News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bagaimana Tendangan Penalti Dianggap Sah dalam Suatu Pertandingan Sepak Bola?

Meskipun terlihat sederhana, International Football Association Board (IFAB) menetapkan aturan ketat dalam Hukum 14 agar sebuah eksekusi penalti dianggap sah.
Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:14 WIB
Tendangan penalti di babak penyisihan Grup B Piala Dunia 2026 antara Swiss vs Bosnia dan Herzegovina
Sumber :
  • REUTERS/Matthew Childs TPX IMAGES OF THE DAY

tvOnenews.com - Tendangan penalti sering kali menjadi momen paling menegangkan dalam sebuah pertandingan sepak bola.

Drama satu lawan satu antara eksekutor dan penjaga gawang ini bisa menentukan nasib sebuah tim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun terlihat sederhana, dimana pemain hanya menendang bola dari titik putih ke dalam gawan, International Football Association Board (IFAB) menetapkan aturan ketat dalam Hukum 14 agar eksekusi penalti dianggap sah.

 

Prosedur dasar penalti yang sah

Tendangan penalti di Piala Dunia 2026 antara Afrika Selatan vs Republik Ceko
Tendangan penalti di Piala Dunia 2026 antara Afrika Selatan vs Republik Ceko
Sumber :
  • REUTERS/Walid Ibrahim-Nexpher Images via ZUMA Press Wire

Pertama, bola harus diletakkan tepat di atas titik penalti dalam kondisi diam. Pemain yang bertindak sebagai penendang harus diidentifikasi dengan jelas sebelum wasit meniup peluit.

Sementara itu, penjaga gawang lawan harus tetap berada di atas garis gawang, menghadap penendang, dan di antara tiang gawang sampai bola ditendang.

Saat tendangan dilakukan, minimal salah satu kaki kiper harus menyentuh atau sejajar dengan garis gawang.

Seluruh pemain lain selain penendang dan kiper harus berada di luar kotak penalti, di luar busur penalti (penalty arc), serta berada di belakang titik penalti.

Setelah wasit memberikan sinyal lewat tiupan peluit, penendang harus mengarahkan bola ke depan. Bola dinyatakan aktif dan dalam permainan secara sah segera setelah ditendang dan bergerak secara jelas.

 

Larangan double touch

Tendangan penalti di babak penyisihan Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Kroasia.
Tendangan penalti di babak penyisihan Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Kroasia.
Sumber :
  • REUTERS/Issei Kato

Salah satu aturan krusial yang kerap memicu pelanggaran tak terduga adalah larangan sentuhan kedua oleh sang eksekutor.

Hukum IFAB menyatakan secara tegas bahwa penendang tidak boleh menyentuh atau memainkan bola untuk kedua kalinya sebelum bola tersebut menyentuh pemain lain terlebih dahulu.

Skenario ini paling sering terjadi dalam situasi bola muntah (rebound) dari tiang atau mistar gawang.

Jika tendangan penalti membentur tiang gawang dan memantul kembali ke arah penendang tanpa menyentuh penjaga gawang atau pemain lain, maka penendang dilarang keras langsung menyambar bola tersebut untuk mencetak gol ataupun mengopernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika penendang nekat menyentuh bola tersebut, wasit akan menghentikan pertandingan dan memberikan hadiah tendangan bebas tidak langsung (indirect free kick) bagi tim bertahan.

Namun, situasinya akan berbeda jika bola tersebut sempat ditepis atau mengenai tubuh penjaga gawang sebelum memantul.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Video Pengendara Motor Jebol Pembatas Jalur Transjakarta, Bus TJ Jadi Tertahan saat Melintas

Viral Video Pengendara Motor Jebol Pembatas Jalur Transjakarta, Bus TJ Jadi Tertahan saat Melintas

Ternyata pemotor yang berusaha keluar dari Jalur Transjakarta jumlahnya tidak sedikit. Videonya viral di media sosial.
Kemenhut Berhasil Padamkan Kebakaran 30 Hektare di Gunung Rinjani

Kemenhut Berhasil Padamkan Kebakaran 30 Hektare di Gunung Rinjani

Balai Dalkarhut Jabalnusra bersama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) dan tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran hutan di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Harga Emas Antam Hari Ini 10 Agustus 2026 Terpantau Stabil, Tetap di Angka Rp2.690.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 10 Agustus 2026 Terpantau Stabil, Tetap di Angka Rp2.690.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 10 Agustus 2026 terpantau stabil atau tetap di angka Rp2.690.000 per gram.
Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan Bidik Sejarah di Asian Games 2026, Kejar Medali Keempat

Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan Bidik Sejarah di Asian Games 2026, Kejar Medali Keempat

Perjalanan panjang Eko Yuli Irawan di panggung Asian Games belum berakhir. Lifter senior Indonesia tersebut diproyeksikan kembali memperkuat Merah Putih pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
Harga Pangan Hari Ini 10 Agustus 2026: Beras Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Melejit

Harga Pangan Hari Ini 10 Agustus 2026: Beras Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Melejit

Harga sejumlah bahan pangan strategis kembali bergerak naik pada awal pekan, Senin, 10 Agustus 2026.
Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mulai mengalihkan perhatian ke FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF. Skuad Garuda kini punya peluang bangkit dengan kekuatan terbaik.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT