News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Tak Terduga Pelatih Thailand usai Dilibas Timnas Indonesia U-23, Singgung Keputusan Wasit Asal Arab Saudi yang Ulang Penalti Kakang Rudianto 

Pelatih Timnas Thailand U-23, Thawachchai Damrong-Ongtrakul, menyinggung keputusan wasit yang mengulang penalti pemain Timnas Indonesia U-23, Kakang Rudianto.
Sabtu, 26 Juli 2025 - 08:17 WIB
Pelatih Thailand U-23 Thawatchai Damrong-Ongtrakul
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Thailand U-23, Thawatchai Damrong-Ongtrakul, menyinggung keputusan wasit yang mengulang penalti pemain Timnas Indonesia U-23, Kakang Rudianto.

Hal itu dikatakan sang juru taktik Thailand setelah anak asuhnya menelan kekalahan dari Timnas Indonesia U-23 di semifinal Piala AFF U-23 2025 lewat adu penalti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia U-23 Vs Thailand di Piala AFF U-23 2025
Timnas Indonesia U-23 Vs Thailand di Piala AFF U-23 2025
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Skuad Gajah Perang sejatinya membuat Garuda Muda kesulitan dalam laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (25/7/2025) itu.

Thailand memaksa Timnas Indonesia U-23 bermain imbang dengan skor 1-1 di waktu normal usai gol Yotsakorn Burapha (60’) dibalas Jens Raven (84’)m

Namun setelah melalui babak extra time, pasukan Gerald Vanenburg yang akhirnya memenangkan laga melalui drama adu penalti dengan skor akhir 1-1 (7-6).

Penendang Indonesia ada Kadek Arel, Kakang Rudianto, Robi Darwis, Rayhan Hannan, Hokky Caraka, Yardan Yafi, Brandon Schunemann, dan Alfharezzi Buffon.

Hanya Robi Darwis yang gagal mengeksekusinnya menjadi gol. Sementara Thailand, dua pemain mereka gagal menjalankan tugasnya dengan baik.

Sejatinya, Kakang Rudianto sempat gagal mengeksekusi penalti dengan baik. Tendangan bek Persib Bandung itu mampu ditepis kiper Thailand, Sorawat Phosaman.

Namun, wasit yang memimpin laga asal Arab Saudi, Mohammed Sami Al Ismail, memutuskan untuk mengulang penalti dari Kakang Rudianto.

Alasannya, karena kiper Thailand itu dianggap lebih dulu maju ke depan melewati garis sebelum Kakang Rudianto melepaskan tembakan.

Secara tak terduga, Thawatchai Damrong-Ongtrakul selaku pelatih Thailand justru tidak melakukan protes atas keputusan wasit Mohammed Sami Al Ismail.

Dia menerima keputusan wasit Arab Saudi itu karena dirinya yakin bahwa wasit dan asisten wasit yang bertugas melihat kiper Thailand melakukan kesalahan.

Pelatih Thailand U-23 Thawatchai Damrong-Ongtrakul
Pelatih Thailand U-23 Thawatchai Damrong-Ongtrakul
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

 

"Penalti yang kami selamatkan dan harus diulang adalah keputusan wasit dan asisten wasit yang hadir di sana. Saya menerima keputusan itu karena saya yakin wasit dan asisten wasit melihatnya seperti itu. Kita harus menerimanya," ujar Thawatchai, dikutip dari Ball Thai.

Di sisi lain, Thawachchai mengucapkan selamat kepada Timnas Indonesia U-23. Dia menilai bahwa pasukan Jens Raven layak untuk lolos ke final.

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada tim nasional Indonesia yang berhasil mencapai babak final," ujar Thawatchai.

Lebih lanjut, pelatih Thailand itu juga memberikan pujian kepada kedua tim yang telah bermain fair play. Meskipun, ia menyadari bahwa anak asuhnya banyak melakukan kesalahan.

"Namun, saya juga ingin memberikan pujian kepada kedua tim. Semua pemain bermain dengan gembira dan fair play," papar Thawatchai.

“Kami mungkin membuat banyak kesalahan dalam pertandingan ini, tetapi hari ini kami menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol, tetapi kami kehilangan kesempatan terakhir untuk mencetak gol," imbuh pelatih Thailand itu.

Terlepas dari hal itu, Timnas Indonesia U-23 lolos ke final dan akan menghadapi Vietnam di SUGBK, Jakarta, pada Selasa 29 Juli 2025 malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Thailand masih akan memperebutkan posisi ketiga melawan Filipina, tim yang dikalahkan Vietnam 1-2 pada sehari sebelum laga final.

(yus)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pemadaman. Sedikitnya puluhan personel gabungan dari TNI, pemadam kebakaran (Damkar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan. Petugas juga menerjunkan hampir 10 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa hukum 86 korban kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak oleh PT DGJ memberikan keterangan di Bareskrim Polri, Jumat (9/10/2026). Ada beberapa modus yang digunakan dalam kasus ini.
Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.
Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Meski hanya berstatus laga ekshibisi, legenda Manchester United, Rio Ferdinand tidak ingin sekadar datang untuk menikmati pertandingan.
Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Kirana Larasati maupun Jennifer Coppen sudah memberikan klarifikasi terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini. Simak selengkapnya dalam berita ini.
Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT