News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tersingkir di Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Gara-gara Timnas Indonesia, Pemain Bahrain Ini Curhat ke FIFA: Tidak Pantas, Sangat Merugikan

Pemain Bahrain, Mahdi Al Humaidan curhat ke FIFA usai disingkirkan Timnas Indonesia dari ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kamis, 21 Agustus 2025 - 14:17 WIB
Pemain Bahrain, Mahdi Al Humaidan
Sumber :
  • FIFA.com

Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Bahrain, Mahdi Al Humaidan curhat ke FIFA usai disingkirkan Timnas Indonesia dari ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Mimpi Timnas Bahrain untuk tampil di Piala Dunia 2026 Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada harus dikubur dalam-dalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berada di Grup C bersama Jepang, Australia, Arab Saudi, Timnas Indonesia, dan China, Bahrain tidak mampu berbuat banyak.

Tim berjuluk The Reds tersebut berada di posisi juru kunci alias peringkat keenam dengan hanya mampu meraih enam poin dari 10 laga.

Bahrain Vs Timnas Indonesia
Bahrain Vs Timnas Indonesia
Sumber :
  • AFC

 

Bahrain hanya berhasil mencatatkan satu kemenangan, tiga hasil seri, dan enam kali kekalahan selama ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia.

Kepada FIFA, Mahdi Al Humaidan menyebut kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 sangat menyakitkan karena sempat memulai dengan cemerlang.

Bahrain sempat meraih lima poin dari empat pertandingan pertama di putaran ketiga, tetapi performa mereka merosot saat mereka kalah dalam empat pertandingan berturut-turut.

"Semua orang tahu grup kami adalah yang terkuat, tetapi kami memulai dengan baik," ujar Mahdi Al Humaidan dikutip dari situs resmi FIFA.

Bahrain Vs Timnas Indonesia
Bahrain Vs Timnas Indonesia
Sumber :
  • AFC

 

Salah satu hal paling menyakitkan adalah kehilangan poin penuh di kandang saat menghadapi Timnas Indonesia, China, dan Arab Saudi.

"Kehilangan poin di kandang sendiri, melawan Indonesia, Tiongkok, dan Arab Saudi, sangat merugikan kami," ucapnya.

Oleh karena itu, kegagalan meraih kemenangan di kandang sendiri membuatnya sangat kecewa.

"Saya rasa kami kehilangan poin yang tidak pantas kami dapatkan, dan itu sangat mengecewakan, tetapi begitulah kenyataannya dalam sepak bola," ucapnya.

Selepas gagal membawa Bahrain ke Piala Dunia 2026, dia belum mengetahui masa depannya. Namun, selama mampu dia akan terus bermain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sekarang mimpi itu berakhir, dan saya belum tahu bagaimana kelanjutan Piala Dunia di masa mendatang. Tentu saja, saya akan terus bermain, tetapi saya mencoba memikirkan masa kini dan fokus pada kesehatan serta kebugaran saya," pungkasnya. (fan)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Perbuatan biadab seorang ayah kandung di Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jawa Timur, akhirnya terbongkar ke ranah hukum. 
Apa yang Paling Sering Dicari di ChatGPT 2026? Bukan Coding, Ini 3 Topik yang Paling Banyak Ditanyakan

Apa yang Paling Sering Dicari di ChatGPT 2026? Bukan Coding, Ini 3 Topik yang Paling Banyak Ditanyakan

Apa yang paling sering dicari di ChatGPT 2026? Riset menunjukkan pengguna lebih banyak memakai AI untuk mencari informasi, meminta panduan praktis, dan membantu menulis.
Bawa Timnas Indonesia Juara, John Herdman Ungkap Kunci Hadapi Tekanan di ASEAN

Bawa Timnas Indonesia Juara, John Herdman Ungkap Kunci Hadapi Tekanan di ASEAN

John Herdman mengungkap besarnya tekanan yang dihadapi Timnas Indonesia sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026 hingga akhirnya berhasil mengangkat trofi juara. (7/10).
Babak Baru Skandal Ponpes di Lombok Tengah: Eks Pimpinan Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Babak Baru Skandal Ponpes di Lombok Tengah: Eks Pimpinan Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Penyidik Polres Lombok Tengah, resmi menetapkan eks pimpinan sebuah pondok pesantren berinisial MIS sebagai tersangka dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap alumni santriwati. 
Tangan Sering Kesemutan Saat Malam Hari? Kenali Bedanya Carpal Tunnel Syndrome dan Gangguan Saraf Leher

Tangan Sering Kesemutan Saat Malam Hari? Kenali Bedanya Carpal Tunnel Syndrome dan Gangguan Saraf Leher

Tangan sering kesemutan dan kebas saat malam hari jangan selalu dianggap salah posisi tidur. Kenali perbedaan Carpal Tunnel Syndrome dan gangguan saraf leher.
Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang juga Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), menegaskan pentingnya akselerasi penyediaan infrastruktur jalan di garda terdepan Kalimantan Utara, terutama jalur yang menghubungkan Malinau dan Nunukan. 

Trending

Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Aparat Polres Pamekasan turun tangan menyelidiki kasus dugaan aksi main hakim sendiri yang menimpa seorang santri berinisial AR (17) di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Batumarmar. 
Niat Usir Laba-laba Malah Bikin Petaka, Aksi Bule Nepal Bikin Vila di Bali Terbakar

Niat Usir Laba-laba Malah Bikin Petaka, Aksi Bule Nepal Bikin Vila di Bali Terbakar

Tindakan warga negara asing (WNA) asal Nepal berujung malapetaka. Niat ingin mengusir serangga, pria tersebut justru memicu kobaran api hebat yang melalap vila di Kuta Utara, Bali, Senin (5/10)
Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Terduga pelaku dugaan perundungan Aqib (7), siswa SDN 1 Kebondalem Pemalang, sempat menyangkal dan berdalih hanya menolong korban yang disebut jatuh sendiri.
Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang juga Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), menegaskan pentingnya akselerasi penyediaan infrastruktur jalan di garda terdepan Kalimantan Utara, terutama jalur yang menghubungkan Malinau dan Nunukan. 
Apa Itu Top Halal Award 2026? Bukan Sekadar Sertifikasi Halal, Ini Cara Penghargaan Menilai Kepercayaan Konsumen

Apa Itu Top Halal Award 2026? Bukan Sekadar Sertifikasi Halal, Ini Cara Penghargaan Menilai Kepercayaan Konsumen

Apa itu Top Halal Award 2026? Simak pengertian, cara penilaian, tema, hingga alasan penghargaan ini penting bagi brand dan kepercayaan konsumen.
Babak Baru Skandal Ponpes di Lombok Tengah: Eks Pimpinan Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Babak Baru Skandal Ponpes di Lombok Tengah: Eks Pimpinan Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Penyidik Polres Lombok Tengah, resmi menetapkan eks pimpinan sebuah pondok pesantren berinisial MIS sebagai tersangka dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap alumni santriwati. 
Timnas Indonesia Mendunia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klub Amerika Puji Mitchell Baker yang Jadi Top Skor

Timnas Indonesia Mendunia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klub Amerika Puji Mitchell Baker yang Jadi Top Skor

Prestasi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 terus mendapat perhatian. Klub asal Amerika Serikat, Vermont Green FC, ikut memberikan apresiasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT