News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Malaysia Malah Pamer Eks Pemain Arsenal Berdarah Negeri Jiran di Tengah Skandal Naturalisasi

Media Malaysia justru memamerkan sosok eks pemain Arsenal yang memiliki darah Negeri Jiran di tengah belum tuntasnya skandal tujuh pemain naturalisasi.
Jumat, 31 Oktober 2025 - 15:31 WIB
Pemain Berdarah Malaysia, Josh Robinson.
Sumber :
  • Arsenal.com

Jakarta, tvOnenews.com - Media Malaysia justru memamerkan sosok eks pemain Arsenal yang memiliki darah Negeri Jiran di tengah belum tuntasnya skandal tujuh pemain naturalisasi. Sosok tersebut adalah Josh Robinson.

Bek berusia 20 tahun itu memulai karier bersama Arsenal Junior sejak 2021 hingga 2025. Ia sempat pindah ke Wigan Athletic pada Januari 2025, namun kontraknya kemudian diputus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan pengakuan Josh Robinson di laman resmi Arsenal, ia lahir di daerah Leyton, London Timur. Ia juga mengaku memiliki darah campuran Jamaika, Inggris, dan Malaysia.

“Saya tumbuh besar di daerah Leyton, London Timur. Latar belakang keluarga saya, ayah saya orang Jamaika dan ibu saya orang Malaysia serta Inggris,” ujar Josh Robinson dikutip dari laman resmi Arsenal, Jumat (31/10/2025).

Berdasarkan pengakuan tersebut, media Malaysia One Football My pun berharap Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) bisa menaturalisasinya. Apalagi, Robinson belum pernah memperkuat Timnas Inggris.

“Laman web rasmi Arsenal FC mendedahkan bahawa Josh Robinson mempunyai darah keturunan Malaysia.
20 years old, right back. Mungkin FAM boleh try scout pemain muda di luar sana seperti Noah Leembruggen dan lain-lain jika eligible,” tulis akun X @OnefootballM.

Perkembangan Terbaru Kasus FAM dan 7 Pemain Naturalisasi

Pemain Naturalisasi Malaysia Tolak Klub Inggris yang Tawar 10 Juta Euro
Pemain Naturalisasi Malaysia Tolak Klub Inggris yang Tawar 10 Juta Euro
Sumber :
  • Malaysia NT

 

Media asal Argentina, Capital De Noticias (CDN), mengungkap bukti yang membuat Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tak bisa lagi mengelak dari skandal tujuh pemain naturalisasi. Media tersebut memperoleh salinan akta kelahiran kakek-nenek salah satu pemain, Facundo Garcés, yang ternyata merupakan warga negara Argentina asli.

Setelah penyelidikan mendalam, FIFA merilis laporan resmi pada 6 Oktober 2025 yang menyatakan adanya pemalsuan dokumen terkait tujuh pemain naturalisasi yang sempat memperkuat Timnas Malaysia. Akibatnya, ketujuh pemain itu dijatuhi sanksi larangan bermain selama satu tahun penuh.

Dua pemain asal Argentina, Facundo Garcés dan Imanol Machuca, menjadi sorotan utama. Keduanya merupakan lulusan klub asal Provinsi Santa Fe dan sempat memperkuat tim besar di Argentina sebelum bergabung dengan program naturalisasi Malaysia.

Dalam laporannya, FIFA menyebut dokumen yang dimanipulasi adalah akta kelahiran kakek-nenek para pemain yang diklaim memiliki keturunan Malaysia. Modus tersebut diduga dilakukan untuk memenuhi syarat naturalisasi yang memperbolehkan pemain membela tim nasional jika memiliki garis keturunan dari negara tersebut.

Dalam kasus Facundo Garcés, FAM menyerahkan akta kelahiran atas nama Carlos Rogelio Fernández, yang diklaim lahir di Penang, Malaysia, pada 29 Mei 1930. Namun hasil investigasi FIFA menunjukkan fakta sebaliknya.

Dokumen asli yang diminta langsung dari Catatan Sipil Provinsi Santa Fe membuktikan bahwa Fernández sebenarnya lahir di Argentina, bukan di Malaysia.

“Federasi Malaysia mengklaim bahwa Carlos Rogelio Fernández lahir pada 29 Mei 1930 di Penang, Malaysia, sebuah pulau yang terkenal di dunia dengan jajanan kaki limanya. Namun, akta kelahiran yang dipegang oleh Catatan Sipil Provinsi Santa Fe, yang diminta oleh FIFA, membuktikan bahwa kakek Garcés bukan orang Malaysia. Ia adalah penduduk asli Santa Fe, lahir sekitar 14.613 kilometer dari Malaysia,” bunyi laporan CDN.

Artinya, kakek dari Garcés tidak memiliki hubungan darah dengan Malaysia. Ia merupakan warga asli Santa Fe, tempat kelahiran komedian ternama Argentina, Dady Brieva.

Dalam dokumen resmi yang diperoleh FIFA, tercatat bahwa Sebastiana Justa Fernández — ibu dari Carlos Rogelio Fernández — merupakan warga negara Argentina berusia 26 tahun yang tinggal di Villa María Selva. Ia melahirkan anaknya pada 29 Mei 1930 pukul 18.40 di rumahnya di Jalan ke-22, yang kini dikenal sebagai Jalan Gorostiaga.

Kesaksian lain dalam akta kelahiran juga mencantumkan nama Don Cipriano Garcés, seorang pedagang keliling berkewarganegaraan Spanyol yang kemudian menjadi suami Sebastiana. Dengan demikian, garis keturunan Facundo Garcés sepenuhnya berasal dari Argentina dan Spanyol, bukan Malaysia seperti yang diklaim FAM.

Kasus Serupa Dialami Machuca

Kisah serupa juga dialami oleh Imanol Machuca, gelandang klub Vélez Sarsfield. Dalam dokumen yang diserahkan ke FIFA, FAM melaporkan bahwa salah satu nenek Machuca berasal dari Pulau Penang. Bahkan, sang pemain sempat menyebut hal itu dalam wawancaranya dengan situs penggemar Sábado Vélez.

Namun, fakta yang ditemukan FIFA berbeda. Nenek Machuca ternyata lahir di Kota Roldán, Provinsi Santa Fe, Argentina, bukan di Malaysia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain Garcés dan Machuca, terdapat lima pemain lain yang ikut terseret dalam kasus ini yakni Rodrigo Holgado (Argentina), Jon Irazábal Iraurgui dan Gabriel Arrocha (Spanyol), João Vitor Brandão Figueiredo (Brasil), serta Héctor Alejandro Hevel Serrano (Belanda).

FIFA menegaskan bahwa seluruh pemain tersebut dilarang membela Timnas Malaysia selama satu tahun. FAM pun terancam sanksi finansial besar akibat pelanggaran administratif ini. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Didatangi Tim Peneliti, Sebut Sunda Bukan Sekadar Suku Tapi Sumber Pengetahuan

Dedi Mulyadi Didatangi Tim Peneliti, Sebut Sunda Bukan Sekadar Suku Tapi Sumber Pengetahuan

Dedi Mulyadi didatangi tim peneliti bahas Sunda bukan sekadar suku, tapi sumber pengetahuan, ideologi, dan kearifan lokal untuk generasi mendatang.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 11 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Peluang finansial dan strategi tepat.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT