News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Federasi The Golden Star Warriors Dituduh Biang Kerok Malaysia Kena Sanksi FIFA

Media Vietnam kesal Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) yang menahkodai The Golden Star Warriors dituduh sebagai dalang sabotase sanksi FIFA kepada Malaysia.
Rabu, 1 Oktober 2025 - 12:00 WIB
Pemain naturalisasi Timnas Malaysia kontra Timnas Vietnam
Sumber :
  • VFF

tvOnenews.com - Media Vietnam kesal Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) yang menahkodai The Golden Star Warriors dituduh sebagai dalang sabotase sanksi FIFA kepada Timnas Malaysia.

FIFA melalui divisi Komite Disiplin FIFA belum lama ini menjatuhkan sanksi keras kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sanksi dari FIFA kepada FAM tak lepas atas skandal pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.

Hukuman tersebut sebagai tanda Malaysia telah melakukan pelanggaran Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) tentang Pemalsuan Dokumen.

"Dokumen yang dipalsukan agar dapat menurunkan pemain-pemain tersebut," bunyi FIFA dalam pernyataan resminya, Jumat (26/9/2025).

pemain naturalisasi Timnas Malaysia, Facundo Garces
pemain naturalisasi Timnas Malaysia, Facundo Garces
Sumber :
  • Instagram/@facundogarces

 

Pemain naturalisasi yang terjerat skandal, seperti Facundo Tomas Garces, Gabriel Felipe Arrocha, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Hector Alejandro Hevel Serrano, dan Jon Irazabal Iraurgui.

FIFA mendenda FAM sebesar 350 ribu CHF atau sekitar RP7,3 miliar dan tujuh pemain naturalisasi Malaysia masing-masing 2 ribu CHF atau sekitar Rp41,8 juta.

Ketujuh pemain naturalisasi Malaysia juga dilarang berkecimpung di seluruh aktivitas sepak bola selama 12 bulan, bahkan berujung kena sanksi klub masing-masing.

Mulai dari Menpora, FAM, bos JDT Tunku Ismail Sultan Ibrahim, hingga warga Malaysia geram karena dinilai ada pihak yang sabotase hukuman FIFA.

Media asal Vietnam, The Thao 247 merespons keras terhadap media Malaysia atas tuduhan VFF sebagai dalang menggerakkan FIFA menghukum FAM.

"The Star (Malaysia) mengungkapkan bahwa Federasi Sepak Bola Vietnam mengirimkan laporan kepada FIFA hanya sehari setelah pertandingan, dan ini bisa menjadi alasan mengapa Federasi Sepak Bola Dunia menjatuhkan hukuman kepada tim nasional negara tersebut," tulis The Thao 247 dalam laporan resminya, Rabu (1/10/2025).

The Thao 247 membantah tuduhan tersebut hanya mentang-mentang Timnas Malaysia kini dianggap berada di atas level Timnas Vietnam.

"Informasi ini tidak benar," tegas media asal Vietnam itu.

Bukan tanpa alasan, Timnas Malaysia sempat mengalahkan The Golden Star Warriors skor 4-0 pada laga Kualifikasi Piala Asia 2027.

Laga mempertemukan Malaysia versus Vietnam berlangsung di Stadion Bukit Jalil Malaysia pada 10 Juni 2025.

Menariknya pada laga tersebut, ketujuh pemain naturalisasi yang kena skandal berlaga, bahkan Joao Figueiredo dan Rodrigo Holgado ikut menyumbang gol.

Kemenangan Harimau Malaya dalam laga itu tuai tanda tanya dan spekulasi liar dari pecinta sepak bola Vietnam, khususnya terkait keberadaan pemain naturalisasi.

Saat itu FAM dinilai memproses naturalisasi secepat kilat, sehingga menimbulkan spekulasi negatif terkait kehadiran mereka.

"Baru-baru ini, The Star (Malaysia) melaporkan bahwa Federasi Sepak Bola Vietnam mengirimkan laporan tersebut ke FIFA pada bulan Juni."

Efek anak asuh pelatih Kim Sang-sik kalah telak, VFF kena tuduhan sebagai pihak yang melaporkan kejanggalan ini sehari setelah pertandingan.

The Thao 247 menyebut tuduhan terkait dalang sabotase hukuman ini sangat tidak akurat, sebab FIFA yang berwenang melakukan investigasi secara independen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak ada hubungannya dengan Federasi Sepak Bola Vietnam."

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sambut HUT ke-81 RI, Kemenag Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Sambut HUT ke-81 RI, Kemenag Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Sebagai salah satu rangkaian HUT ke-81 RI, Kementerian Agama akan menggelar zikir dan doa kebangsaan.
Viral Tersinggung Langsung Ditanya soal Uang Buat Pembayaran, Kakek-kakek Ngamuk hingga Ludahi Karyawan di Sulsel

Viral Tersinggung Langsung Ditanya soal Uang Buat Pembayaran, Kakek-kakek Ngamuk hingga Ludahi Karyawan di Sulsel

Sebuah video viral memperlihatkan seorang kakek mengamuk hingga meludahi karyawan toko ayam goreng di Siwa, Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) akibat ditanya uang.
Bursa Transfer AC Milan: Waktunya Cuci Gudang, Rossoneri Siap Lepas Striker Gagal Mereka Musim Panas Ini

Bursa Transfer AC Milan: Waktunya Cuci Gudang, Rossoneri Siap Lepas Striker Gagal Mereka Musim Panas Ini

Masa depan Santiago Gimenez di AC Milan menjadi sorotan. Penyerang Meksiko itu dikabarkan berpeluang meninggalkan San Siro pada bursa transfer musim panas ini.
Soal Perpres Pembentukan Tujuh Kejari Baru, Kejagung Segera Tunjuk Pejabat Struktural

Soal Perpres Pembentukan Tujuh Kejari Baru, Kejagung Segera Tunjuk Pejabat Struktural

Kejagung RI buka suara usai Presiden RI Prabowo Subianto menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 40 Tahun 2026 soal pembentukan tujuh Kejari baru.   
Ramalan Nasib Weton 29 Juli 2026, Siap-siap Dapat Hoki hingga Waspada terhadap Sinyal Apes Esok Hari

Ramalan Nasib Weton 29 Juli 2026, Siap-siap Dapat Hoki hingga Waspada terhadap Sinyal Apes Esok Hari

Berikut ramalan keberuntungan dan titik apes dari berbagai aspek kehidupan untuk sepuluh weton terpilih pada tanggl 29 Juli 2026.
Pelajar Jadi Korban Pembacokan pada Bagian Kepala oleh Sejumlah OTK di Palmerah, Pelaku Diduga Sesama Pelajar

Pelajar Jadi Korban Pembacokan pada Bagian Kepala oleh Sejumlah OTK di Palmerah, Pelaku Diduga Sesama Pelajar

Seorang pelajar menjadi korban pembacokan pada bagian kepala oleh sejumlah orang tidak dikenal (OTK) di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. 

Trending

Komitmen Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, Partai Berkarya Nusantara Berubah Nama Jadi Partai Berkarya Nasional

Komitmen Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, Partai Berkarya Nusantara Berubah Nama Jadi Partai Berkarya Nasional

Partai Berkarya Nusantara secara resmi mengumumkan pergantian namanya menjadi Partai Berkarya Nasional
Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

‎Timnas Indonesia baru saja meraih hasil gemilang dalam laga Piala AFF 2026. Skuad Garuda berjaya menggilas Kamboja dengan skor telak 5-1.
4 Shio yang Dihampiri Keuntungan Besar pada 29 Juli 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Dihampiri Keuntungan Besar pada 29 Juli 2026, Siapa Saja?

4 shio yang dihampiri keuntungan besar pada 29 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung?
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali Demi Ungkap Penyebab Pasti Kematian

Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali Demi Ungkap Penyebab Pasti Kematian

Rina mengatakan pembongkaran makam korban pengeroyokan dilakukan di Setra Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali dilakukan pada Senin (27/7/2026).
Debut dan Cetak Hattrick di Timnas Indonesia, Mitchell Baker: Berada di Sini Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan ‎

Debut dan Cetak Hattrick di Timnas Indonesia, Mitchell Baker: Berada di Sini Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan ‎

Timnas Indonesia mengawali langkahnya dengan meraih kemenangan atas Kamboja di Piala AFF 2026. Skor akhir 5-1 tercipta pada pertandingan tersebut.
Satu Hal yang Buat John Herdman Kecewa meski Timnas Indonesia Kalahkan Kamboja di Laga Perdana Piala AFF 2026

Satu Hal yang Buat John Herdman Kecewa meski Timnas Indonesia Kalahkan Kamboja di Laga Perdana Piala AFF 2026

Meski berhasil meraih kemenangan telak pada laga perdana Piala AFF 2026, John Herdman tetap merasa kecewa dengan penampilan Timnas Indonesia. Ada satu catatan.
Soal Geng Motor Diduga Pelaku Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur, Ini Kata Polda Jabar

Soal Geng Motor Diduga Pelaku Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur, Ini Kata Polda Jabar

Selain mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) dan melakukan autopsi, polisi juga telah memeriksa sekitar 11 saksi untuk mengungkap penyebab kematian korban
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT