News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Euro 2024: Alasan Jerman Tak Diberi Penalti Kontra Spanyol meski Marc Cucurella Tampak Lakukan Handball Terungkap

Seorang jurnalis asal Inggris menjelaskan alasan Jerman tak diberi penalti kontra Spanyol meskipun Marc Cucurella jelas-jelas menyentuh bola dengan tangannya.
Sabtu, 6 Juli 2024 - 05:02 WIB
Jerman tersingkir dari Euro 2024
Sumber :
  • UEFA

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang jurnalis asal Inggris menjelaskan alasan mengapa Jerman tak diberi penalti kontra Spanyol di laga perempat final Euro 2024, meskipun Marc Cucurella jelas-jelas menyentuh bola dengan tangannya.

Tuan rumah Jerman harus mengakhiri kiprahnya secara prematur di Euro 2024 pada Jumat (5/7/2024) malam kemarin WIB di MHP Arena, Stuttgart.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Skuad asuhan Julian Nagelsmann berhasil memperpanjang napasnya setelah ketinggalan lebih dulu pada menit ke-51 akibat gol Dani Olmo. 

Sebab, Florian Wirtz mencetak gol penyeimbang pada menit ke-89 dan skor 1-1 pun bertahan hingga pertandingan usai di waktu normal.

Pada masa perpanjangan, Spanyol mencetak gol kemenangan melalui Mikel Merino pada menit ke-119 setelah menanduk bola dari Dani Olmo.

La Furia Roja pun berhasil melenggang ke babak semifinal, meskipun mengakhiri laga dengan 10 orang usai Dani Carvajal dikartu merah pada menit ke-120+5, lantaran skor 2-1 tak berubah hingga akhir.

Namun, situasi bisa berjalan berbeda jika saja wasit Anthony Taylor memberikan penalti kepada Jerman.

Pada awal babak kedua di masa perpanjangan waktu, tendangan Jamal Musiala sempat mengenai tangan dari bek Spanyol, Marc Cucurella, di kotak terlarang.

Cucurella jelas-jelas menyentuh bola dengan tangannya dan para pemain Jerman pun melakukan protes kepada wasit Anthony Taylor.

Keputusan Taylor di lapangan adalah itu tidak handball, namun VAR bahkan tidak mengeceknya.

Kontroversi pun muncul di publik lantaran insiden itu bisa mengubah hasil akhir pertandingan yang menguntungkan Jerman.

Namun, Ben Jacobs, seorang jurnalis asal Inggris, memastikan bahwa Taylor telah mengambil keputusan yang tepat.

Dijelas olehnya, petunjuk UEFA menyarankan agar tidak menghadiahkan handball jika lengan seorang pemain tetap ke bawah dan dalam posisi natural.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini yang dilakukan oleh Cucurella karena dia tidak melakukan aksi macam-macam untuk menggerakkan tangan yang bisa membuat tubuhnya menjadi lebih besar secara tidak alami.

"Keputusan yang tepat dari Anthony Taylor karena tidak menghadiahkan handball kontra Marc Cucurella," cuit Ben Jacobs di akun media sosial X, atau Twitter.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT