Media Vietnam Tak Habis Pikir, Jelas-jelas FAM Sudah Disanksi Berat FIFA, Publik Malaysia Masih Saja Coba...
- Instagram @famalaysia
“FAM telah mengikuti prosesnya dan bekerja sama dengan FIFA serta Pemerintah Malaysia. FIFA telah menyetujuinya sebelumnya, tetapi mengapa keputusannya berubah sekarang? Apa yang membuat FIFA tiba-tiba mengambil keputusan seperti itu? Adakah faktor eksternal yang mengganggu keputusan FIFA?” tulis Tunku Ismail di akun X pribadinya.
- Instagram/Erick Thohir
Tak hanya itu, Tunku Ismail juga mengunggah foto Presiden PSSI Erick Thohir tersenyum bersama Presiden FIFA Gianni Infantino, seakan memberi kode bahwa ada campur tangan pihak tertentu dalam keputusan FIFA.
Unggahan ini pun semakin memperkeruh suasana.
Namun, Soha dengan tegas menyatakan bahwa menyalahkan pihak ketiga adalah tindakan yang tidak masuk akal.
“Faktanya, terlepas dari pihak mana pun yang mengajukan pengaduan, baik VFF maupun PSSI, pemohon tidak bersalah. FAM seharusnya menyalahkan dirinya sendiri terlebih dahulu karena dihukum oleh FIFA karena memalsukan dokumen,” tulis Soha dalam laporannya.
Media Vietnam itu menilai, hukuman FIFA adalah bagian dari upaya menegakkan keadilan sepak bola dunia.
“Para penggemar sepak bola Malaysia tidak dapat menyalahkan "entitas asing" mana pun karena naturalisasi pemain dilakukan oleh FAM. Tuduhan dan hukuman yang dijatuhkan kepada FAM berkontribusi pada penegakan keadilan dalam sepak bola dunia, yang selalu diperjuangkan FIFA,” tegas Soha.
Meski FAM masih memiliki kesempatan untuk melakukan banding, Soha mengingatkan bahwa publik Malaysia sebaiknya menerima kenyataan dan mulai berbenah, bukan terus-menerus mencari pihak luar untuk disalahkan.
“FAM bisa melanjutkan kasus ini sampai tuntas. Namun, setelah diputuskan bahwa mereka bersalah, publik sepak bola Malaysia yang menyalahkan pihak ketiga dalam masalah ini akan menjadi konyol!” tutup Soha. (asl)
Load more