Kim Sang-sik Ukir Sejarah di Timnas Vietnam, Lampaui Rekor Rival Shin Tae-yong
- tvOnenews-Julio Tri Saputra
tvOnenews.com -Â Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, terus menorehkan prestasi bersama Golden Star Warriors. Kemenangan atas Malaysia di semifinal Piala AFFÂ 2026 membuat Vietnam memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 23 pertandingan internasional sekaligus melewati pencapaian rival Shin Tae-yong.Â
Vietnam tampil meyakinkan ketika menghadapi Malaysia pada leg pertama semifinal Piala ASEAN Hyundai 2026 di Stadion Kuala Lumpur. Skuad asuhan Kim Sang-sik berhasil meraih kemenangan 2-0 dan membawa modal penting menuju pertandingan leg kedua.
Hasil tersebut membuat Vietnam berada di posisi menguntungkan. Mereka tetap berpeluang lolos ke final meski kalah dengan selisih satu gol pada leg kedua yang akan berlangsung di kandang sendiri pada 19 Desember.
- ASEAN United
Di semifinal lainnya, Thailand juga berada dalam posisi kuat setelah mengalahkan Singapura 3-1 pada leg pertama. Jika kedua tim mampu mempertahankan keunggulannya, Vietnam dan Thailand berpotensi kembali bertemu di partai final.
Kemenangan Vietnam atas Malaysia disambut meriah oleh para pendukungnya. Media Vietnam, Lao Dong, melaporkan ribuan suporter memenuhi kawasan pedestrian Nguyen Hue untuk menyaksikan sekaligus memberikan dukungan kepada tim nasional.
Lao Dong melaporkan, "Ribuan penggemar berkumpul di jalan pejalan kaki di Nguyen Hue bersorak saat tim nasional Vietnam mengalahkan Malaysia dan mengamankan posisi yang menguntungkan menjelang leg kedua semifinal Piala ASEAN. Para penggemar mengibarkan bendera nasional mereka tinggi-tinggi sebagai bentuk dukungan."
Suasana semakin meriah ketika pertandingan berlangsung. Ribuan orang terus memberikan dukungan setiap kali Vietnam membangun serangan atau menciptakan peluang di depan gawang Malaysia.
Media tersebut menggambarkan atmosfer pertandingan sebagai berikut:
"Begitu pertandingan dimulai, sorak-sorai terus terdengar setiap kali tim Vietnam melancarkan serangan. Setiap kali situasi berbahaya muncul di depan gawang Malaysia, ribuan orang menyaksikan setiap bola, dengan penuh semangat menunggu gol dari tim Vietnam."
Hujan yang mengguyur lokasi juga tidak menyurutkan antusiasme para suporter. Penggemar dari berbagai usia tetap bertahan dan merayakan setiap gol yang dicetak Vietnam.
Menariknya, sejumlah suporter bahkan terlihat membawa serta mengibarkan bendera Korea Selatan sebagai bentuk penghormatan kepada Kim Sang-sik.
Kim Sang-sik Lampaui Rekor Park Hang-seo
Kemenangan atas Malaysia membuat Vietnam kini mencatatkan 23 pertandingan tanpa kekalahan, dengan rincian 20 kemenangan dan tiga hasil imbang.
Catatan tersebut menjadi pencapaian penting karena melampaui rekor yang pernah ditorehkan Park Hang-seo selama menangani Timnas Vietnam.
Rivalitas Park Hang-seo dan Shin Tae-yong menjadi salah satu persaingan menarik di sepak bola Asia Tenggara. Keduanya merupakan pelatih asal Korea Selatan yang pernah menangani tim nasional di kawasan tersebut, dengan Park memimpin Vietnam dan Shin menukangi Timnas Indonesia.
Setiap pertemuan Timnas Indonesia dan Vietnam pun selalu menyita perhatian, tak hanya karena persaingan kedua tim, tetapi juga duel strategi antara dua juru taktik asal Negeri Ginseng.
Kim Sang-sik pun semakin mendapatkan tempat di hati para pendukung Vietnam. Setelah pertandingan, Federasi Sepak Bola Vietnam memberikan bonus sebesar 1,5 miliar VND atau setara sekitar Rp900 juta kepada tim nasional sebagai apresiasi atas kemenangan tersebut.
Kini, Kim Sang-sik berpeluang membawa Vietnam kembali mempertahankan dominasi di Asia Tenggara. Setelah sebelumnya berhasil mengantarkan Vietnam meraih trofi pada turnamen dua tahun lalu, ia kembali memiliki kesempatan membawa timnya menuju final.
Jika Vietnam mampu menghindari kekalahan pada leg kedua, mereka akan memastikan tiket ke final dan semakin dekat dengan peluang meraih gelar secara beruntun.
Namun, Kim Sang-sik tidak ingin timnya terlena dengan kemenangan 2-0 di leg pertama. Pelatih asal Korea Selatan itu justru menyoroti sejumlah kekurangan yang masih terlihat dalam permainan Vietnam.
"Sebagai pelatih, saya memiliki beberapa penyesalan," kata Kim Sang-sik.
- tvOnenews-Julio Tri Saputra
"Meskipun kami menang 2-0, secara keseluruhan itu adalah pertandingan yang sulit. Ada beberapa masalah dalam proses pelaksanaan taktik. Saya akan menganalisis ini secara menyeluruh untuk mempersiapkan pertandingan kandang mendatang. Babak pertama baru saja berakhir. Ada kekurangan taktik, dan kita harus mempersiapkan diri lebih teliti lagi."
Dengan modal dua gol tanpa kebobolan, Vietnam kini hanya membutuhkan konsistensi pada leg kedua.
Sementara bagi Kim Sang-sik, kemenangan tersebut semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola Vietnam dan membuka peluang untuk menorehkan sejarah baru bersama Golden Star Warriors.
Â
Load more