News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Arab Saudi Tak Puas dengan Kepemimpinan Wasit Kuwait Ahmad Al Ali: Kartu Merah untuk Kanno Keputusan Lebay

Walau menang 3-2 dari Timnas Indonesia di Stadion King Abdullah Sports City, pada Kamisi (9/10/2025) dini hari WIB, namun kepemimpinan Ahmad Al Ali tidak memuaskan Arab Saudi.
Kamis, 9 Oktober 2025 - 17:50 WIB
Arab Saudi Tak Puas dengan Kepemimpinan Wasit Kuwait Ahmad Al Ali: Kartu Merah untuk Kanno Keputusan Lebay
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

Jakarta, tvOnenews.com - Arab Saudi tidak puas dengan kepemimpinan wasit asal Kuwait, Ahmad Al Ali di laga Arab Saudi kontra Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. 

Walau menang 3-2 dari Timnas Indonesia di Stadion King Abdullah Sports City, pada Kamisi (9/10/2025) dini hari WIB, namun kepemimpinan Ahmad Al Ali tidak memuaskan Arab Saudi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ahmad Al Ali memberikan tiga tendangan penalti bagi Timnas Indonesia dan Arab Saudi. Di akhir pertandingan bahkan Ahmad Al Ali memberikan kartu merah pada Mohammed Kanno. 

Pelatih Timnas Arab Saudi, Herve Renard sebenarnya tak mau banyak berkomentar soal kepemimpinan Ahmad Al Ali. 

"Sebagai pelatih, kita bicara dengan wasit kempt. Tapi saya tidak mau berbicara soal wasit, fokus kami adalah pertandingan kedua (melawan Irak)," kata Herve Renard. 

Ketika pelatih asal Prancis ini tak mau mengomentari sang wasit. Kekesalan Arab Saudi ini kemudian diwakili oleh legenda sepak bola Arab Saudi, Yasser Al Qahtani. Dia tidak ragu mengkritik Ahmad Al Ali termasuk keputusannya untuk memberi kartu merah pada Mohammed Kanno.

"Timnas Arab Saudi meraih kemenangan penting dalam kualifikasi, tetapi hari ini situasinya berubah dari kemenangan mudah menjadi pertandingan yang sulit," kata Yasser Al Qahtani dikutip dari laman Koora, Kamis (9/10/2025). 

Secara permainan, Yasser Al Qathani mengakui bahwa secara permainan Green Falcon sudah kesulitan dengan Timnas Indonesia yang memaksa bermain lebih fisikal. Namun laga semakin sulit dengan kepemimpinan Ahmad Al Al. 

"Wasit Kuwait memimpin pertandingan dengan baik dari awal sampai akhir, tapi dia terlalu berlebihan dengan memberikan kartu merah pada Mohammed Kanno," katanya. 

"Dia seharusnya bersikap tenang dalam pertandingan seperti itu. Mohammed Kano tidak melakukan kesalahan terhadap wasit, ada bias yang tidak beralasan," kata Yasser Al Qathani. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan Yasser Al Qathani tidak ragu untuk mengkritik Ahmad Al Ali yang tidak memberikan hukuman serupa pada Timnas Indonesia yang juga bermain kasar. 

"Dia seharusnya bertindak lebih tegas terhadap pemain Timnas Indonesia karena intervensi mereka yang kasar," tutupnya. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT