GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tragis, Timnas Indonesia U-19 Kalah Lewat Aturan Head to Head Senasib Sial Italia pada Gelaran Piala Eropa 2004

Nasib tragis dialami Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19. Kemenangan 5-1 atas Myanmar dalam laga pamungkas Grup A di Stadion Chandrabhaga jadi sia-sia.
Senin, 11 Juli 2022 - 04:14 WIB
Selebrasi Pemain Timnas Indonesia U-19
Sumber :
  • Tim tvOne

Jakarta - Nasib tragis dialami Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19. Kemenangan 5-1 atas Myanmar dalam laga pamungkas Grup A di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu 10 Juli 2022 jadi terasa sia-sia.

Sebabnya, dalam laga lainnya di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Timnas Thailand dan Timnas Vietnam bermain imbang 1-1. Ini membuat tiga tim di Grup A sama-sama mengumpulkan 11 poin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena ada tiga tim mengumpulkan poin sama, dibuat klasemen mini antara tiga tim tersebut. Timnas Indonesia U-19 kalah head to head dari Vietnam dan Thailand. Sebab, saat melawan dua tim tersebut, Garuda Muda bermain imbang 0-0. Duel Vietnam vs Thailand berakhir imbang 1-1. Duel Vietnam vs Thailand berakhir imbang 1-1.

Ternyata, nasib tragis yang dialami Indonesia juga pernah dialami Timnas Italia di Piala Eropa 2004. Kasusnya mirip, Gli Azzurri harus tersingkir karena aturan head to head yang melibatkan tiga tim. Posisi Italia kritis usai melakoni dua laga di grup C dengan 2 poin dari 2 laga. Sementara itu, Timnas Denmark dan Timnas Swedia yang akan berhadapan di partai pamungkas sudah mengumpulkan 4 poin.

Dituding Main Mata Situasi ini memungkinkan tiga tim sama-sama mengumpulkan 5 poin dan menggunakan aturan head to head. Swedia bermain imbang 1-1 dengan Italia, sedangkan Denmark imbang 0-0 dengan Gli Azzurri. Dengan demikian, jika Swedia dan Denmark bermain imbang 2-2 ke atas, Italia dipastikan tersingkir, apapun skor melawan Bulgaria. Apa yang ditakutkan Italia ternyata benar-benar terjadi.

Denmark dan Swedia bermain imbang 2-2 di Estádio do Bessa, Porto, 22 Juni 2004. Denmark sempat unggul lewat Jon Dahl Tomasson di menit 28, lalu disamakan Henrik Larsson lewat titik penalti di menit 47. Tomasson kembali membawa Denmark unggul (66').

Namun, Mattias Jonson (89') menyamakan kedudukan jelang laga berakhir. Denmark dan Swedia sama-sama lolos ke perempatfinal, Italia angkat koper. Duel Swedia vs Denmark yang berakhir imbang 2-2. Duel Swedia vs Denmark yang berakhir imbang 2-2.

Dilansir The Guardian, setahun usai kejadian tersebut, majalah sepakbola Swedia, Offside membocorkan apa yang terjadi di lapangan dalam duel Denmark vs Swedia. Beberapa kali, terjadi percakapan antara pemain Swedia dan Denmark. Meski dengan nada bercanda, mereka seperti menyepakati skor 2-2. Pada saat pemanasan, bek Swedia, Erik Edman bertanya kepada Daniel Jensen.

"Apakah kita perlu bermain imbang 2-2?" Jensen lalu tersenyum dan menjawab, "Ya, kenapa tidak." Edman berkata, "Oke, kamu kebobolan duluan."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat tertinggal 1-2 dalam pertandingan, pemain Swedia, Anders Andersson berkata, "Ayo sialan, beri kami celah sekarang" kepada Thomas Gravesen. Gravesen lalu menjawab, "Ya, tapi setidaknya kamu harus maju." UEFA mengganggap tak ada yang mencurigakan dalam pertandingan tersebut. Itu membuat tak ada investigasi.

Namun, Denmark dan Swedia langsung tersingkir di perempatfinal. Denmark dihajar Republik Ceko 0-3. Sedangkan Swedia takluk 4-5 (0-0) lewat adu penalti saat melawan Belanda. (ade)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Disanksi FIFA, Kini Melejit! Nilai Pasar 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Tiba-tiba Naik

Disanksi FIFA, Kini Melejit! Nilai Pasar 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Tiba-tiba Naik

Nilai pasar tujuh pemain naturalisasi timnas Malaysia melonjak tajam setelah Court of Arbitration for Sport (CAS) memutuskan menangguhkan sementara sanksi 12 bulan yang sebelumnya dijatuhkan FIFA.
Muhammadiyah Mulai Puasa Lebih Awal, Menteri Agama dan Ketum Muhammadiyah Beri Pesan Penting

Muhammadiyah Mulai Puasa Lebih Awal, Menteri Agama dan Ketum Muhammadiyah Beri Pesan Penting

Kementerian Agama (Kemenag) resmi umumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Sedangkan Muhammadiyah menetapkan pada 18 Februari 2026
Rahasia Anti Lemas Selama Ramadhan, dr. Zaidul Akbar Bilang Makanan Ini Bisa Bikin Tubuh Bertenaga

Rahasia Anti Lemas Selama Ramadhan, dr. Zaidul Akbar Bilang Makanan Ini Bisa Bikin Tubuh Bertenaga

dr. Zaidul Akbar ungkap rahasia agar tak mudah lemas selama Ramadhan, konsumsi makanan ini saat sahur dan berbuka bisa bantu tubuh tetap bertenaga.
Biar Kuat Puasa Ramadhan, Ini Minuman Pengurang Haus ala dr Zaidul Akbar

Biar Kuat Puasa Ramadhan, Ini Minuman Pengurang Haus ala dr Zaidul Akbar

Berikut resep minuman rahasia yang bisa membuat tidak cepat haus, menurut penjelasa dr. Zaidul Akbar.
Resmi! Shin Tae-yong akan Comeback ke Indonesia, Ada Urusan Apa?

Resmi! Shin Tae-yong akan Comeback ke Indonesia, Ada Urusan Apa?

Shin Tae-yong dipastikan kembali ke Indonesia. Jeje bongkar bocoran agenda rahasia eks pelatih Timnas, diduga bukan melatih lagi dan siap ambil peran baru.
Kontroversi VAR Warnai Kekalahan Barcelona, Hansi Flick Pilih Bungkam

Kontroversi VAR Warnai Kekalahan Barcelona, Hansi Flick Pilih Bungkam

Pelatih FC Barcelona Hansi Flick mengaku pertahanan timnya tampil buruk saat kalah 1-2 dari Girona FC pada lanjutan Liga Spanyol 2025/2026 di Stadion Montilivi, Selasa (17/2/2026) dini hari WIB.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT