News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dipecat di Tengah Jalan dari Timnas Thailand, Masatada Ishii Alami Hal Serupa Seperti Shin Tae-yong? 

Pemecatan Masatada Ishii pertama kali diumumkan Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) melalui media sosial Instagram pada Selasa (21/10/2025). Ada beberapa alasan yang membuat dirinya dipecat.
Rabu, 22 Oktober 2025 - 15:08 WIB
Dipecat di Tengah Jalan dari Timnas Thailand, Masatada Ishii Alami Hal Serupa Seperti Shin Tae-yong?
Sumber :
  • Kolase tvOnenews/AFC/Changsuek

‎Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Thailand secara resmi berpisah dengan sang pelatih kepala, Masatada Ishii. Hal itu usai pihak federasi melakukan pemecatan terhadap sosok juru taktik asal Jepang tersebut. 

‎Pemecatan Masatada Ishii pertama kali diumumkan Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) melalui media sosial Instagram pada Selasa (21/10/2025). Ada beberapa alasan yang membuat dirinya dipecat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Pihak federasi menilai bahwa arah kerja yang dilakukan dan pendekatan kepelatihan yang diterapkan tidak sejalan dengan kebijakan dan rencana asosiasi. Hal itu menbuatnya dipecat setelah menjabat hampir dua tahun. 

‎Ishii, yang ditunjuk pada Desember 2023, diputus kontraknya setelah dia membawa Thailand meraih dua kemenangan pada Kualifikasi Piala Asia 2027. Total enam poin itu diraih saat menghadapi Taiwan dengan agregat 8-1.

‎"Asosiasi Sepak Bola Thailand mengumumkan perpisahan dengan Masatada Ishii, pelatih kepala tim nasional Thailand senior, setelah menilai bahwa arah kerja dan pendekatan kepelatihan yang diterapkan tidak sejalan dengan kebijakan dan rencana asosiasi," tulis laman resmi Instagram resmi Timnas Thailand, Selasa (21/10/2025).

‎Dalam pernyataan resminya, FAT menyebut alasan pemutusan kontrak ini adalah adanya perbedaan pandangan. Selain itu, arah pengembangan tim juga dinilai tak sejalan dengan pihak federasi. 

‎"Karena perbedaan pandangan dalam metode dan arah pengembangan tim selama periode terakhir, yang dinilai tidak sesuai dengan evaluasi teknis," tulis FAT. 
‎
‎Diketahui, setidaknya ada tiga tokoh penting FAT yang bertemu Masatada Ishii sebelum dipecat. Adalah Charnwit Pholcheewin (wakil presiden asosiasi), Piyapong Pue-on (anggota dewan), dan Ekapol Phonnavy (sekretaris jenderal). 
‎
‎Pertemuan kedua belah pihak itu dilakukan di kantor asosiasi tak lama sebelum pernyataan pemecatan itu diumumkan ke publik.

‎"Tim manajemen teknis asosiasi, yang dipimpin oleh Dr Charnwit Pholcheewin (wakil presiden asosiasi), Piyapong Pue-on (anggota dewan), dan Ekapol Phonnavy (sekretaris jenderal)," tulis pernyataan FAT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Telah mengadakan pertemuan dengan Masatada Ishii di kantor asosiasi pada 21 Oktober 2025, sebelum secara resmi mengumumkan pemutusan kontrak dengan pelatih asal Jepang tersebut," lanjutnya. 

‎Hal dialami Masatada Ishii mengingatkan seperti nasib yang pernah melanda Shin Tae-yong. Pelatih Korea Selatan itu dipecat juga dipecat ketika berada di tengah jalan dalam suatu kompetisi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT