News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FIFA Sanksi Tujuh Pemain Naturalisasi Ilegal, Legenda Malaysia Minta Ada yang Tanggung Jawab dan Timnas Alihkan Fokus pada Kualifikasi Piala Asia

Datuk Jamal Nasir Ismail menekankan pada FAM bahwa tak boleh berlarut dengan hanya mencari-cari alasan soal tujuh pemain naturalisasi ilegal yang dipermasalahkan oleh FIFA.  
Rabu, 1 Oktober 2025 - 16:56 WIB
Legenda Malaysia Minta Timnas Alihkan Fokus pada Kualifikasi Piala Asia
Sumber :
  • Malaysia NT

Jakarta, tvOnenews.com - Legenda sepak bola Malaysia, Datuk Jamal Nasir Ismail angkat suara soal polemik sanksi FIFA pada Timnas Malaysia dan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). 

Datuk Jamal Nasir Ismail menekankan pada FAM bahwa tak boleh berlarut dengan hanya mencari-cari alasan soal tujuh pemain naturalisasi ilegal yang dipermasalahkan oleh FIFA.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun mengambil aksi nyata dengan bertanggung jawab pada kasus itu baik pada tujuh pemain naturalisasi dan juga prestasi Timnas Malaysia. 

"Semua yang terlibat tidak boleh lari dari tanggung jawab, mereka yang mengurus naturalisasi tersebut harus bertanggung jawab atas akibatnya," kata Datuk Jamal dikutip dari laman Sinar Harian, Rabu (1/10/2025).  

"Jika gagal memastikan keabsahannya, mereka harus mundur," kata Datuk Jamal. 

Sanksi tersebut, lanjut Datuk Jamal, bisa mempengaruhi prestasi Timnas Malaysia dan juga tujuh pemain naturalisasi tersebut. 

"Mereka kehilangan masa emas dalam karirnya, bahkan merusak profesionalisme dan prestasii masing-masing," katanya. 

Apalagi, Timnas Malaysia akan segera menghadapi Laos di pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2027 mendatang. 

"Ini adalah hari kelam bagi sepak bola Malaysia, kita terpaksa menghadapi situasi getir dengan tujuh pemain yang terkena banned FIFA," kata Datuk Jamal dikutip dari laman Sinar Harian, Rabu (1/10/2025). 

"FAM dan pelatih perlu segera mencari formula terbaru untuk membentuk pasukan solid menjelang aksi melawan Laos," kata Datuk Jamal.  

FIFA menjatuhkan sanksi denda pada FAM dan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia, bahkan ketujuhnya dilarang melakukan aktivitas sepak bola selama 12 bulan. 

Dengan sanksi yang panjang tersebut, Datuk Jamal meminta suporter untuk move on dan melupakan tujuh pemain yang pernah membawa Malaysia menang telak atas Vietnam pada Juni lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita sudah memiliki skuad sendiri dan perlu yakin dengan mereka. Lupakan tujuh pemain itu, bina sinergi baru menggunakan kompetisi sebagai lompatan, waktu ini memang sulit, tapi kita tidak boleh rapuh," katanya. 

Dia pun meminta para pemain lokal untuk memanfaatkan ajang ini sebagai ajang unjuk gigi. Alih-alih menaruh harapan agar tujuh pemain asing ini kembali, Datuk Jamal menyebut pemain lokal harus mampu membawa Timnas Malaysia bangkit. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Luke Vickery bukanlah pemain sembarangan. Lahir di Hawaii pada 25 Oktober 2005, pemuda berusia 20 tahun ini memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Baru-baru ini berdar kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 16 orang orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Baru-baru ini berdar kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 16 orang orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT