News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masatada Ishii Akhirnya Bongkar Penyebab Kekalahan Thailand dari Vietnam di Leg I Final Piala AFF 2024

Pelatih Timnas Thailand, Masatada Ishii akhirnya terbuka soal penyebab kekalahan anak asuhnya dari Vietnam di leg pertama final Piala AFF 2024.
Jumat, 3 Januari 2025 - 16:26 WIB
Pelatih Thailand, Masatada Ishii
Sumber :
  • Facebook - Changsuek

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Thailand, Masatada Ishii akhirnya terbuka soal penyebab kekalahan anak asuhnya dari Vietnam di leg pertama final Piala AFF 2024.

Bermain di Stadion Viet Tri, pada Kamis 2 Januari 2024, Masatada Ishii dan pasukannya harus mengakui kekalahan pahit pada laga tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Thailand takluk 1-2 dari Vietnam. Vietnam mendapat dua gol dari Nguyen Xuan Son, sedangkan Thailand mencetak satu gol dari Chalermsak Akkhee.

Timnas Vietnam melawan Thailand di leg pertama Final Piala AFF 2024, Kamis (2/1).
Timnas Vietnam melawan Thailand di leg pertama Final Piala AFF 2024, Kamis (2/1).
Sumber :
  • Istimewa/dok. changsuek

 

Menurut Masatada Ishii, Thailand kalah dari Vietnam karena Golden Star memiliki Nguyen Xuan Son yang tampil sangat berbeda.

Striker naturalisasi asal Brasil itu dinilai menjadi momok bagi Thailand sehingga Gajah Perang harus kebobolan dua gol dalam laga tersebut.

“Semua orang tahu bahwa Nguyen Xuan Son adalah pemain dengan kemampuan individu yang hebat. Dan kami kehilangan kesempatan baginya untuk mencetak gol," jelas Masatada Ishii, dikutip dari Thairath.

Lebih lanjut, pelatih asal Jepang itu membandingkan kekalahan Thailand dari Filipina di leg pertama semifinal dengan kekalahan dari Vietnam.

Menurutnya, situasi tersebut sangat berbeda. Serangan Vietnam yang dikomandoi Nguyen Xuan Son dianggap sangat berbahaya ketimbang saat melawan Filipina.

Di sisi lain, dia tidak menjadikan keputusan wasit sebagai salah satu penyebab kekalahan Thailand dari Vietnam.

"Situasi serangan saat kekalahan dari Filipina dan serangan saat kekalahan dari Vietnam adalah situasi yang berbeda. Nah, di pertandingan ini kami kebobolan dua gol dan mampu memecahkan telur, namun di pertandingan itu kami unggul dan menyamakan kedudukan lalu kembali mencetak gol. Jadi situasinya berbeda," papar Masatada Ishii.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tentang keputusan wasit Saya tidak bisa mengubah apa pun. Harus menghormati kinerja wasit. untuk Vietnam memiliki dan tidak memiliki Nguyen Xuan Son adalah hal yang berbeda," imbuhnya.

“Saya tidak melihat statistik sama sekali. Semuanya telah berubah Kami telah berubah, Dia telah berubah. Tidak masalah jika kami kalah untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun," katanya lagi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Super League 2026-2027: Java United Tumbangkan Bhayangkara FC 2-0, Yakob Sayuri dan Lukas Brambilla Jadi Pahlawan

Hasil Super League 2026-2027: Java United Tumbangkan Bhayangkara FC 2-0, Yakob Sayuri dan Lukas Brambilla Jadi Pahlawan

Java United FC meraih kemenangan 2-0 saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC. Yakob Sayuri dan Lukas Brambilla menjadi pencetak gol kemenangan tuan rumah.
Menteri LH Sebut Akan Audit Perusahaan Sumber Pencemaran Ekosistem Danau Toba

Menteri LH Sebut Akan Audit Perusahaan Sumber Pencemaran Ekosistem Danau Toba

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh Jumhur Hidayat, akan membentuk tim audit lingkungan untuk mengusut sumber pencemaran
Selundupkan 159 Pil Alprazolam ke Lapas Tulungagung, Istri Napi Narkoba Ditangkap

Selundupkan 159 Pil Alprazolam ke Lapas Tulungagung, Istri Napi Narkoba Ditangkap

Upaya penyelundupan narkotika digagalkan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tulungagung, Jawa Timur.
Jelang Persija vs Dewa United, Polda Banten Minta Jakmania Hormati Sanksi Komdis PSSI agar Tak Hadir ke BIS

Jelang Persija vs Dewa United, Polda Banten Minta Jakmania Hormati Sanksi Komdis PSSI agar Tak Hadir ke BIS

Liga 1 Indonesia bakal menyajikan pertandingan antara Dewa United melawan Persija Jakarta di Banten International Stadium (BIS) pada Sabtu (31/10/2026). Polda -
Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, dan kiprahnya di dunia voli.
Dari Kebiasaan Membakar ke Ekonomi Sirkular, Kisah Petani Hutan di Sekitar Lapangan Gas JTB

Dari Kebiasaan Membakar ke Ekonomi Sirkular, Kisah Petani Hutan di Sekitar Lapangan Gas JTB

Petani hutan di Bojonegoro mengolah limbah pertanian menjadi pakan domba dan kompos, sekaligus mengembangkan usaha koperasi melalui Program Petani Hutan JTB.

Trending

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan 16 saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun diperiksa. Dari keterangan istri sah DBM, sambung dia, pihak kepolisian mendapatkan banyak informasi.
Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Dengan format baru di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026, seluruh peserta akan mendapatkan finalnya masing-masing untuk mendapatkan posisi terbaik mereka di kompetisi. 
Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kasat Reskrim Polres Siak, Riau, AKP Raja Kosmos Parmulais mengungkap awal mula dugaan peristiwa pembunuhan ibu kandung oleh oknum polisi di Sungai Apit, Siak.
Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Pertama kali digelar pada 2005 lalu, Vietnam ternyata baru pertama kali menjadi tuan rumah Piala AFF U-23. Padahal, Vietnam telah meraih tiga kali gelar juara termasuk berstatus sebagai juara bertahan. 
Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?

Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?

Sebanyak 33 negara memiliki panduan persediaan darurat berupa makanan, air, dan obat-obatan. Apa alasan di balik imbauan tersebut dan apa yang perlu disiapkan?
Media Korea Soroti Megawati Hangestri, Duet Megatron dan Kim Da-in Dinantikan

Media Korea Soroti Megawati Hangestri, Duet Megatron dan Kim Da-in Dinantikan

Media Korea Selatan menyoroti kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea V-League 2026–2027. Pemain berjuluk Megatron itu memperkuat Hyundai Hillstate.
Cerita Ibu Korban Sempat Ancam Tersangka Pembunuhan di Madiun ke Polisi: Ada Firasat Aneh

Cerita Ibu Korban Sempat Ancam Tersangka Pembunuhan di Madiun ke Polisi: Ada Firasat Aneh

Polisi menelusuri kasus pembunuhan di Madiun ini setelah keluarga korban melaporkan hilangnya ibu dan anak tersebut, karena keduanya tidak dapat dihubungi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT