GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Singgung Tragedi Kanjuruhan, Media Vietnam Bocorkan Peluang FIFA Agar Banding Malaysia Atas Naturalisisi Ilegal Diterima

Sebanyak tujuh pemain naturalisasi mendapatkan sanksi FIFA setelah menggunakan dokumen palsu untuk mendapatkan paspor Malaysia.
Senin, 3 November 2025 - 16:42 WIB
Media Vietnam Bocorkan Peluang FIFA Agar Banding Malaysia Atas Naturalisisi Ilegal Diterima
Sumber :
  • FIFA

Jakarta, tvOnenews.com - Media Vietnam, The Thao 247 membocorkan peluang FIFA agar banding Malaysia atas naturalisasi ilegal diterima. Saat ini, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tengah mengajukan banding atas sanksi pemain naturalisasi Timnas Malaysia. 

Sebanyak tujuh pemain naturalisasi mendapatkan sanksi FIFA setelah menggunakan dokumen palsu untuk mendapatkan paspor Malaysia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

The Thao 247 melaporkan bahwa FAM saat ini tengah mengajukan banding agar FIFA setidaknya mengurangi sanksi yang diterima saat ini. 

Selain memberikan denda, FIFA turut membekukan tujuh pemain dari segala aktivitas sepak bola di seluruh dunia. Mengutip The Wall Pass, The Thao 247 bahkan menyinggung Tragedi Kanjuruhan agar FIFA menerima banding yang diajukan Malaysia. 

"Pelajaran dari Indonesia pada 2022 lalu menunjukkan bahwa diplomasi menjadi kunci bagi Malaysia," tulis The Thao 247 dikutip Senin (3/11/2025). 

Laporan tersebut membahas bagaimana FIFA sebagai pengatur sepak bola internasional memiliki peran politik yang kompleks. Keputusan FIFA tak lepas dari faktor politik, persuasif dan standar ganda. 

"Setelah Tragedii Kanjuruhan pada 2022, yang menewaskan 135 orang, banyak yang yakin FIFA akan menjatuhkan hukuman berat, namun seminggu kemudian Presiden RI saat itu Joko Widodo mengumumkan Indonesia tidak akan dihukum," tulis laporan tersebut. 

Tak hanya peran sang presiden, Ketua umum PSSI Erick Thohir bahkan datang langsung menemui Gianni Infantino untuk mengubah situasi setelah Tragedi Kanjuruhan. 

"Malaysia bisa saja mengadopsi model serupa untuk mendapatkan keringanan hukuman," tulis laporan tersebut. 

Baru-baru ini, Gianni Infantino datang ke Malaysia untuk KTT ASEAN sekaligus meresmikan FIFA ASEAN Cup yang akan digelar. The Thao 247 menyebut bawa pengaruh Perdana Menteri Anwar Ibrahim bisa membantu FAM agar bandingnya diterima.

"Jika FAM dapat memanfaatkan peluang ini, Malaysia dapat terhindar dari hukuman berat dan mempertahankan posisinya di sepak bola internasional," tulis laporan tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun kasus Malaysia tentu berbeda dengan Tragedi Kanjuruhan mengingat banyaknya bukti kebohongan atas berkas naturalisasi pemain yang tersebar di sosial media.

Bahkan ada peluang bahwa bukannya FIFA menerima banding FAM, tapi juga memberatkan sanksi yang berdampak pada Timnas Malaysia seperti pembekuan tim nasional hingga diskualifikasi dari turnamen yang sedang diikuti Malaysia. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

One Ok Rock Guncang Jakarta, Buka Konser dengan Puppets Can’t Control You

One Ok Rock Guncang Jakarta, Buka Konser dengan Puppets Can’t Control You

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses mengguncang Jakarta dalam konser bertajuk ONE OK ROCK Detox Asia Tour in Jakarta.
ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
background

Pekan ke-33

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT