GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suporter Thailand Kaget Pejabat Sepak Bola Malaysia Sindir Erick Thohir usai Resmi Dihukum FIFA: Ini Ajakan Perang?

Suporter Thailand memperlihatkan reaksi kaget setelah seorang pejabat Malaysia menyindir Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Hal ini tampak seperti ajakan perang untuknya.
Minggu, 28 September 2025 - 09:30 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Tunku Ismail Idris
Sumber :
  • Instagram/ErickThohir

Jakarta, tvOnenews.com - Suporter Thailand memperlihatkan reaksi kaget setelah seorang pejabat Malaysia menyindir Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Hal ini tampak seperti ajakan perang untuknya.

Pada Jumat (26/9/2025) kemarin, FIFA merilis pernyataan yang mengejutkan untuk sepak bola Malaysia. Isinya adalah menghukum Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan ketujuh pemain naturalisasinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Imanol Machuca, Rodrigo Holgado, dan Gabriel Palmero dinilai tidak melalui proses naturalisasi dengan legal. Ketujuhnya didakwa oleh pemalsuan dokumen.

Timnas Malaysia
Timnas Malaysia
Sumber :
  • Instagram - Malaysia National Team

 

Atas hal tersebut, Timnas Malaysia pun tidak bisa mengandalkan mereka semua, setidaknya hingga setahun ke depan. Bagi para pemain tersebut, mereka juga tidak bisa bermain di klub selama setahun karena harus menjalani hukuman.

FAM masih punya kesempatan untuk mengajukan banding. Namun, sejauh ini tidak ada indikasi yang menguatkan mereka bisa membujuk FIFA untuk mencabut hukuman.

Yang terjadi justru pejabat sepak bola Malaysia, Tunku Ismail Idris, yang merupakan Presiden Johor Darul Tazim (JDT) mencoba menyalahkan pihak luar. Salah satu yang terkena indikasi adalah Indonesia.

Dalam sebuah cuitan di media sosial X, @HRHJohorII, mengunggah sebuah artikel dengan menyertakan foto Presiden FIFA, Gianni Infantino, bersama Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Tentunya, unggah tersebut mencuri perhatian netizen.

Tak hanya dari Malaysia dan Indonesia, melainkan juga Thailand. Menurut seorang suporter Thailand, hal ini tampak seperti deklarasi perang untuknya.

“Apakah ini sebuah deklarasi perang?” tanya akun @ThaiFootballs. Dalam pernyataan tersebut, dia juga menyelipkan emoji tertawa dan api, pertanda bahwa itu adalah sebuah lelucon.

Oleh netizen, tindakan dari Tunku Ismail Idris, alias TMJ, tersebut pun dianggap hanya upaya untuk mencari kambing hitam. Walau begitu, Malaysia hingga kini masih mengupayakan banding agar hukuman dicabut.

Selain Indonesia, sejumlah suporter Malaysia pun memberi indikasi menyalahkan Vietnam. Itu berkaitan dengan keberadaan Nguyen Thi My Dung di komisi disiplin FIFA.

Media Malaysia, Makan Bola, mengangkatnya dalam artikelnya baru-baru ini. Kecurigaan muncul karena My Dung merupakan orang Vietnam.

Pertandingan Timnas Malaysia kontra Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027
Pertandingan Timnas Malaysia kontra Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027
Sumber :
  • Instagram/@famalaysia

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Komite Disiplin FIFA pada saat ini dipimpin oleh Mohammed Al Kamali dari Uni Emirat Arab dan juga beberapa tokoh internasional termasuk Bandar Al-Hamidani dari Arab Saudi. Di kalangan suporter, yang paling mencuri perhatian adalah Nguyen Thi My Dung dari Vietnam,” tulis Makan Bola.

Sebagai pengingat, Vietnam adalah korban Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027. Mereka kalah telak 0-4 dari Harimau Malaya yang menurunkan tujuh pemain naturalisasinya yang kontroversial tersebut. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia
Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menegaskan timnya tidak akan meremehkan Persija Jakarta pada laga pekan ke-33 Super League 2025/2026.
Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Caketum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029 Reynaldo Bryan, menggelar malam kolaborasi daerah dengan ketum-ketum BPD HIPMI, tim sukses, serta para senior HIPMI, bertempat di Plataran Senayan
Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Koreksi tajam ini membuat pasar kembali mencermati arah pergerakan emas, terutama setelah reli panjang yang sempat mendorong harga logam mulia mencetak rekor tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT