News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menang Dramatis atas Filipina, Sepak Bola Malaysia Bangkit dari Paceklik Medali

Kemenangan tim sepak bola putra Malaysia atas Filipina di Stadion Rajamangala tak sekadar memastikan medali perunggu SEA Games, melainkan menjadi momen bersejarah yang mengakhiri paceklik medali selama delapan tahun yang penuh tekanan dan keraguan.
Kamis, 18 Desember 2025 - 21:52 WIB
Menang Dramatis atas Filipina, Sepak Bola Malaysia Bangkit dari Paceklik Medali
Sumber :
  • Federasi Sepak Bola Malaysia

Jakarta, tvOnenews.com - Kemenangan tim sepak bola putra Malaysia atas Filipina di Stadion Rajamangala tak sekadar memastikan medali perunggu SEA Games, melainkan menjadi momen bersejarah yang mengakhiri paceklik medali selama delapan tahun yang penuh tekanan dan keraguan.

Setelah berulang kali gagal meraih emas dalam beberapa edisi terakhir SEA Games, skuad muda Malaysia akhirnya kembali merasakan podium di ajang regional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Medali perunggu yang diraih di Rajamangala memiliki arti lebih dari sekadar posisi ketiga, karena menandai raihan medali SEA Games pertama Malaysia sejak edisi 2017.

Penantian panjang selama delapan tahun menjadi periode yang sarat tantangan bagi sepak bola Malaysia. 

Dalam beberapa kesempatan, mereka nyaris meraih medali, tetapi selalu kehilangan ketenangan pada momen-momen krusial yang menentukan hasil akhir.

Dalam konteks tersebut, kemenangan atas Filipina dipandang sebagai pelepas beban bagi para pemain dan pendukung. Laga berlangsung menegangkan sejak awal, dengan Malaysia mencetak gol pembuka lebih dulu. 

Namun setelah itu, tekanan demi tekanan datang, disertai sejumlah kesalahan yang membuat hasil pertandingan sulit diprediksi.

Meski demikian, Malaysia mampu merebut kembali kendali sebelum jeda dan mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir. 

Ketangguhan tersebut menunjukkan kematangan mental yang selama ini kerap dipertanyakan dalam sepak bola Malaysia.

Selepas pertandingan, luapan emosi pendukung Malaysia terlihat jelas di berbagai forum dan media sosial. Banyak yang menyebut medali perunggu tersebut sebagai ganjaran setimpal atas kesabaran hampir satu dekade.

“Akhirnya, kita kembali dengan medali SEA Games. Meskipun perunggu, perasaannya sangat berbeda,” tulis salah satu penggemar. 

Sejumlah komentar lain menegaskan bahwa warna medali bukanlah hal utama, melainkan berakhirnya kutukan tanpa medali yang selama ini menghantui.

Tak hanya menjadi sumber kegembiraan, pencapaian ini juga dipandang sebagai awal proses pembangunan kembali sepak bola Malaysia. 

“Medali perunggu adalah pengingat bahwa kita masih memiliki fondasi. Yang penting adalah terus melangkah ke depan,” tulis seorang penggemar dalam komentar yang mendapat banyak dukungan.

Keberhasilan mengatasi tekanan di laga perebutan tempat ketiga dinilai memiliki dampak psikologis besar, terutama bagi para pemain muda yang tengah menatap panggung internasional ke depan.

Hasil ini juga sedikit meredakan tekanan terhadap pelatih Nafuzi Zain, yang sebelumnya berada dalam sorotan setelah kegagalan di Piala Asia dan Kejuaraan ASEAN. Medali perunggu SEA Games menjadi sinyal positif di tengah tahun yang bergejolak.

“Ini bukan puncak, tetapi batu loncatan bagi sepak bola Malaysia untuk bangkit kembali,” tulis seorang penggemar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski belum kembali menjadi penguasa regional, berakhirnya paceklik medali SEA Games selama delapan tahun tetap menjadi tonggak penting. 

Bagi pendukung Malaysia, Stadion Rajamangala bukan sekadar arena perebutan tempat ketiga, melainkan panggung kembalinya harapan, kepercayaan diri, dan aspirasi untuk masa depan sepak bola putra Negeri Jiran.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Bongkar Bengkel Kumuh di Cirebon, Si Tukang Tambal Ban Justru Bahagia Tempat Usahanya Dirobohkan: Mau Pak

KDM Bongkar Bengkel Kumuh di Cirebon, Si Tukang Tambal Ban Justru Bahagia Tempat Usahanya Dirobohkan: Mau Pak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merobohkan bangunan bengkel tambal ban kumuh di jalur Pantura Lama, Cirebon. Pemilik, Yeyep senang diganti yang baru.
Usai Tumbangkan Timnas Indonesia, Pelatih Bulgaria Langsung Diincar Klub Indonesia

Usai Tumbangkan Timnas Indonesia, Pelatih Bulgaria Langsung Diincar Klub Indonesia

Keberhasilan Aleksandar Dimitrov membawa Timnas Bulgaria menjuarai FIFA Series 2026 di Jakarta langsung menarik perhatian. Pelatih berusia 49 tahun itu kini di-
John Herdman Dongkrak Level Garuda, Bung Ropan Sebut Timnas Indonesia Siap Uji Nyali Lawan Tim Timur Tengah

John Herdman Dongkrak Level Garuda, Bung Ropan Sebut Timnas Indonesia Siap Uji Nyali Lawan Tim Timur Tengah

Performa Timnas Indonesia meningkat di era John Herdman. Bung Ropan menilai skuad Garuda bisa uji kekuatan lawan tim Timur Tengah di FIFA Matchday Juni 2026.
Jadwal dan Lawan Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Pertahankan Gelar Juara

Jadwal dan Lawan Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Pertahankan Gelar Juara

Timnas Futsal Indonesia bersiap kembali tampil di ajang ASEAN Futsal Championship (Piala AFF) 2026 yang akan digelar di Nonthaburi. Berstatus sebagai juara ber-
Geger, Empat Warga Jawa Barat Ditemukan Tewas di Jakarta Selatan

Geger, Empat Warga Jawa Barat Ditemukan Tewas di Jakarta Selatan

Sebanyak empat pekerja ditemukan tewas di proyek bangunan bertingkat, Jalan Tb Simatupang RT.02 RW.02, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/4/2026) pagi.
Bisa Lampaui Shin Tae-yong? Ini Pandangan Jujur Thom Haye Lihat John Herdman Nakhodai Timnas Indonesia

Bisa Lampaui Shin Tae-yong? Ini Pandangan Jujur Thom Haye Lihat John Herdman Nakhodai Timnas Indonesia

Thom Haye nilai John Herdman bawa angin segar untuk Timnas Indonesia, hal ini terlihat di FIFA Series 2026. Apakah bisa lampaui era pelatih Shin Tae-yong?

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT