Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bikin Iri Ahmed Al Kaf, Wasit Kesayangan Suporter Timnas Indonesia Dipanggil FIFA untuk Piala Dunia Antarklub 2025

Wasit kesayangan suporter Timnas Indonesia ini tampaknya akan membuat iri Ahmed Al Kaf setelah mendapatkan penugasan dari FIFA untuk Piala Dunia Antarklub 2025.
Kamis, 24 April 2025 - 16:16 WIB
Ahmed Al Kaf dicoret FIFA dari Piala Dunia Antarklub 2025
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Wasit kesayangan suporter Timnas Indonesia ini tampaknya akan membuat iri Ahmed Al Kaf setelah mendapatkan penugasan dari FIFA untuk Piala Dunia Antarklub 2025.

Pada pekan ini, kabar dari Timur Tengah bikin pecah kalangan suporter Timnas Indonesia lantaran Federasi Sepak Bola Oman (OFA) melakukan protes kepada FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ahmed Al Kaf tak ulangi  dosa  yang rugikan Timnas Indonesia
Ahmed Al Kaf tak ulangi 'dosa' yang rugikan Timnas Indonesia
Sumber :
  • AFC

 

Hal itu dilatarbelakangi oleh keputusan FIFA untuk mencoret Ahmed Al Kaf dari daftar wasit Piala Dunia Antarklub 2025, yang akan digelar di Amerika Serikat pada Juni hingga Juli nanti.

OFA meradang karena menurut mereka, Al Kaf adalah sosok yang pantas dipercaya oleh FIFA untuk laga-laga kelas dunia.

"Federasi Sepak Bola Oman mengecam keras dikeluarkannya tim wasit internasional Oman, yang dipimpin wasit Ahmed Al Kaf, dari daftar wasit untuk Piala Dunia Antarklub," demikian pernyataan resmi dari OFA.

"Federasi menegaskan kembali dukungan penuhnya kepada tim wasit Oman untuk meraih hak mereka yang sah untuk berpartisipasi dalam turnamen besar FIFA, terutama Piala Dunia 2026," tambahnya.

Komite Wasit FIFA Pierluigi Collina
Komite Wasit FIFA Pierluigi Collina
Sumber :
  • FIFA

 

FIFA sendiri menentukan 117 perangkat wasit, termasuk para asisten dan juga wasit VAR, ini berdasarkan penilaian wasit legendaris asal Italia, Pierluigi Collina.

Sosok yang menjabat sebagai Ketua Komite Wasit FIFA tersebut menerangkan bahwa pemilihan menggunakan standar FIFA.

"Kami berangkat dari performa berstandar tinggi yang ditunjukkan selama turnamen FIFA terakhir. Jadi standarnya lebih bagus dan ketika standarnya sudah lebih tinggi, lebih sulit untuk mempertahankan standar," ucap Collina di situs resmi FIFA.

Ada alasan bagus untuk FIFA mencoret Al Kaf bertugas di Piala Dunia Antarklub menyusul dengan kontroversi yang terjadi saat Timnas Indonesia menghadapi Bahrain.

Mohamed Marhoon Selebrasi usai Cetak Gol ke Gawang Timnas Indonesia
Mohamed Marhoon Selebrasi usai Cetak Gol ke Gawang Timnas Indonesia
Sumber :
  • AFC

 

Pada 10 Oktober 2024 lalu, skuad Garuda di ambang kemenangan 2-1 usai Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick membalas gol Mohamed Marhoon.

Namun, Bahrain mencetak gol kedua melalui Marhoon lagi yang membuat laga berakhir dengan skor imbang 2-2.

Persoalannya adalah gol itu tercipta pada menit ke-90 lewat sembilan menit selagi masa injury time yang diberikan hanyalah enam menit.

Hal itu berujung kepada berbagai protes hingga manajer Timnas Indonesia, Sumardji, dikartu merah dalam pertandingan itu.

Bisa saja, pertandingan itu mencoreng wajah Al Kaf hingga FIFA memberikan rapor merah yang berujung kepada pencoretan di Piala Dunia Antarklub 2025.

Wasit Ahmed Al Kaf kabarnya dipanggil AFC usai kontroversi di laga Timnas Indonesia vs Bahrain
Wasit Ahmed Al Kaf kabarnya dipanggil AFC usai kontroversi di laga Timnas Indonesia vs Bahrain
Sumber :
  • AFC

 

Sementara itu, wasit yang pernah disanjung para suporter Timnas Indonesia, Shaun Evans, mendapatkan panggilan dari FIFA untuk Piala Dunia Antarklub 2025.

Wasit asal Australia itu tidak terdaftar sebagai wasit utama, namun tetap bertugas di ajang tersebut sebagai wasit VAR.

Sebagai pengingat, Shaun Evans pernah memimpin pertandingan Timnas Indonesia U-23 di laga kontra Korea Selatan di Piala Asia U-23 2024.

Pada 26 April 2024 lalu, skuad Garuda Muda menang lewat adu penalti setelah duel berakhir imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu.

Dwigol Rafael Struick sempat membawa Timnas Indonesia U-23 unggul, namun Korea Selatan mampu memaksa laga hingga perpanjangan waktu.

Wasit Shaun Evans pimpin laga Timnas Indonesia
Wasit Shaun Evans pimpin laga Timnas Indonesia
Sumber :
  • AFC

 

Dalam laga itu, Shaun Evans mengambil beberapa keputusan yang menguntungkan tim asuhan Shin Tae-yong.

Evans menganulir gol Korsel oleh Lee Kang-hee pada menit kedelapan karena offside, kemudian mengartu merah Lee Young-jun pada menit ke-70 usai melanggar Justin Hubner.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak berhenti sampai di situ, pelatih Korsel Hwang Sun-hong pun dikartu merah dan eksekusi Justin Hubner yang gagal di sesi adu penalti  diulang karena kiper Baek Jong-beom bergerak lebih dulu.

Evans mengambil keputusan yang adil dan menguntungkan Timnas Indonesia U-23 pada laga itu hingga wasit asal Australia itu disanjung para suporter Garuda. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT