GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Malaysia Bakal Terjun Bebas dalam Ranking FIFA Usai Kembali Dihukum FIFA, Merosot di Bawah Timnas Indonesia?

Malaysia dipastikan akan kehilangan sejumlah poin buntut dari hukuman tambahan yang diberikan FIFA.
Rabu, 17 Desember 2025 - 17:14 WIB
Timnas Malaysia
Sumber :
  • Instagram - Malaysia NT

Jakarta, tvOnenews.com - Malaysia dipastikan akan kehilangan sejumlah poin buntut dari hukuman tambahan yang diberikan FIFA. Lantas, apakah lenyapnya perolehan angka itu akan membuat Harimau Malaya berada di bawah Timnas Indonesia? Berikut ulasannya.

FIFA secara resmi menjatuhkan sanksi kepada Malaysia pada Rabu (17/12/2025). Federasi sepak bola dunia itu menyatakan Malaysia kalah walkover (WO) dalam tiga pertandingan internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan tersebut diambil setelah FIFA menemukan pelanggaran serius dalam proses naturalisasi pemain. Malaysia dinilai menggunakan pemain yang tidak sah akibat pemalsuan dokumen administratif.

Ada tujuh pemain yang terseret dalam kasus ini. Mereka adalah Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Imanol Machuca, Rodrigo Holgado, dan Gabriel Palmero.

Para pemain naturalisasi Timnas Malaysia
Para pemain naturalisasi Timnas Malaysia
Sumber :
  • FAM

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dikabarkan melakukan manipulasi dokumen agar para pemain tersebut bisa memperkuat tim nasional. Tindakan ini dinilai mencederai prinsip fair play dan regulasi FIFA.

Kasus ini sejatinya telah mencuat sejak September lalu. Saat itu, FIFA hanya menjatuhkan sanksi berupa denda sebelum akhirnya memperberat hukuman dengan kekalahan WO.

Tiga pertandingan Malaysia yang dianulir adalah saat menghadapi Tanjung Verde, Singapura, dan Palestina. Seluruh laga tersebut kini dinyatakan berakhir dengan skor 3-0 untuk lawan Malaysia.

Komite Disiplin FIFA menilai FAM melanggar Pasal 19 dalam Kode Disiplin FIFA. Pelanggaran tersebut berkaitan dengan penggunaan pemain yang tidak memenuhi syarat keabsahan.

Logo FIFA
Logo FIFA
Sumber :
  • Dok FIFA

Pertandingan kontra Tanjung Verde sebelumnya berakhir imbang 1-1 pada laga yang dimainkan di Stadion Sepak Bola Kuala Lumpur, 29 Mei 2025. Hasil itu kini tak lagi diakui oleh FIFA.

Malaysia juga sempat meraih kemenangan 2-1 atas Singapura di Stadion Nasional Bukit Jalil pada 4 September 2025. Namun, hasil tersebut resmi dianulir dan diganti dengan kekalahan WO.

Empat hari berselang, Malaysia mengalahkan Palestina 1-0 di Stadion Sultan Ibrahim. Kemenangan tipis tersebut kini berubah menjadi kekalahan administratif.

Dampak dari hukuman ini sangat signifikan terhadap perolehan poin ranking FIFA Malaysia. Seluruh poin yang diraih dari tiga laga tersebut otomatis dicabut.

Sebelumnya, Malaysia mengantongi total 13,35 poin dari hasil imbang dan dua kemenangan. Dengan pembatalan hasil, poin tersebut hilang dan bahkan berpotensi menjadi pengurang tambahan.

Mengacu pada perhitungan yang dilansir SNE Sports, Malaysia akan mendapat pengurangan poin dari setiap kekalahan WO. Kekalahan dari Singapura bernilai minus 11,11 poin, lalu Palestina minus 4,11 poin, dan Tanjung Verde minus 3,08 poin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara total, Malaysia akan kehilangan 31,65 poin dan membuat perolehan mereka turun menjadi 1136,76 poin. Bila keputusan FIFA tak berubah, maka Harimau Malaya akan terjun bebas ke posisi ke-124 dunia.

Bila melihat dari FIFA Ranking saat ini, maka Malaysia akan berada di bawah Timnas Indonesia. Skuad Garuda juga bakal naik ke posisi ke-121 dunia dengan koleksi 1144,73 poin. (igp/fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Idul Adha, Pemerintah Klaim Stok Pangan Melimpah: Hewan Kurban Surplus 891 Ribu Ekor

Jelang Idul Adha, Pemerintah Klaim Stok Pangan Melimpah: Hewan Kurban Surplus 891 Ribu Ekor

Kementerian Pertanian menyampaikan pasokan bahan pangan strategis hingga ternak kurban terkendali di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Heboh Video DPRD Jember Main Game dan Merokok saat Bahas Stunting, Ini Kata Ketua DPRD

Heboh Video DPRD Jember Main Game dan Merokok saat Bahas Stunting, Ini Kata Ketua DPRD

Video suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Jember mendadak ramai diperbincangkan warganet usai beredar di media sosial, Senin (11/5/2026).
Target Penurunan Stunting di Tangsel Harus Dicapai dengan Intervensi Tepat

Target Penurunan Stunting di Tangsel Harus Dicapai dengan Intervensi Tepat

Pemerintah Kota Tangerang Selatan menargetkan penurunan angka stunting hingga mencapai sekitar 7,05 persen pada tahun 2027 melalui penguatan intervensi terpadu lintas sektor.
John Herdman Dikabarkan Bidik Keturunan Baru untuk Memperkuat Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, 5 Pemain Grade A Ini Masuk Radar PSSI?

John Herdman Dikabarkan Bidik Keturunan Baru untuk Memperkuat Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, 5 Pemain Grade A Ini Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia dikabarkan membidik lima pemain diaspora Grade A untuk Piala Asia 2027. Ada sosok elite Eropa yang peluangnya bikin publik penasaran besar.
Tabir Kasus Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar, Judi dan MC Digugat ke PN Jakpus

Tabir Kasus Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar, Judi dan MC Digugat ke PN Jakpus

Sebagian rakyat Indonesia merasa kesal melihat kasus  Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, yang baru saja viral
Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Sambangi Kampus-Kampus, Asah Inovasi dan Saring Pemimpin Masa Depan

Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Sambangi Kampus-Kampus, Asah Inovasi dan Saring Pemimpin Masa Depan

PTGC 2026 mengusung tema "Energizing Acceleration for Future Impact", program ini dirancang sebagai jembatan bagi generasi muda untuk bertransformasi menjadi agen perubahan di sektor energi.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Trend Terpopuler: Aksi Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Ponpes Berdiri, hingga Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat

Trend Terpopuler: Aksi Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Ponpes Berdiri, hingga Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat

Gelagat Kiai Ashari dicurigai sejak awal berdiri Pondok Pesantren di Pati. Jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir juri saat mengikuti Lomba Cerdas Cermat MPR
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT