang Jay Bakal Jadi Opsi Utama Sassuolo
- Instagram @seriea
tvOnenews.com - Penampilan gemilang kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali mencuri perhatian publik sepak bola Eropa.
Bek tengah andalan Sassuolo itu baru saja mencatatkan pencapaian bersejarah setelah dinobatkan sebagai Man of The Match dalam laga sengit kontra Fiorentina.
Pertandingan yang digelar di Stadion Artemio Franchi pada Minggu (26/4) malam tersebut memang berakhir tanpa gol. Namun di balik skor 0-0, performa solid Idzes menjadi sorotan utama.
- sassuolocalcio.it
Turun sebagai starter, pemain berusia 25 tahun itu tampil disiplin sepanjang 90 menit. Ia mampu meredam berbagai ancaman lawan dan menjadi tembok kokoh di lini belakang Sassuolo.
Menariknya, secara statistik, Idzes bukanlah pemain dengan nilai tertinggi di laga tersebut.
Berdasarkan data Flashscore, ia hanya mengantongi rating 6,6, tertinggi di antara pemain Sassuolo, tetapi masih kalah dari kiper Stefano Turati yang tampil luar biasa di bawah mistar.
Meski begitu, pihak Serie A justru melihat dampak permainan Idzes lebih krusial. Ia dianggap sebagai figur kunci yang menjaga keseimbangan tim, hingga akhirnya resmi dipilih sebagai Man of The Match.
- Instagram @seriea
Trofi pun langsung diberikan usai pertandingan, sebuah momen yang menjadi tonggak sejarah bagi sepak bola Indonesia.
Idzes tercatat sebagai pemain Indonesia pertama yang meraih penghargaan individu tersebut di kasta tertinggi Liga Italia.
Namun, di balik euforia itu, pengamat sepak bola nasional, Bung Ropan, justru melontarkan pandangan menarik. Ia mulai melihat adanya potensi “ketergantungan” Sassuolo terhadap sosok Idzes.
"Ini luar biasa teman-teman, karena Jay Idzes jadi pemain Indonesia pertama dalam sejarah di Serie A untuk dicatat sebagai Man of The Match dalam pertandingan Serie A, kasta tertinggi di Italia," kata Bung Ropan, dilansir dari YouTube pribadinya.
- Instagram @sassuolocalcio
Menurutnya, meski Turati tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting, peran Idzes tetap dianggap paling vital oleh penyelenggara liga.
Hal ini menunjukkan betapa besar pengaruhnya di lini pertahanan.
Bung Ropan juga mengungkapkan bahwa Idzes sendiri sebenarnya merasa kiper Sassuolo lebih layak mendapatkan penghargaan tersebut. Namun, ia tetap menerima keputusan itu dengan penuh rasa syukur.
"Tidak heran kalau dia (Idzes) mendapatkan skor tertinggi di dalam timnya, ya kalau bermain di lapangan sebenarnya ada Stefano Turati bagus bermain, bahkan untuk skor lebih tinggi, tetapi pilihan tetap jatuh ke Jay Idzes," lanjutnya.
- instagram.com/sassuolocalcio/
Sorotan kemudian mengarah pada laga berikutnya. Sassuolo dijadwalkan menghadapi ujian berat saat menjamu AC Milan pada 3 Mei mendatang.
Pertandingan ini diprediksi akan menjadi pembuktian sekaligus tantangan baru bagi Idzes. Apalagi, Milan tengah berambisi mengejar rival sekota mereka, Inter Milan, dalam perburuan gelar.
Bung Ropan pun meyakini bahwa Idzes akan kembali menjadi pilihan utama di lini belakang.
Ia disebut tak tergantikan selama dalam kondisi fit, berduet dengan Tarik Muharemovic sebagai benteng utama tim asuhan Fabio Grosso.
"Pasti Jay akan mendapat tempat, karena selalu dia tidak tergantikan ketika dia dalam kondisi yang bugar, tidak terkena akumulasi apapun kartu, dia akan menjadi pemain pilihan pertama di belakang bersama dengan Tarik Muharemovic, ini dua pemain belakang yang selalu menjadi andalan bagi pelatih mereka, Fabio Grosso," tegas Bung Ropan. (asl)
Load more