News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karier Facundo Garces Tamat usai Pilih Dinaturalisasi Malaysia? Suporter Spanyol Minta Deportivo Alaves Ambil Langkah Hukum

Facundo Garces dihadapkan oleh masalah yang sulit dalam kariernya usai pilih dinaturalisasi Malaysia. Sebab, dia kini tak bisa bermain untuk Deportivo Alaves untuk setahun.
Senin, 29 September 2025 - 11:00 WIB
Pemain Timnas Malaysia Facundo Garces
Sumber :
  • Malaysia NT

Jakarta, tvOnenews.com - Facundo Garces dihadapkan oleh masalah yang sulit dalam kariernya usai pilih dinaturalisasi Malaysia. Sebab, dia kini tak bisa bermain untuk Deportivo Alaves untuk setahun.

Pada Jumat (26/9/2025) lalu, FIFA resmi menjatuhkan hukuman berat kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Dakwaannya adalah tentang pemalsuan dokumen yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imbasnya, baik pihak FAM maupun para pemain pun kena denda. Dari pihak pemain, mereka tampak lebih jauh merugi karena tidak boleh bermain selama setahun penuh di semua ajang.

Pemain Timnas Malaysia
Pemain Timnas Malaysia
Sumber :
  • X - FAM

 

FIFA melarang ketujuh pemain ini untuk terlibat dalam aktivitas sepak bola. Tak hanya di Timnas Malaysia, melainkan juga di klubnya masing-masing.

Mereka adalah Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Imanol Machuca, Rodrigo Holgado, dan Gabriel Palmero. Nama pertama secara khusus paling mencuri perhatian.

Sebab, Garces adalah bek tengah Deportivo Alaves yang berlaga di kasta tertinggi Liga Spanyol, La Liga. Dia juga merupakan pilihan utama di jantung pertahanan Alaves.

Seiring dengan keputusan FIFA, Alaves pun langsung menerapkannya pada akhir pekan lalu. Garces dicoret dari skuad kontra Mallorca di pekan ketujuh La Liga.

“Deportivo Alaves telah menerima pemberitahuan resmi mengenai sanksi yangg dijatuhkan oleh Komite Disiplin FIFA kepada Facundo Garces, sebagai bagian dari resolusi yang diumumkan secara publik oleh badan internasional tersebut,” tulis Alaves dalam pengumuman resminya.

pemain naturalisasi Timnas Malaysia, Facundo Garces
pemain naturalisasi Timnas Malaysia, Facundo Garces
Sumber :
  • Instagram/@facundogarces

 

Meski begitu, Alaves tetap menerapkan asas praduga tak bersalah terhadap sang pemain. Sebab, Malaysia masih punya waktu 10 hari sejak hukuman diumumkan untuk melakukan banding kepada FIFA.

Untuk saat ini, pihak FAM dan para pemain masih berusaha untuk melakukan banding kepada FIFA. Namun demikian, jika terbukti bersalah maka Garces dan kolega tidak akan bermain hingga 26 September 2026 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imbas dari situasi ini, Alaves pun ikut merugi karena Garces adalah pemain andalan. Seorang suporter Spanyol di media sosial X pun menyuarakan keresahannya.

Menurutnya, Alaves layak untuk mengajukan tuntutan kepada Garces. Bek tengah berusia 26 tahun dinilai telah memberi kerugian secara keolahragaan dan ekonomi.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT